<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	>
<channel>
	<title>Comments on: SOAL Ujian Akhir Semester untuk PBI: MSG kok susah meninggalkannya..</title>
	<atom:link href="http://yusufku.com/motivasi/soal-ujian-akhir-semester-untuk-pbi-msg-kok-susah-meninggalkannya/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://yusufku.com/motivasi/soal-ujian-akhir-semester-untuk-pbi-msg-kok-susah-meninggalkannya</link>
	<description>Mindset, Essay, Blogging Tips, Bisnis Online, Motivasi</description>
	<pubDate>Fri, 30 Jul 2010 04:26:58 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.7</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>By: yusuf</title>
		<link>http://yusufku.com/motivasi/soal-ujian-akhir-semester-untuk-pbi-msg-kok-susah-meninggalkannya/comment-page-1#comment-1966</link>
		<dc:creator>yusuf</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 01 Feb 2010 01:38:51 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://yusufku.com/?p=225#comment-1966</guid>
		<description>@. yun, "pemakaian MSG harus seimbang dengan garam bila perlu tmbah kan gula" ini dapat resep baru ya ? dari masan daptnya ..biasanya kan cukup bikin aji shio 10%...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>@. yun, &#8220;pemakaian MSG harus seimbang dengan garam bila perlu tmbah kan gula&#8221; ini dapat resep baru ya ? dari masan daptnya ..biasanya kan cukup bikin aji shio 10%&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: samsidar</title>
		<link>http://yusufku.com/motivasi/soal-ujian-akhir-semester-untuk-pbi-msg-kok-susah-meninggalkannya/comment-page-1#comment-1936</link>
		<dc:creator>samsidar</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 31 Jan 2010 10:16:55 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://yusufku.com/?p=225#comment-1936</guid>
		<description>samsidar PBI I C

1. Dampak negatif pemakaian MSG adalah sebagai berikut :
- Rasa terbakar di bagian belakang leher, lengan depan dan dada
- Rasa kaku pada bagian belakang leher, yang akan menjalar ke lengan dan punggung
- Rasa nyeri, hangat dan lemah pada wajah, pusat, punggung atas, leher dan lengan.

2. MSG aman dikonsumsi sejauh tidak berlebihan, ukurannya tentu didasarkan pada kepatutan yang ada. Ukuran yang digunakan WHO untuk menyatakan batas aman penggunaan MSG adalah paling banyak 1/2 sendok teh perhari.
Bagi individu dengan berat badan 50 kg, asupan yang dianjurkan kurang lebih 6 gram, kira-kira 2 sendok teh. Sementara untuk anak-anak dianjurkan maksimal 2 gram sehari. WHO tidak menyarankan pada bayi usia di bawah 12 minggu.
Cara aman mengkonsumsi :
&#62; 10 gram MSG
&#62; 90 gram garam
&#62; Campurkan MSG dan garam
&#62; Haluskan
&#62; Kemudian di sangrai
&#62; Dinginkan, kemudian simpan dalam toples yang tertutup rapat.
 Jadilah MSG yang aman di konsumsi.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>samsidar PBI I C</p>
<p>1. Dampak negatif pemakaian MSG adalah sebagai berikut :<br />
- Rasa terbakar di bagian belakang leher, lengan depan dan dada<br />
- Rasa kaku pada bagian belakang leher, yang akan menjalar ke lengan dan punggung<br />
- Rasa nyeri, hangat dan lemah pada wajah, pusat, punggung atas, leher dan lengan.</p>
<p>2. MSG aman dikonsumsi sejauh tidak berlebihan, ukurannya tentu didasarkan pada kepatutan yang ada. Ukuran yang digunakan WHO untuk menyatakan batas aman penggunaan MSG adalah paling banyak 1/2 sendok teh perhari.<br />
Bagi individu dengan berat badan 50 kg, asupan yang dianjurkan kurang lebih 6 gram, kira-kira 2 sendok teh. Sementara untuk anak-anak dianjurkan maksimal 2 gram sehari. WHO tidak menyarankan pada bayi usia di bawah 12 minggu.<br />
Cara aman mengkonsumsi :<br />
&gt; 10 gram MSG<br />
&gt; 90 gram garam<br />
&gt; Campurkan MSG dan garam<br />
&gt; Haluskan<br />
&gt; Kemudian di sangrai<br />
&gt; Dinginkan, kemudian simpan dalam toples yang tertutup rapat.<br />
 Jadilah MSG yang aman di konsumsi.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: samsidar</title>
		<link>http://yusufku.com/motivasi/soal-ujian-akhir-semester-untuk-pbi-msg-kok-susah-meninggalkannya/comment-page-1#comment-1933</link>
		<dc:creator>samsidar</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 31 Jan 2010 10:06:06 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://yusufku.com/?p=225#comment-1933</guid>
		<description>samsidar PBI I C

1. Dampak negatif pemakaian MSG bagi kesehatan yaitu :
- Rasa terbakar di bagian belakang leher, lengan depan dan dada
- Rasa kaku pada bagian belakang leher, yang akan menjalar ke lengan dan punggung
- Rasa nyeri, hangat dan lemah pada wajah, pusat, punggung atas, leher dan lengan.

2. MSG aman dikonsumsi sejauh tidak berlebihan, ukurannya tentu didasarkan pada kepatutan yang ada. Ukuran yang digunakan WHO untuk menyatakan batas aman penggunaan MSG adalah paling banyak 1/2 sendok teh perhari. Bagi individu dengan berat badan 50 kg, asupan yang dianjurkan kurang lebih 6 gram, kira-kira 2 sendok teh. Sementara untuk anak-anak dianjurkan maksimal 2 gram sehari. WHO tidak menyarankan pemberian MSG pada bayi usia di bawah 12 minggu.
Cara aman mengkonsumsi :
&#62; 10 gram MSG
&#62; 90 gram garam
&#62; Campurkan MSG dan garam
&#62; Haluskan
&#62; Kemudian disaringi
&#62; Dinginkan, kemudian simpan dalam toples yang tertutup rapat.
 Jadilah MSG yang aman dikonsumsi.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>samsidar PBI I C</p>
<p>1. Dampak negatif pemakaian MSG bagi kesehatan yaitu :<br />
- Rasa terbakar di bagian belakang leher, lengan depan dan dada<br />
- Rasa kaku pada bagian belakang leher, yang akan menjalar ke lengan dan punggung<br />
- Rasa nyeri, hangat dan lemah pada wajah, pusat, punggung atas, leher dan lengan.</p>
<p>2. MSG aman dikonsumsi sejauh tidak berlebihan, ukurannya tentu didasarkan pada kepatutan yang ada. Ukuran yang digunakan WHO untuk menyatakan batas aman penggunaan MSG adalah paling banyak 1/2 sendok teh perhari. Bagi individu dengan berat badan 50 kg, asupan yang dianjurkan kurang lebih 6 gram, kira-kira 2 sendok teh. Sementara untuk anak-anak dianjurkan maksimal 2 gram sehari. WHO tidak menyarankan pemberian MSG pada bayi usia di bawah 12 minggu.<br />
Cara aman mengkonsumsi :<br />
&gt; 10 gram MSG<br />
&gt; 90 gram garam<br />
&gt; Campurkan MSG dan garam<br />
&gt; Haluskan<br />
&gt; Kemudian disaringi<br />
&gt; Dinginkan, kemudian simpan dalam toples yang tertutup rapat.<br />
 Jadilah MSG yang aman dikonsumsi.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: YANI SADRIAH(PBI-1D)</title>
		<link>http://yusufku.com/motivasi/soal-ujian-akhir-semester-untuk-pbi-msg-kok-susah-meninggalkannya/comment-page-1#comment-1930</link>
		<dc:creator>YANI SADRIAH(PBI-1D)</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 31 Jan 2010 09:05:56 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://yusufku.com/?p=225#comment-1930</guid>
		<description>YANI SADRIAH
PBI-1D
SEMESTER 1 (SATU)

SOAL LUPUS
1.	Cutaneous (Discoid). Tipe Lupus ini hanya menyerang pada kulit berupa ruam. Ruam ini bisa terdapat dimanapun, terutama di muka, leher dan kulit kepala. Ruam ini bisa berwarna merah, bersisik, dan kadang kala gatal. Discoid lupus erytematosus (DLE) memiliki ciri-ciri :
•	Kebanyakan terdiagnosa terhadap wanita
•	Luka pada DLE tidak gatal, tampak tebal dan bersisik
•	Biasanya muncul di atas leher
•	Dapat berfkembang menjadi kanker kulit
2.	Pasien dengan SLE dapat mengalami kombinasi yang berbeda dari gejala2 dan organ2 yang terkena. Keluhan dan gejala tersering meliputi keletihan, demam ringan, kehilangan nafsu makan, nyeri otot, radang sendi, ulkus pada mulut dan hidung, rash di wajah (”butterfly rash”), sensitifitas yang berlebihan terhadap sinar matahari (photosensitivity), peradangan selaput paru-paru (pleuritis) dan selaput jantung (pericarditis), dan sirkulasi darah yang buruk pada jari2 dan jempol kaki jika terpapar dingin (fenomena Raynaud). Komplikasi dari organ2 yang terkena dapat menyebabkan gejala2 lanjut yang tergantung pada organ2 yang terkena dan beratnya penyakit. Manifestasi kulit sering pada lupus dan kadang2 dapat  menyebabkan parut. Pada discoid lupus, hanya kulit yang terlibat. Skin rash pada discoid lupus sering ditemukan pada wajah dan kulit kepala. Biasanya berwarna merah dan mempunyai tepi yang menaik. Rash pada discoid lupus, biasanya tidak sakit dan tidak gatal, tetapi parutnya dapat menyebabkan kerontokan rambut permanen. 5%-10% pasien dengan discoid lupus bisa menjadi SLE. Lebih dari separuh pasien dengan SLE mengalami rash khas yang datar dan berwarna merah pada wajah melewati hidung. Karena bentuknya maka disebut “butterfly rash”. Rash tersebut tidak sakit dan tidak gatal. Rash wajah, bersama dengan peradangan organ2 lain, dapat ditimbulkan dan diperburuk oleh paparan cahaya matahari, yang dikenal dengan photosensitivity. Photosensitivity ini dapat bersama2 dengan pemburukan peradangan di sekujur tubuh, yang disebut dengan “nyala api (flare)”. Yang khas, rash ini dapat sembuh tanpa parut permanen dengan terapi. Kebanyakan pasien SLE akan mengalami radang sendi (arthtritis) selama perjalanan penyakitnya. Arthritis pada SLE sering terdapat pembengkakan, nyeri, kekakuan, dan bahkan perubahan bentuk sendi2 kecil pada tangan, pergelangan tangan dan kaki. Kadang2 arthritis pada SLE dapat mirip dengan rheumatoid arthtritis (salah satu penyakit autoimun juga). Organ2 yang lebih serius dapat mengalami peradangan seperti otak, hati dan ginjal. Sel darah putih dan faktor pembekuan darah juga dapat menurun pada SLE, dikenal dengan sebutan berturut2 lekopeni dan trombositopeni. Lekopeni dapat meningkatkan resiko infeksi dan trombositopeni dapat meningkatkan resiko perdarahan. Peradangan  otot (myositis) dapat menyebabkan nyeri otot dan kelemahan. Ini dapat menyebabkan peningkatan kadar enzim otot dalam darah. Peradangan pembuluh darah (vasculitis) yang mensuplai oksigen ke jaringan dapat menyebabkan perlukaan pada saraf, kulit, atau organ dalam. Pembuluh darah terdiri dari arteri yang dilalui darah yang kaya akan oksigen menuju jaringan tubuh dan vena yang mengembalikan darah yang kehabisan oksigen dari jaringan ke paru-paru. Vasculitis dicirikan oleh peradangan dengan kerusakan dinding berbagai pembuluh darah. Kerusakan tersebut menghalangi sirkulasi darah dan dapat menyebabkan perlukaan pada jaringan yang seharusnya disuplai oksigennya oleh pembuluh darah tersebut. Peradangan selaput paru-paru (pleuritis) dan selaput jantung (pericarditis) dapat menyebabkan nyeri dada yang tajam. Nyeri dada tersebut diperburuk oleh batuk, menarik nafas dalam dan perubahan tertentu posisi tubuh. Otot jantung sendiri jarang mengalami peradangan (carditis). Seorang wanita muda dengan SLE mempunyai resiko yang meningkat signifikan terhadap serangan jantung akibat penyakit arteri koroner. Peradangan ginjal pada SLE dapat menyebabkan kebocoran protein ke dalam urin, retensi cairan, tekanan darah tinggi, dan bahkan gagal ginjal. Ini dapat menyebabkan keletihan berlebihan dan pembengkakan tungkai dan kaki. Dengan terjadinya gagal ginjal, mesin diperlukan untuk membersihkan darah dari racun2 yang prosesnya disebut dialisis. Terlibatnya otak dapat menyebabkan perubahan kepribadian, gangguan pikiran (psikosis), seizure, dan bahkan koma. Kerusakan saraf dapat menyebabkan mati rasa, rasa menggelenyar, dan kelemahan bagian tubuh atau ekstremitas yang terlibat. Keterlibatan otak disebut dengan lupus celebritis. Banyak pasien SLE mengalami kerontokan rambut (alopesia). Sering, ini terjadi bersama2 dengan peningkatan aktifitas penyakitnya. Kerontokan rambut dapat sebagian atau menyebar dan tampak lebih seperti penipisan rambut. Beberapa pasien SLE mengalami Raynaud’s phenomenon. Pada pasien2 ini, suplai darah pada jari2 dan jempol kaki menjadi terganggu pada paparan dingin, menjadi memucat, memutih dan atau membiru, dan terasa sakit serta mati rasa pada jari2 dan jempol kaki yang terkena.
3.	Kesembuhan total dari penyakit ini, tampaknya sulit. Dokter lebih berfokus pada pengobatan yang sifatnya sementara. Lebih difokuskan untuk mencegah meluasnya penyakit dan tidak menyerang organ vital tubuh. Saat ini sudah ada obat baru yang disebut Lymphostat-B, yang berfungsi menghambat protein yang menstimulasi limfosit B, sehingga penyakit Lupus bisa dikontrol.
•	Berikut beberapa tips untuk mengantisipasi penyakit Lupus
1.	Hati-hati di bawah sinar matahari. Gunakan tabir surya dengan SPF paling tidak 15, gunakan baju yang tertutup, dan jauhi matahari dari pukul 10:00 - 16:00. 
2.	Makan sehat dan seimbang
3.	Olahraga: Berjalan, perenggangan, berenang, aerobik low impact &#38; bersepeda dapat membantu kita tetap kuat dan mencegah penipisan tulang/osteoporosis. 
 
YANI SADRIAH
PBI-1D
SEMESTER 1 (SATU)

SOAL MSG

1.	MSG merupakan asam glutamat, neurotransmitter yang mempengaruhi sinyal saraf pada neuron-neron tertentu. Konsumsi MSG berlebihan bisa menimbulkan efek samping yang cukup membahayakan jika terus menerus dikonsumsi. Menurut para peneliti, MSG dapat mengakibatkan dampak negatif diantaranya :
•	MSG merupakan pemicu obesitas dan diabetes tipe 2. MSG akan membuat Anda obesitas bahkan saat Anda mengurangi asupan kalori.
•	Menurut laporan Federation of the American Society for Experimental Biologi adalah rasa terbakar di bagian leher, mati rasa di bagian belakang leher, stress dan tegang pada kulit wajah, dada terasa sakit, sakit kepala, detak jantung yang cepat, rasa lemah/cepat lelah dan lain-lain.
•	MSG juga dapat memicu hipertensi, asma, kanker serta diabetes, kelumpuhan serta penurunan kecerdasan.
2.	Agar aman penggunaan MSG sebaiknya dikurangi atau bahakan dihentikan, jika pun diperlukan pengganti MSG biasanya adalah yeast extract (ekstrak khamir), atau moromi (hasil fermentasi kedele) atau bubuk kecap. Untuk itu, demi kesehatan tubuh kita terutama anak-anak, hindari penggunaan MSG yang berlebihan dalam masakan dan makanan dan sebaiknya mengganti penyedap masakan anda dengan garam dan gula.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>YANI SADRIAH<br />
PBI-1D<br />
SEMESTER 1 (SATU)</p>
<p>SOAL LUPUS<br />
1.	Cutaneous (Discoid). Tipe Lupus ini hanya menyerang pada kulit berupa ruam. Ruam ini bisa terdapat dimanapun, terutama di muka, leher dan kulit kepala. Ruam ini bisa berwarna merah, bersisik, dan kadang kala gatal. Discoid lupus erytematosus (DLE) memiliki ciri-ciri :<br />
•	Kebanyakan terdiagnosa terhadap wanita<br />
•	Luka pada DLE tidak gatal, tampak tebal dan bersisik<br />
•	Biasanya muncul di atas leher<br />
•	Dapat berfkembang menjadi kanker kulit<br />
2.	Pasien dengan SLE dapat mengalami kombinasi yang berbeda dari gejala2 dan organ2 yang terkena. Keluhan dan gejala tersering meliputi keletihan, demam ringan, kehilangan nafsu makan, nyeri otot, radang sendi, ulkus pada mulut dan hidung, rash di wajah (”butterfly rash”), sensitifitas yang berlebihan terhadap sinar matahari (photosensitivity), peradangan selaput paru-paru (pleuritis) dan selaput jantung (pericarditis), dan sirkulasi darah yang buruk pada jari2 dan jempol kaki jika terpapar dingin (fenomena Raynaud). Komplikasi dari organ2 yang terkena dapat menyebabkan gejala2 lanjut yang tergantung pada organ2 yang terkena dan beratnya penyakit. Manifestasi kulit sering pada lupus dan kadang2 dapat  menyebabkan parut. Pada discoid lupus, hanya kulit yang terlibat. Skin rash pada discoid lupus sering ditemukan pada wajah dan kulit kepala. Biasanya berwarna merah dan mempunyai tepi yang menaik. Rash pada discoid lupus, biasanya tidak sakit dan tidak gatal, tetapi parutnya dapat menyebabkan kerontokan rambut permanen. 5%-10% pasien dengan discoid lupus bisa menjadi SLE. Lebih dari separuh pasien dengan SLE mengalami rash khas yang datar dan berwarna merah pada wajah melewati hidung. Karena bentuknya maka disebut “butterfly rash”. Rash tersebut tidak sakit dan tidak gatal. Rash wajah, bersama dengan peradangan organ2 lain, dapat ditimbulkan dan diperburuk oleh paparan cahaya matahari, yang dikenal dengan photosensitivity. Photosensitivity ini dapat bersama2 dengan pemburukan peradangan di sekujur tubuh, yang disebut dengan “nyala api (flare)”. Yang khas, rash ini dapat sembuh tanpa parut permanen dengan terapi. Kebanyakan pasien SLE akan mengalami radang sendi (arthtritis) selama perjalanan penyakitnya. Arthritis pada SLE sering terdapat pembengkakan, nyeri, kekakuan, dan bahkan perubahan bentuk sendi2 kecil pada tangan, pergelangan tangan dan kaki. Kadang2 arthritis pada SLE dapat mirip dengan rheumatoid arthtritis (salah satu penyakit autoimun juga). Organ2 yang lebih serius dapat mengalami peradangan seperti otak, hati dan ginjal. Sel darah putih dan faktor pembekuan darah juga dapat menurun pada SLE, dikenal dengan sebutan berturut2 lekopeni dan trombositopeni. Lekopeni dapat meningkatkan resiko infeksi dan trombositopeni dapat meningkatkan resiko perdarahan. Peradangan  otot (myositis) dapat menyebabkan nyeri otot dan kelemahan. Ini dapat menyebabkan peningkatan kadar enzim otot dalam darah. Peradangan pembuluh darah (vasculitis) yang mensuplai oksigen ke jaringan dapat menyebabkan perlukaan pada saraf, kulit, atau organ dalam. Pembuluh darah terdiri dari arteri yang dilalui darah yang kaya akan oksigen menuju jaringan tubuh dan vena yang mengembalikan darah yang kehabisan oksigen dari jaringan ke paru-paru. Vasculitis dicirikan oleh peradangan dengan kerusakan dinding berbagai pembuluh darah. Kerusakan tersebut menghalangi sirkulasi darah dan dapat menyebabkan perlukaan pada jaringan yang seharusnya disuplai oksigennya oleh pembuluh darah tersebut. Peradangan selaput paru-paru (pleuritis) dan selaput jantung (pericarditis) dapat menyebabkan nyeri dada yang tajam. Nyeri dada tersebut diperburuk oleh batuk, menarik nafas dalam dan perubahan tertentu posisi tubuh. Otot jantung sendiri jarang mengalami peradangan (carditis). Seorang wanita muda dengan SLE mempunyai resiko yang meningkat signifikan terhadap serangan jantung akibat penyakit arteri koroner. Peradangan ginjal pada SLE dapat menyebabkan kebocoran protein ke dalam urin, retensi cairan, tekanan darah tinggi, dan bahkan gagal ginjal. Ini dapat menyebabkan keletihan berlebihan dan pembengkakan tungkai dan kaki. Dengan terjadinya gagal ginjal, mesin diperlukan untuk membersihkan darah dari racun2 yang prosesnya disebut dialisis. Terlibatnya otak dapat menyebabkan perubahan kepribadian, gangguan pikiran (psikosis), seizure, dan bahkan koma. Kerusakan saraf dapat menyebabkan mati rasa, rasa menggelenyar, dan kelemahan bagian tubuh atau ekstremitas yang terlibat. Keterlibatan otak disebut dengan lupus celebritis. Banyak pasien SLE mengalami kerontokan rambut (alopesia). Sering, ini terjadi bersama2 dengan peningkatan aktifitas penyakitnya. Kerontokan rambut dapat sebagian atau menyebar dan tampak lebih seperti penipisan rambut. Beberapa pasien SLE mengalami Raynaud’s phenomenon. Pada pasien2 ini, suplai darah pada jari2 dan jempol kaki menjadi terganggu pada paparan dingin, menjadi memucat, memutih dan atau membiru, dan terasa sakit serta mati rasa pada jari2 dan jempol kaki yang terkena.<br />
3.	Kesembuhan total dari penyakit ini, tampaknya sulit. Dokter lebih berfokus pada pengobatan yang sifatnya sementara. Lebih difokuskan untuk mencegah meluasnya penyakit dan tidak menyerang organ vital tubuh. Saat ini sudah ada obat baru yang disebut Lymphostat-B, yang berfungsi menghambat protein yang menstimulasi limfosit B, sehingga penyakit Lupus bisa dikontrol.<br />
•	Berikut beberapa tips untuk mengantisipasi penyakit Lupus<br />
1.	Hati-hati di bawah sinar matahari. Gunakan tabir surya dengan SPF paling tidak 15, gunakan baju yang tertutup, dan jauhi matahari dari pukul 10:00 - 16:00.<br />
2.	Makan sehat dan seimbang<br />
3.	Olahraga: Berjalan, perenggangan, berenang, aerobik low impact &amp; bersepeda dapat membantu kita tetap kuat dan mencegah penipisan tulang/osteoporosis. </p>
<p>YANI SADRIAH<br />
PBI-1D<br />
SEMESTER 1 (SATU)</p>
<p>SOAL MSG</p>
<p>1.	MSG merupakan asam glutamat, neurotransmitter yang mempengaruhi sinyal saraf pada neuron-neron tertentu. Konsumsi MSG berlebihan bisa menimbulkan efek samping yang cukup membahayakan jika terus menerus dikonsumsi. Menurut para peneliti, MSG dapat mengakibatkan dampak negatif diantaranya :<br />
•	MSG merupakan pemicu obesitas dan diabetes tipe 2. MSG akan membuat Anda obesitas bahkan saat Anda mengurangi asupan kalori.<br />
•	Menurut laporan Federation of the American Society for Experimental Biologi adalah rasa terbakar di bagian leher, mati rasa di bagian belakang leher, stress dan tegang pada kulit wajah, dada terasa sakit, sakit kepala, detak jantung yang cepat, rasa lemah/cepat lelah dan lain-lain.<br />
•	MSG juga dapat memicu hipertensi, asma, kanker serta diabetes, kelumpuhan serta penurunan kecerdasan.<br />
2.	Agar aman penggunaan MSG sebaiknya dikurangi atau bahakan dihentikan, jika pun diperlukan pengganti MSG biasanya adalah yeast extract (ekstrak khamir), atau moromi (hasil fermentasi kedele) atau bubuk kecap. Untuk itu, demi kesehatan tubuh kita terutama anak-anak, hindari penggunaan MSG yang berlebihan dalam masakan dan makanan dan sebaiknya mengganti penyedap masakan anda dengan garam dan gula.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: YUNDA ELVANA PBI D</title>
		<link>http://yusufku.com/motivasi/soal-ujian-akhir-semester-untuk-pbi-msg-kok-susah-meninggalkannya/comment-page-1#comment-1923</link>
		<dc:creator>YUNDA ELVANA PBI D</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 31 Jan 2010 07:56:30 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://yusufku.com/?p=225#comment-1923</guid>
		<description>1.Dampak Negatif NYa adalah :
- memperburuk  gangguan saraf seperti Alzheimer dan penyakit Parkinson.
- Dapat menyebab kan Tumor otak
- Dapat menyebabkan kerusakan sel otak

2.Kita harus tahu bagaimana cara menyeimbangkan kadar msg yg kita guna kan dan jangan terlalu berlebihan.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>1.Dampak Negatif NYa adalah :<br />
- memperburuk  gangguan saraf seperti Alzheimer dan penyakit Parkinson.<br />
- Dapat menyebab kan Tumor otak<br />
- Dapat menyebabkan kerusakan sel otak</p>
<p>2.Kita harus tahu bagaimana cara menyeimbangkan kadar msg yg kita guna kan dan jangan terlalu berlebihan.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Muliati</title>
		<link>http://yusufku.com/motivasi/soal-ujian-akhir-semester-untuk-pbi-msg-kok-susah-meninggalkannya/comment-page-1#comment-1922</link>
		<dc:creator>Muliati</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 31 Jan 2010 07:49:40 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://yusufku.com/?p=225#comment-1922</guid>
		<description>1.dampak negatif dari pemakaian MSG adalah migrain,badan terasa panas,rasa mual hingga muntah.Dan dalam penggunaan dalam waktu panjang,bisa mengakibatkan kanker.
2.Jika ingin aman dalam penggunaan MSG,kita hendaknya memasukkan MSG kedalam makanan/masakan setelah masakan tersebut dingin.Jangan memasukkan MSG,kedalam masakan yang masih panas.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>1.dampak negatif dari pemakaian MSG adalah migrain,badan terasa panas,rasa mual hingga muntah.Dan dalam penggunaan dalam waktu panjang,bisa mengakibatkan kanker.<br />
2.Jika ingin aman dalam penggunaan MSG,kita hendaknya memasukkan MSG kedalam makanan/masakan setelah masakan tersebut dingin.Jangan memasukkan MSG,kedalam masakan yang masih panas.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: RUSMELLYNA PBI D</title>
		<link>http://yusufku.com/motivasi/soal-ujian-akhir-semester-untuk-pbi-msg-kok-susah-meninggalkannya/comment-page-1#comment-1920</link>
		<dc:creator>RUSMELLYNA PBI D</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 31 Jan 2010 07:37:30 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://yusufku.com/?p=225#comment-1920</guid>
		<description>1.- ganguan masalah pernapasan.
   -membuat orang kecanduan produk-produk mereka 
    sehingga mereka akan terus membeli lebih banyak dan
   lebih banyak lagi.
   -mempercepat detak jantung.

2.-pemakaian  MSG harus seimbang dgn pemakaian garam,mksudnya lebih memperbanyak garam daripada MSG.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>1.- ganguan masalah pernapasan.<br />
   -membuat orang kecanduan produk-produk mereka<br />
    sehingga mereka akan terus membeli lebih banyak dan<br />
   lebih banyak lagi.<br />
   -mempercepat detak jantung.</p>
<p>2.-pemakaian  MSG harus seimbang dgn pemakaian garam,mksudnya lebih memperbanyak garam daripada MSG.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: yusuf</title>
		<link>http://yusufku.com/motivasi/soal-ujian-akhir-semester-untuk-pbi-msg-kok-susah-meninggalkannya/comment-page-1#comment-1917</link>
		<dc:creator>yusuf</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 31 Jan 2010 06:00:43 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://yusufku.com/?p=225#comment-1917</guid>
		<description>@ anita,  nice answer from you. hw are u ?</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>@ anita,  nice answer from you. hw are u ?</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Yulianti kelas:1D</title>
		<link>http://yusufku.com/motivasi/soal-ujian-akhir-semester-untuk-pbi-msg-kok-susah-meninggalkannya/comment-page-1#comment-1913</link>
		<dc:creator>Yulianti kelas:1D</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 31 Jan 2010 05:05:27 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://yusufku.com/?p=225#comment-1913</guid>
		<description>1. Dampak penggunaan MSG:
    1.dada panas, 
    2.sesak napas, 
    3. kanker kandung kemih
2. jika ingin aman dalm penggunaan MSG adalah
    1. Tidak mengkonsumsi MSG
    2. Jika menggunakan MSG maka penggunaannya harus daicampur dengan garamyang yang beryodium dengan takaran 1:9 yang disebut AGISIO
    3. Kurangi saja makanan yang mengandung MSG, mulai dari cemilan sampai masakan di rumah. Lama kelamaan pasti lidah dan pusat rasa akan beradaptasi, kadar sensitivitas akan menurun.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>1. Dampak penggunaan MSG:<br />
    1.dada panas,<br />
    2.sesak napas,<br />
    3. kanker kandung kemih<br />
2. jika ingin aman dalm penggunaan MSG adalah<br />
    1. Tidak mengkonsumsi MSG<br />
    2. Jika menggunakan MSG maka penggunaannya harus daicampur dengan garamyang yang beryodium dengan takaran 1:9 yang disebut AGISIO<br />
    3. Kurangi saja makanan yang mengandung MSG, mulai dari cemilan sampai masakan di rumah. Lama kelamaan pasti lidah dan pusat rasa akan beradaptasi, kadar sensitivitas akan menurun.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: RAHMADHANI PBI-C</title>
		<link>http://yusufku.com/motivasi/soal-ujian-akhir-semester-untuk-pbi-msg-kok-susah-meninggalkannya/comment-page-1#comment-1910</link>
		<dc:creator>RAHMADHANI PBI-C</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 31 Jan 2010 03:14:58 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://yusufku.com/?p=225#comment-1910</guid>
		<description>1)	3 DampakNegatif

•	Rasa terbakar di bagian belakang leher, lengan depan dan dada
•	Rasa kaku pada bagian belakang leher, yang akan menjalar ke lengan dan punggung
•	Rasa nyeri, hangat dan lemah pada wajah, pusat, punggung atas, leher dan lengan
•	Wajah terasa tegang
•	Sakit di dada
•	Sakit kepala
•	Mempercepat detak jantung
•	Kesulitan bernapas
•	Mengantuk
•	Lemah dan lelah

2)	Jika kita ingin aman dalam memanfaatkan MSG 
Sebaiknya menggunakan MSG/Vetsin yang 10% saja dengan dicampur garam dapur.
Bagaimana cara membuat MSG 10% adalah sangat mudah sekali. Ambil 100 gram MSG/Vetsin 100% ditambahkan pada 900 gram bubuk garam dapur yang halus. Sebelum dicampurkan, sebaiknya garam halus tadi  disangrai (digoreng tanpa minyak) dulu agar betul betul kering. Setelah kering, dibiarkan sebentar agar sedikit dingin, nah campurkan sekarang 100 gram MSG yang 100% tadi dan diaduk aduk sampai merata. Masukan dalam pot atau toples yang bersih dan kering. Nah, sekarang kita sudah membuat Aji-Shio sendiri. Jadi nanti kalau masak, tidak perlu pakai garam dan MSG lagi cukup menggunakan Aji Shio. Nanti kalau rasa asinnya sudah pas maka dengan sendirinya rasa gurihnya pun sudah pasti pas juga (Data ini diperoleh dari Pabrik Ajinomoto sendiri). Dengan demikian Aji-Shio ini bukan saja aman tetapi juga hemat, karena harganya menjadi sangat murah sekali !.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>1)	3 DampakNegatif</p>
<p>•	Rasa terbakar di bagian belakang leher, lengan depan dan dada<br />
•	Rasa kaku pada bagian belakang leher, yang akan menjalar ke lengan dan punggung<br />
•	Rasa nyeri, hangat dan lemah pada wajah, pusat, punggung atas, leher dan lengan<br />
•	Wajah terasa tegang<br />
•	Sakit di dada<br />
•	Sakit kepala<br />
•	Mempercepat detak jantung<br />
•	Kesulitan bernapas<br />
•	Mengantuk<br />
•	Lemah dan lelah</p>
<p>2)	Jika kita ingin aman dalam memanfaatkan MSG<br />
Sebaiknya menggunakan MSG/Vetsin yang 10% saja dengan dicampur garam dapur.<br />
Bagaimana cara membuat MSG 10% adalah sangat mudah sekali. Ambil 100 gram MSG/Vetsin 100% ditambahkan pada 900 gram bubuk garam dapur yang halus. Sebelum dicampurkan, sebaiknya garam halus tadi  disangrai (digoreng tanpa minyak) dulu agar betul betul kering. Setelah kering, dibiarkan sebentar agar sedikit dingin, nah campurkan sekarang 100 gram MSG yang 100% tadi dan diaduk aduk sampai merata. Masukan dalam pot atau toples yang bersih dan kering. Nah, sekarang kita sudah membuat Aji-Shio sendiri. Jadi nanti kalau masak, tidak perlu pakai garam dan MSG lagi cukup menggunakan Aji Shio. Nanti kalau rasa asinnya sudah pas maka dengan sendirinya rasa gurihnya pun sudah pasti pas juga (Data ini diperoleh dari Pabrik Ajinomoto sendiri). Dengan demikian Aji-Shio ini bukan saja aman tetapi juga hemat, karena harganya menjadi sangat murah sekali !.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
