Sobat online, sering kali kita merasa sulit untk menuangkan ide / pikiran atau info dari otak kita ke dalam tulisan . Betul ? saya yakin rata-rata akan menjawab ya. Nah tidak salah jika kali ini saya sampaikan beberapa tips ringkasan hasil disuksi di facebook dengan dengan teman-teman pada malam tadi barusan.
Simak dan semoga bermanfaat.
1. Niatkanlah, menulis bagian dari dakwah
Niat, sangatlah penting dalam setiap aktivitas, termasuk menulis. Bila sudah niat, berarti sudah dicatat sebagai amal baik dan insya’Allah akan dimudahkan Allah dalam mewujudkannya. Bukankah bila kita sudah niat, aktivitas yang akan kita lakukan terasa lebih mudah ?. itulah kehebatan niat bagi setiap muslim, maka jangan pernah tinggalkan niat dakwah dalam menulis.
2. Mulailah dari yang sudah kita ketahui dan senangi
Apapun yang kita lakukan, bila dimulai dari yang kita ketahui apalagi yang kita senangi, maka aktivitas tersebut terasa sangat ringan. Begitu juga menulis, akan terasa mudah bila dimulai dari yang kita ketahui, biasa dipikirkan ataupun kita senangi.
3. Tulislah yang mudah dan ringan
Setelah memulai dari yang sudah kita ketahui dan senangi, maka tulislah yang mudah dan ringan saja terlebih dahulu. Cobalah menulis esai atau opini dengan tema yang sudah dikuasai bahkan hapal diluar kepala. Tidak perlu langsung ingin menulis buku ataupun yang lebih rumit.
4. Buatlah kerangka tulisan
Kerangka tulisan ini sangat membantu kita yang sedang memulai atau yang tidak biasa berfikir sistematis. Kerangka ini akan menjadi acuan tulisan, mulai latar belakang, isi dan akhirnya. Namun, bagi anda yang biasa menulis dan berfikir sistematis, kerangka ini terasa sudah ada dalam otak, kita tinggal menuangkannya saja.
5. Jauhkan berfikir aturan penulisan yang ribet dan target terlalu tinggi
Terkadang sebelum menulis, kita membanyangkan bila tulisan itu harus begini, dan begitu. Akhirnya, kita merasa sendiri kalau tidak akan mampu memenuhinya dan pada akhirnya tidak jadi menulis. Ini sering menggagalkan penulis pemula untuk memulai menulis, maka jauhkanlah berfikir tersebut.
6. Sadarilah kita masih belajar
Ini sangat penting, agar kita tidak putus disaat mendapati tulisan kita ternyata masih kurang baik. Bahkan kita akan mengalami kebuntuan dalam penulisan dan terasa teramat sulit. Anggaplah semua itu sebagai tahapan belajar, yang harus kita lalui sebagimana penulis handal manapun telah mengalaminya. Maka dari itu, kita harus terus belajar, belajar dan perbaiki. Insya’Allah, suatu saat tulisan kita akan semakin baik.
7. Cari teman atau komunitas penulis
Ini penting, agar bisa terus berkarya dan mendapatkan berbagai solusi, baik teknik penulisan atau materi-materi yang kita tulis. Oleh karena itu, gabunglah dalam Aliansi Penulis Islam Ideologis (APII). Oke?































Excellent site, keep up the good work