<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	>
<channel>
	<title>Comments on: U-Blog, PAI/PBI-B. ABORSI KOK KIAN MARAK ?</title>
	<atom:link href="http://yusufku.com/kampus/u-blog-paipbi-b-aborsi-kok-kian-marak/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://yusufku.com/kampus/u-blog-paipbi-b-aborsi-kok-kian-marak</link>
	<description>Mindset, Essay, Blogging Tips, Bisnis Online, Motivasi</description>
	<pubDate>Wed, 08 Sep 2010 05:13:59 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.7</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>By: fadil pbi.b</title>
		<link>http://yusufku.com/kampus/u-blog-paipbi-b-aborsi-kok-kian-marak/comment-page-1#comment-1114</link>
		<dc:creator>fadil pbi.b</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 06 Jan 2010 10:40:21 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://yusufku.com/?p=14#comment-1114</guid>
		<description>nama : FADIL   kelas PBi.B    semester 1

a. 1.Aborsi spontan / alamiah berlangsung tanpa tindakan apapun. Kebanyakan disebabkan karena kurang baiknya kualitas sel telur dan sel sperma.
2.Aborsi buatan / sengaja adalah pengakhiran kehamilan sebelum usia kandungan 28 minggu sebagai suatu akibat tindakan yang disengaja dan disadari oleh calon ibu maupun si pelaksana aborsi (dalam hal ini dokter, bidan atau dukun beranak).
3.Aborsi terapeutik / medis adalah pengguguran kandungan buatan yang dilakukan atas indikasi medik. Sebagai contoh, calon ibu yang sedang hamil tetapi mempunyai penyakit darah tinggi menahun atau penyakit jantung yang parah yang dapat membahayakan baik calon ibu maupun janin yang dikandungnya. Tetapi ini semua atas pertimbangan medis yang matang dan tidak tergesa-gesa.

b. Jika sedang memikirkan untuk melakukan aborsi,tenangkan pikiranmu. Aborsi bukanlah suatu solusi sama sekali. Aborsi akan membuahkan masalah-masalah baru yang bahkan lebih besar lagi bagi anda – di dunia dan di akhirat.

Ada beberapa pihak yang dapat diminta bantuannya dalam hal menangani masalah aborsi ini, yaitu:
1. Keluarga dekat atau anggota keluarga lain.
2. Saudara-saudara seiman.
3. Orang-orang lain yang bersedia membantu secara pribadi.

c. saya sungguh tidak setuju,selain dilarang dalam agama aborsi juga melanggar hukum
dan jika pemerintah kita melegalkan aborsi sama dengan berarti pemerintah juga melegalkan pembunuhan.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>nama : FADIL   kelas PBi.B    semester 1</p>
<p>a. 1.Aborsi spontan / alamiah berlangsung tanpa tindakan apapun. Kebanyakan disebabkan karena kurang baiknya kualitas sel telur dan sel sperma.<br />
2.Aborsi buatan / sengaja adalah pengakhiran kehamilan sebelum usia kandungan 28 minggu sebagai suatu akibat tindakan yang disengaja dan disadari oleh calon ibu maupun si pelaksana aborsi (dalam hal ini dokter, bidan atau dukun beranak).<br />
3.Aborsi terapeutik / medis adalah pengguguran kandungan buatan yang dilakukan atas indikasi medik. Sebagai contoh, calon ibu yang sedang hamil tetapi mempunyai penyakit darah tinggi menahun atau penyakit jantung yang parah yang dapat membahayakan baik calon ibu maupun janin yang dikandungnya. Tetapi ini semua atas pertimbangan medis yang matang dan tidak tergesa-gesa.</p>
<p>b. Jika sedang memikirkan untuk melakukan aborsi,tenangkan pikiranmu. Aborsi bukanlah suatu solusi sama sekali. Aborsi akan membuahkan masalah-masalah baru yang bahkan lebih besar lagi bagi anda – di dunia dan di akhirat.</p>
<p>Ada beberapa pihak yang dapat diminta bantuannya dalam hal menangani masalah aborsi ini, yaitu:<br />
1. Keluarga dekat atau anggota keluarga lain.<br />
2. Saudara-saudara seiman.<br />
3. Orang-orang lain yang bersedia membantu secara pribadi.</p>
<p>c. saya sungguh tidak setuju,selain dilarang dalam agama aborsi juga melanggar hukum<br />
dan jika pemerintah kita melegalkan aborsi sama dengan berarti pemerintah juga melegalkan pembunuhan.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: generic viagra</title>
		<link>http://yusufku.com/kampus/u-blog-paipbi-b-aborsi-kok-kian-marak/comment-page-1#comment-980</link>
		<dc:creator>generic viagra</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 31 Dec 2009 03:04:03 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://yusufku.com/?p=14#comment-980</guid>
		<description>As a Newbie, I am always searching online for articles that can help me. Thank you</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>As a Newbie, I am always searching online for articles that can help me. Thank you</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: dorothxl</title>
		<link>http://yusufku.com/kampus/u-blog-paipbi-b-aborsi-kok-kian-marak/comment-page-1#comment-925</link>
		<dc:creator>dorothxl</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 24 Dec 2009 18:36:48 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://yusufku.com/?p=14#comment-925</guid>
		<description>"Too many of us look upon Americans as dollar chasers. This is a cruel libel, even if it is reiterated thoughtlessly by the Americans themselves."	 - Albert Einstein !

What do you think ?</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>&#8220;Too many of us look upon Americans as dollar chasers. This is a cruel libel, even if it is reiterated thoughtlessly by the Americans themselves.&#8221;	 - Albert Einstein !</p>
<p>What do you think ?</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: GarykPatton</title>
		<link>http://yusufku.com/kampus/u-blog-paipbi-b-aborsi-kok-kian-marak/comment-page-1#comment-547</link>
		<dc:creator>GarykPatton</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 16 Jun 2009 04:01:45 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://yusufku.com/?p=14#comment-547</guid>
		<description>How soon will you update your blog? I'm interested in reading some more information on this issue.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>How soon will you update your blog? I&#8217;m interested in reading some more information on this issue.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Samtina PAI 1</title>
		<link>http://yusufku.com/kampus/u-blog-paipbi-b-aborsi-kok-kian-marak/comment-page-1#comment-499</link>
		<dc:creator>Samtina PAI 1</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 15 Feb 2009 06:06:54 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://yusufku.com/?p=14#comment-499</guid>
		<description>#

Masalah :
a. Tuliskan 3 efek yang diakibatkan aborsi (dari sisi medis, sosial dan moral)
Jawab :
=&#62; dari sisi medis :
1. Rusaknya organ-organ reproduksi
2. Resiko terkena kanker dan infeksi pada rongga panggul dan leher rahim
3. meninggal

=&#62; dari sisi sosial :
1. Maraknya pergaulan-pergaulan seks bebas,
2. Rusaknya sendi-sendi nilai masyarakat,
3. Terancamnya kelangsungan generasi masa depan

=&#62; dari sisi moral :
1. Hilangnya harga diri,
2. keadaan psikologisnya mulai terganggu,
3. tidak memiliki rasa perikemanusiaan.

b. Menurut Anda, Bagaimana kiat mengatasi maraknya aborsi ?
Jawab :
Aborsi yang saat ini kian marak terjadi di setiap sudut adanya kehidupan, mengalir sejalan arus kelahiran, yang kasusnya bukan lagi menjadi pembicaraan forum kecil, namun ada beberapa kiat-kiat alternatif guna membantu mengatasi maraknya aborsi,
* Gerakan penyadaran tentang aborsi dan resikonya,
Mengatur pola relasi / pergaulan antara pria dan wanita sesuai dengan islam,
Menerapkan sanksi yang layak bagi pihak-pihak yang terlibat kasus aborsi,
Memperbaiki kehidupan ekonomi, pendidikan, serta tatanan sosial agar melindungi dan membantu wanita-wanita hamil agar lebih layak,Membuang pola budaya hak-hak liberalisme yang terbukti menjerumuskan masyarakat.

c. Apakah Anda setuju, jika aborsi dilegalkan di Indonesia ? jelaskan
Jawab :
Tidak setuju,
Karena tindakan aborsi yang dilegalkan banyak sekali dampaknya bagi para wanita, dengan Aborsi merupakan cara membantu mempercepat rusaknya sistem dan alat-alat reproduksi pada wanita, kemudian memicu maraknya penyakit seperti; kanker, dan merusak citra medis dalam program kesehatan dan keselamatan masyarakat.
Karena Untuk alasan kemanusiaan, Aborsi merupakan tindakan tidak bermoral, apabila aborsi dilegalkan, itu berarti membantu proses makin maraknya pergaulan bebas dan berantakannya sistem susila khususnya pada kaum wanita, dan hal ini juga termasuk tindak pidana menghambat dan menghentikan kelangsungan generasi masa depan karna penghilangan nyawa yang dilakukan berturut-turut baik pada janin dan juga pada si ibu.

Kecuali untuk urusan medis seperti berikut:
Sementara dalam pasal 15 (1) UU Kesehatan Nomor 23/1992 disebutkan bahwa dalam keadaan darurat sebagai upaya untuk menyelamatkan jiwa ibu hamil dan janinnya, dapat dilakukan tindakan medis tertentu. Sedangkan pada ayat 2 tidak disebutkan bentuk dari tindakan medis tertentu itu, hanya disebutkan syarat untuk melakukan tindakan medis tertentu.
# Suasana Fitria Sari Says:
February 14th, 2009 at 10:46 pm

Suasana Fitia Sari

a). 3 efek aborsi :
1. medis, diantaranya dapat menyebabkan kematian mendadak karena pendarahan, kerusakan rahim dan leher rahim, kanker mulut rahim dapat disebabkan karena adanya gumpalan darah yang tertinggal dan adanya perlukaan, infeksi pada organ reproduksi dan tak jarang mengakibatkan kemandulan.
2. sosial, pelaku akan merasa terkucilkan karena memang hal yang demikian di larang oleh Allah swt, yang juga akan tidak diterima oleh masyarakat karena perbuatan yang tercela.
3. moral, biasanya timbul penyesalan, ketakutan, ekspresi mendadak seperti berteriak histeris atau melamun.

b). Mengatasi aborsi memang akan sedikit ngefek jika hanya berasal dari individu ( orang tua, teman, guru, ustadz/ah saja ) yang koar-koar mengajak untuk mengecam dan menyadarkan masyarakat bahwa hal tersebut merupakan perbuatan DOSA yang dilarang Allah swt, dan memahamkan bahwa perbuatan ini merupakan buah dari kehidupan yang memisahkan peran agama dengan kehidupan, serta pola hidup bebas( free life and free sex) yang tak lain buah dari tidak diterapkannya aturan serta hukum-hukum Allah swt ( Dzat yang Menciptakan dan Mengatur !!!!), akibatnya manusia tidak lagi sadar akan perbuatannya dan apa yang akan diterimanya. Hal ini harus ada peran dari pemegang kebijakan yang juga SEJALAN dengan aturanNYA, yaitu menegakkan hukum yang tidak hanya memberi efek jera bagi pelaku atau orang lain tapi juga menghindarkan dari dosa, bukan lah hukum KERA saat ini diterapkan. Tidak sekedar bimbingan konseling, sewminar, solusi kondom gila,TAPI pengaturan hidup, lingkungan, fasilitator kebebasan serta sikap pemisif masyarakat tidak diubah.
si bukanlah suatu solusi sama sekali. Aborsi akan membuahkan masalah-masalah baru yang bahkan lebih besar lagi bagi anda – di dunia dan di akhirat.

Ada beberapa pihak yang dapat diminta bantuannya dalam hal menangani masalah aborsi ini, yaitu:
1. Keluarga dekat atau anggota keluarga lain.
2. Saudara-saudara seiman.
3. Orang-orang lain yang bersedia membantu secara pribadi.

c. saya sungguh tidak setuju,selain dilarang dalam agama aborsi juga melanggar hukum
dan jika pemerintah kita melegalkan aborsi sama dengan berarti pemerintah juga melegalkan pembunuhan.na’udzu billah min zaliq……..</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>#</p>
<p>Masalah :<br />
a. Tuliskan 3 efek yang diakibatkan aborsi (dari sisi medis, sosial dan moral)<br />
Jawab :<br />
=&gt; dari sisi medis :<br />
1. Rusaknya organ-organ reproduksi<br />
2. Resiko terkena kanker dan infeksi pada rongga panggul dan leher rahim<br />
3. meninggal</p>
<p>=&gt; dari sisi sosial :<br />
1. Maraknya pergaulan-pergaulan seks bebas,<br />
2. Rusaknya sendi-sendi nilai masyarakat,<br />
3. Terancamnya kelangsungan generasi masa depan</p>
<p>=&gt; dari sisi moral :<br />
1. Hilangnya harga diri,<br />
2. keadaan psikologisnya mulai terganggu,<br />
3. tidak memiliki rasa perikemanusiaan.</p>
<p>b. Menurut Anda, Bagaimana kiat mengatasi maraknya aborsi ?<br />
Jawab :<br />
Aborsi yang saat ini kian marak terjadi di setiap sudut adanya kehidupan, mengalir sejalan arus kelahiran, yang kasusnya bukan lagi menjadi pembicaraan forum kecil, namun ada beberapa kiat-kiat alternatif guna membantu mengatasi maraknya aborsi,<br />
* Gerakan penyadaran tentang aborsi dan resikonya,<br />
Mengatur pola relasi / pergaulan antara pria dan wanita sesuai dengan islam,<br />
Menerapkan sanksi yang layak bagi pihak-pihak yang terlibat kasus aborsi,<br />
Memperbaiki kehidupan ekonomi, pendidikan, serta tatanan sosial agar melindungi dan membantu wanita-wanita hamil agar lebih layak,Membuang pola budaya hak-hak liberalisme yang terbukti menjerumuskan masyarakat.</p>
<p>c. Apakah Anda setuju, jika aborsi dilegalkan di Indonesia ? jelaskan<br />
Jawab :<br />
Tidak setuju,<br />
Karena tindakan aborsi yang dilegalkan banyak sekali dampaknya bagi para wanita, dengan Aborsi merupakan cara membantu mempercepat rusaknya sistem dan alat-alat reproduksi pada wanita, kemudian memicu maraknya penyakit seperti; kanker, dan merusak citra medis dalam program kesehatan dan keselamatan masyarakat.<br />
Karena Untuk alasan kemanusiaan, Aborsi merupakan tindakan tidak bermoral, apabila aborsi dilegalkan, itu berarti membantu proses makin maraknya pergaulan bebas dan berantakannya sistem susila khususnya pada kaum wanita, dan hal ini juga termasuk tindak pidana menghambat dan menghentikan kelangsungan generasi masa depan karna penghilangan nyawa yang dilakukan berturut-turut baik pada janin dan juga pada si ibu.</p>
<p>Kecuali untuk urusan medis seperti berikut:<br />
Sementara dalam pasal 15 (1) UU Kesehatan Nomor 23/1992 disebutkan bahwa dalam keadaan darurat sebagai upaya untuk menyelamatkan jiwa ibu hamil dan janinnya, dapat dilakukan tindakan medis tertentu. Sedangkan pada ayat 2 tidak disebutkan bentuk dari tindakan medis tertentu itu, hanya disebutkan syarat untuk melakukan tindakan medis tertentu.<br />
# Suasana Fitria Sari Says:<br />
February 14th, 2009 at 10:46 pm</p>
<p>Suasana Fitia Sari</p>
<p>a). 3 efek aborsi :<br />
1. medis, diantaranya dapat menyebabkan kematian mendadak karena pendarahan, kerusakan rahim dan leher rahim, kanker mulut rahim dapat disebabkan karena adanya gumpalan darah yang tertinggal dan adanya perlukaan, infeksi pada organ reproduksi dan tak jarang mengakibatkan kemandulan.<br />
2. sosial, pelaku akan merasa terkucilkan karena memang hal yang demikian di larang oleh Allah swt, yang juga akan tidak diterima oleh masyarakat karena perbuatan yang tercela.<br />
3. moral, biasanya timbul penyesalan, ketakutan, ekspresi mendadak seperti berteriak histeris atau melamun.</p>
<p>b). Mengatasi aborsi memang akan sedikit ngefek jika hanya berasal dari individu ( orang tua, teman, guru, ustadz/ah saja ) yang koar-koar mengajak untuk mengecam dan menyadarkan masyarakat bahwa hal tersebut merupakan perbuatan DOSA yang dilarang Allah swt, dan memahamkan bahwa perbuatan ini merupakan buah dari kehidupan yang memisahkan peran agama dengan kehidupan, serta pola hidup bebas( free life and free sex) yang tak lain buah dari tidak diterapkannya aturan serta hukum-hukum Allah swt ( Dzat yang Menciptakan dan Mengatur !!!!), akibatnya manusia tidak lagi sadar akan perbuatannya dan apa yang akan diterimanya. Hal ini harus ada peran dari pemegang kebijakan yang juga SEJALAN dengan aturanNYA, yaitu menegakkan hukum yang tidak hanya memberi efek jera bagi pelaku atau orang lain tapi juga menghindarkan dari dosa, bukan lah hukum KERA saat ini diterapkan. Tidak sekedar bimbingan konseling, sewminar, solusi kondom gila,TAPI pengaturan hidup, lingkungan, fasilitator kebebasan serta sikap pemisif masyarakat tidak diubah.<br />
si bukanlah suatu solusi sama sekali. Aborsi akan membuahkan masalah-masalah baru yang bahkan lebih besar lagi bagi anda – di dunia dan di akhirat.</p>
<p>Ada beberapa pihak yang dapat diminta bantuannya dalam hal menangani masalah aborsi ini, yaitu:<br />
1. Keluarga dekat atau anggota keluarga lain.<br />
2. Saudara-saudara seiman.<br />
3. Orang-orang lain yang bersedia membantu secara pribadi.</p>
<p>c. saya sungguh tidak setuju,selain dilarang dalam agama aborsi juga melanggar hukum<br />
dan jika pemerintah kita melegalkan aborsi sama dengan berarti pemerintah juga melegalkan pembunuhan.na’udzu billah min zaliq……..</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: mayang sari PBI/B</title>
		<link>http://yusufku.com/kampus/u-blog-paipbi-b-aborsi-kok-kian-marak/comment-page-1#comment-493</link>
		<dc:creator>mayang sari PBI/B</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 14 Feb 2009 15:13:19 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://yusufku.com/?p=14#comment-493</guid>
		<description>1. a.bahaya MSG bagi ibu hamil dapat menyebabkan penyakit baru seperti hipertensi, stres, gangguan hati, dan demam tinggi, dan juga dapat menembus plasenta janin senyawa ini kemudian menembus jaringan diberbagai organ penting.
b. Bahaya MSG bagi anak-anak dapat menyebabkan berkurangnya daya pikir otak atau daya belajar,serta penyakit gatal-gatal, bintik-bintik merah, sakit kepala, asma, bahkan depresi.

2. cara membuat ajishio:
pertama ambil garam sebanyak 900gr lalu sangrai hingga kering.angkat dan dinginkan kemudian campur dengan MSG 100% sebanyak 100gr aduk-aduk hingga merata.dan ajishio atau siap digunakan</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>1. a.bahaya MSG bagi ibu hamil dapat menyebabkan penyakit baru seperti hipertensi, stres, gangguan hati, dan demam tinggi, dan juga dapat menembus plasenta janin senyawa ini kemudian menembus jaringan diberbagai organ penting.<br />
b. Bahaya MSG bagi anak-anak dapat menyebabkan berkurangnya daya pikir otak atau daya belajar,serta penyakit gatal-gatal, bintik-bintik merah, sakit kepala, asma, bahkan depresi.</p>
<p>2. cara membuat ajishio:<br />
pertama ambil garam sebanyak 900gr lalu sangrai hingga kering.angkat dan dinginkan kemudian campur dengan MSG 100% sebanyak 100gr aduk-aduk hingga merata.dan ajishio atau siap digunakan</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: mayang sari</title>
		<link>http://yusufku.com/kampus/u-blog-paipbi-b-aborsi-kok-kian-marak/comment-page-1#comment-492</link>
		<dc:creator>mayang sari</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 14 Feb 2009 15:11:18 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://yusufku.com/?p=14#comment-492</guid>
		<description>1. a.bahaya MSG bagi ibu hamil dapat menyebabkan penyakit baru seperti hipertensi, stres, gangguan hati, dan demam tinggi, dan juga dapat menembus plasenta janin senyawa ini kemudian menembus jaringan diberbagai organ penting.
   b. Bahaya MSG bagi anak-anak dapat menyebabkan berkurangnya daya pikir otak atau daya belajar,serta penyakit gatal-gatal, bintik-bintik merah, sakit kepala, asma, bahkan depresi.

2. cara membuat ajishio:
    pertama ambil garam sebanyak 900gr lalu sangrai hingga kering.angkat dan dinginkan kemudian campur dengan MSG 100% sebanyak 100gr aduk-aduk hingga merata.dan ajishio atau siap digunakan</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>1. a.bahaya MSG bagi ibu hamil dapat menyebabkan penyakit baru seperti hipertensi, stres, gangguan hati, dan demam tinggi, dan juga dapat menembus plasenta janin senyawa ini kemudian menembus jaringan diberbagai organ penting.<br />
   b. Bahaya MSG bagi anak-anak dapat menyebabkan berkurangnya daya pikir otak atau daya belajar,serta penyakit gatal-gatal, bintik-bintik merah, sakit kepala, asma, bahkan depresi.</p>
<p>2. cara membuat ajishio:<br />
    pertama ambil garam sebanyak 900gr lalu sangrai hingga kering.angkat dan dinginkan kemudian campur dengan MSG 100% sebanyak 100gr aduk-aduk hingga merata.dan ajishio atau siap digunakan</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Suasana Fitria Sari</title>
		<link>http://yusufku.com/kampus/u-blog-paipbi-b-aborsi-kok-kian-marak/comment-page-1#comment-489</link>
		<dc:creator>Suasana Fitria Sari</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 14 Feb 2009 14:46:19 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://yusufku.com/?p=14#comment-489</guid>
		<description>Suasana Fitia Sari

a). 3 efek aborsi :
    1. medis, diantaranya dapat menyebabkan kematian mendadak karena pendarahan, kerusakan rahim dan leher rahim, kanker mulut rahim dapat disebabkan karena adanya gumpalan darah yang tertinggal dan adanya perlukaan, infeksi pada organ reproduksi dan tak jarang mengakibatkan kemandulan.
    2. sosial, pelaku akan merasa terkucilkan karena memang hal yang demikian di larang oleh Allah swt, yang juga akan tidak diterima oleh masyarakat karena perbuatan yang tercela.
    3. moral, biasanya timbul penyesalan, ketakutan, ekspresi mendadak seperti berteriak histeris atau melamun.

b). Mengatasi aborsi memang akan sedikit ngefek jika hanya berasal dari individu ( orang tua, teman, guru, ustadz/ah saja ) yang koar-koar mengajak untuk mengecam dan menyadarkan masyarakat bahwa hal tersebut merupakan perbuatan DOSA yang dilarang Allah swt, dan memahamkan bahwa perbuatan ini merupakan buah dari kehidupan yang memisahkan peran agama dengan kehidupan, serta pola hidup bebas( free life and free sex) yang tak lain buah dari tidak diterapkannya aturan serta hukum-hukum Allah swt ( Dzat yang Menciptakan dan Mengatur !!!!), akibatnya manusia tidak lagi sadar akan perbuatannya dan apa yang akan diterimanya. Hal ini harus ada peran dari pemegang kebijakan yang juga SEJALAN dengan aturanNYA, yaitu menegakkan hukum yang tidak hanya memberi efek jera bagi pelaku atau orang lain tapi juga menghindarkan dari dosa, bukan lah hukum KERA saat ini diterapkan. Tidak sekedar bimbingan konseling, sewminar, solusi kondom gila,TAPI pengaturan hidup, lingkungan, fasilitator kebebasan serta sikap pemisif masyarakat tidak diubah.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Suasana Fitia Sari</p>
<p>a). 3 efek aborsi :<br />
    1. medis, diantaranya dapat menyebabkan kematian mendadak karena pendarahan, kerusakan rahim dan leher rahim, kanker mulut rahim dapat disebabkan karena adanya gumpalan darah yang tertinggal dan adanya perlukaan, infeksi pada organ reproduksi dan tak jarang mengakibatkan kemandulan.<br />
    2. sosial, pelaku akan merasa terkucilkan karena memang hal yang demikian di larang oleh Allah swt, yang juga akan tidak diterima oleh masyarakat karena perbuatan yang tercela.<br />
    3. moral, biasanya timbul penyesalan, ketakutan, ekspresi mendadak seperti berteriak histeris atau melamun.</p>
<p>b). Mengatasi aborsi memang akan sedikit ngefek jika hanya berasal dari individu ( orang tua, teman, guru, ustadz/ah saja ) yang koar-koar mengajak untuk mengecam dan menyadarkan masyarakat bahwa hal tersebut merupakan perbuatan DOSA yang dilarang Allah swt, dan memahamkan bahwa perbuatan ini merupakan buah dari kehidupan yang memisahkan peran agama dengan kehidupan, serta pola hidup bebas( free life and free sex) yang tak lain buah dari tidak diterapkannya aturan serta hukum-hukum Allah swt ( Dzat yang Menciptakan dan Mengatur !!!!), akibatnya manusia tidak lagi sadar akan perbuatannya dan apa yang akan diterimanya. Hal ini harus ada peran dari pemegang kebijakan yang juga SEJALAN dengan aturanNYA, yaitu menegakkan hukum yang tidak hanya memberi efek jera bagi pelaku atau orang lain tapi juga menghindarkan dari dosa, bukan lah hukum KERA saat ini diterapkan. Tidak sekedar bimbingan konseling, sewminar, solusi kondom gila,TAPI pengaturan hidup, lingkungan, fasilitator kebebasan serta sikap pemisif masyarakat tidak diubah.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Haeru saleh_PAI 1</title>
		<link>http://yusufku.com/kampus/u-blog-paipbi-b-aborsi-kok-kian-marak/comment-page-1#comment-488</link>
		<dc:creator>Haeru saleh_PAI 1</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 14 Feb 2009 14:39:46 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://yusufku.com/?p=14#comment-488</guid>
		<description>Masalah : 
a. Tuliskan 3 efek yang diakibatkan aborsi (dari sisi medis, sosial dan moral)
Jawab :
 =&#62; dari sisi medis : 
1. Rusaknya organ-organ reproduksi
2. Resiko terkena kanker dan infeksi pada rongga panggul dan leher rahim
3. meninggal

 =&#62; dari sisi sosial :
1. Maraknya pergaulan-pergaulan seks bebas,
2. Rusaknya sendi-sendi nilai masyarakat,
3. Terancamnya kelangsungan generasi masa depan

 =&#62; dari sisi moral :
1. Hilangnya harga diri,
2. keadaan psikologisnya mulai terganggu,
3. tidak memiliki rasa perikemanusiaan.

b. Menurut Anda, Bagaimana kiat mengatasi maraknya aborsi ?
Jawab : 
	Aborsi yang saat ini kian marak terjadi di setiap sudut adanya kehidupan, mengalir sejalan arus kelahiran, yang kasusnya bukan lagi menjadi pembicaraan forum kecil, namun ada beberapa kiat-kiat alternatif guna membantu mengatasi maraknya aborsi,
*	Gerakan penyadaran tentang aborsi dan resikonya,
	Mengatur pola relasi / pergaulan antara pria dan wanita sesuai dengan islam,
	Menerapkan sanksi yang layak bagi pihak-pihak yang terlibat kasus aborsi,
	Memperbaiki kehidupan ekonomi, pendidikan, serta tatanan sosial agar melindungi dan  membantu wanita-wanita hamil agar lebih layak,Membuang pola budaya hak-hak liberalisme yang terbukti menjerumuskan masyarakat.

c. Apakah Anda setuju, jika aborsi dilegalkan di Indonesia ? jelaskan
Jawab : 
	Tidak setuju,
        Karena tindakan aborsi yang dilegalkan banyak sekali dampaknya bagi para wanita, dengan Aborsi merupakan cara membantu mempercepat rusaknya sistem dan alat-alat reproduksi pada wanita, kemudian memicu maraknya penyakit seperti; kanker, dan merusak citra medis dalam program kesehatan dan keselamatan masyarakat.
	Karena Untuk alasan kemanusiaan, Aborsi merupakan tindakan tidak bermoral, apabila aborsi dilegalkan, itu berarti membantu proses makin maraknya pergaulan bebas dan berantakannya sistem susila khususnya pada kaum wanita, dan hal ini juga termasuk tindak pidana menghambat dan menghentikan kelangsungan generasi masa depan karna penghilangan nyawa yang dilakukan berturut-turut baik pada janin dan juga pada si ibu.	
	
Kecuali untuk urusan medis seperti berikut:
Sementara dalam pasal 15 (1) UU Kesehatan Nomor 23/1992 disebutkan bahwa dalam keadaan darurat sebagai upaya untuk menyelamatkan jiwa ibu hamil dan janinnya, dapat dilakukan tindakan medis tertentu. Sedangkan pada ayat 2 tidak disebutkan bentuk dari tindakan medis tertentu itu, hanya disebutkan syarat untuk melakukan tindakan medis tertentu.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Masalah :<br />
a. Tuliskan 3 efek yang diakibatkan aborsi (dari sisi medis, sosial dan moral)<br />
Jawab :<br />
 =&gt; dari sisi medis :<br />
1. Rusaknya organ-organ reproduksi<br />
2. Resiko terkena kanker dan infeksi pada rongga panggul dan leher rahim<br />
3. meninggal</p>
<p> =&gt; dari sisi sosial :<br />
1. Maraknya pergaulan-pergaulan seks bebas,<br />
2. Rusaknya sendi-sendi nilai masyarakat,<br />
3. Terancamnya kelangsungan generasi masa depan</p>
<p> =&gt; dari sisi moral :<br />
1. Hilangnya harga diri,<br />
2. keadaan psikologisnya mulai terganggu,<br />
3. tidak memiliki rasa perikemanusiaan.</p>
<p>b. Menurut Anda, Bagaimana kiat mengatasi maraknya aborsi ?<br />
Jawab :<br />
	Aborsi yang saat ini kian marak terjadi di setiap sudut adanya kehidupan, mengalir sejalan arus kelahiran, yang kasusnya bukan lagi menjadi pembicaraan forum kecil, namun ada beberapa kiat-kiat alternatif guna membantu mengatasi maraknya aborsi,<br />
*	Gerakan penyadaran tentang aborsi dan resikonya,<br />
	Mengatur pola relasi / pergaulan antara pria dan wanita sesuai dengan islam,<br />
	Menerapkan sanksi yang layak bagi pihak-pihak yang terlibat kasus aborsi,<br />
	Memperbaiki kehidupan ekonomi, pendidikan, serta tatanan sosial agar melindungi dan  membantu wanita-wanita hamil agar lebih layak,Membuang pola budaya hak-hak liberalisme yang terbukti menjerumuskan masyarakat.</p>
<p>c. Apakah Anda setuju, jika aborsi dilegalkan di Indonesia ? jelaskan<br />
Jawab :<br />
	Tidak setuju,<br />
        Karena tindakan aborsi yang dilegalkan banyak sekali dampaknya bagi para wanita, dengan Aborsi merupakan cara membantu mempercepat rusaknya sistem dan alat-alat reproduksi pada wanita, kemudian memicu maraknya penyakit seperti; kanker, dan merusak citra medis dalam program kesehatan dan keselamatan masyarakat.<br />
	Karena Untuk alasan kemanusiaan, Aborsi merupakan tindakan tidak bermoral, apabila aborsi dilegalkan, itu berarti membantu proses makin maraknya pergaulan bebas dan berantakannya sistem susila khususnya pada kaum wanita, dan hal ini juga termasuk tindak pidana menghambat dan menghentikan kelangsungan generasi masa depan karna penghilangan nyawa yang dilakukan berturut-turut baik pada janin dan juga pada si ibu.	</p>
<p>Kecuali untuk urusan medis seperti berikut:<br />
Sementara dalam pasal 15 (1) UU Kesehatan Nomor 23/1992 disebutkan bahwa dalam keadaan darurat sebagai upaya untuk menyelamatkan jiwa ibu hamil dan janinnya, dapat dilakukan tindakan medis tertentu. Sedangkan pada ayat 2 tidak disebutkan bentuk dari tindakan medis tertentu itu, hanya disebutkan syarat untuk melakukan tindakan medis tertentu.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Indah Rahayu_PBI-B</title>
		<link>http://yusufku.com/kampus/u-blog-paipbi-b-aborsi-kok-kian-marak/comment-page-1#comment-483</link>
		<dc:creator>Indah Rahayu_PBI-B</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 14 Feb 2009 14:07:33 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://yusufku.com/?p=14#comment-483</guid>
		<description>ABORSI KOK KIAN MARAK ? 

Masalah : 
a. Tuliskan 3 efek yang diakibatkan aborsi (dari sisi medis, sosial dan moral)
Jawab : =&#62; dari sisi medis : 
  1. Rusaknya organ-organ reproduksi
  2. Resiko terkena kanker dan infeksi pada rongga panggul dan leher rahim
  3. meninggal
 =&#62; dari sisi sosial :
  1. Maraknya pergaulan-pergaulan seks bebas,
  2. Rusaknya sendi-sendi nilai masyarakat,
  3. Terancamnya kelangsungan generasi masa depan
 =&#62; dari sisi moral :
  1. Hilangnya harga diri,
  2. keadaan psikologisnya mulai terganggu,
  3. tidak memiliki rasa perikemanusiaan.

b. Menurut Anda, Bagaimana kiat mengatasi maraknya aborsi ?
Jawab : 
  Aborsi yang saat ini kian marak terjadi di setiap sudut adanya kehidupan, mengalir sejalan 
  arus kelahiran, yang kasusnya bukan lagi menjadi pembicaraan forum kecil, namun ada 
  beberapa kiat-kiat alternatif guna membantu mengatasi maraknya aborsi,
  * Gerakan penyadaran tentang aborsi dan resikonya,
  * Mengatur pola relasi / pergaulan antara pria dan wanita sesuai dengan islam,
  * Menerapkan sanksi yang layak bagi pihak-pihak yang terlibat kasus aborsi,
  * Memperbaiki kehidupan ekonomi, pendidikan, serta tatanan sosial agar melindungi dan  
    membantu wanita-wanita hamil agar lebih layak,
  * Membuang pola budaya hak-hak liberalisme yang terbukti menjerumuskan masyarakat.

c. Apakah Anda setuju, jika aborsi dilegalkan di Indonesia ? jelaskan
Jawab : 
  Tidak setuju,
      Untuk alasan kemanusiaan, Aborsi merupakan tindakan tidak bermoral, apabila aborsi   
  dilegalkan, itu berarti membantu proses makin maraknya pergaulan bebas dan berantakannya 
  sistem susila khususnya pada kaum wanita, kemudian menghambat dan menghentikan kelangsungan 
  generasi masa depan karna penghilangan nyawa yang dilakukan beturut-turut baik pada janin 
  dan juga pada ibunya.
      
     Untuk alasan medis, Tindakan aborsi yang dilegalkan merupakan cara membantu mempercepat 
  rusaknya sistem dan alat-alat reproduksi pada wanita, kemudian memicu maraknya penyakit 
  kanker, dan merusak citra medis dalam program kesehatan dan keselamatan masyarakat.
	
     Untuk alasan psikologi, Aborsi yang dilakukan menyebabkan hilangnya harga diri, rentan 
  untuk melakukan bunuh diri, terkadang stres yang terjadi dapat memicu untuk penggunaan 
  obat-obat terlarang,  dan juga tidak dapat menikmati hubungan seksual seperti normalnya.
  Dari beberapa alasan  tersebut, kita lihat bahwa lebih banyak mudaratnya di banding dengan  
  manfaatnya yang hampir nihil.

  Kecuali untuk urusan medis seperti berikut:
  Sementara dalam pasal 15 (1) UU Kesehatan Nomor 23/1992 disebutkan bahwa dalam keadaan 
  darurat sebagai upaya untuk menyelamatkan jiwa ibu hamil dan janinnya, dapat dilakukan 
  tindakan medis tertentu. Sedangkan pada ayat 2 tidak disebutkan bentuk dari tindakan medis 
  tertentu itu, hanya disebutkan syarat untuk melakukan tindakan medis tertentu.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>ABORSI KOK KIAN MARAK ? </p>
<p>Masalah :<br />
a. Tuliskan 3 efek yang diakibatkan aborsi (dari sisi medis, sosial dan moral)<br />
Jawab : =&gt; dari sisi medis :<br />
  1. Rusaknya organ-organ reproduksi<br />
  2. Resiko terkena kanker dan infeksi pada rongga panggul dan leher rahim<br />
  3. meninggal<br />
 =&gt; dari sisi sosial :<br />
  1. Maraknya pergaulan-pergaulan seks bebas,<br />
  2. Rusaknya sendi-sendi nilai masyarakat,<br />
  3. Terancamnya kelangsungan generasi masa depan<br />
 =&gt; dari sisi moral :<br />
  1. Hilangnya harga diri,<br />
  2. keadaan psikologisnya mulai terganggu,<br />
  3. tidak memiliki rasa perikemanusiaan.</p>
<p>b. Menurut Anda, Bagaimana kiat mengatasi maraknya aborsi ?<br />
Jawab :<br />
  Aborsi yang saat ini kian marak terjadi di setiap sudut adanya kehidupan, mengalir sejalan<br />
  arus kelahiran, yang kasusnya bukan lagi menjadi pembicaraan forum kecil, namun ada<br />
  beberapa kiat-kiat alternatif guna membantu mengatasi maraknya aborsi,<br />
  * Gerakan penyadaran tentang aborsi dan resikonya,<br />
  * Mengatur pola relasi / pergaulan antara pria dan wanita sesuai dengan islam,<br />
  * Menerapkan sanksi yang layak bagi pihak-pihak yang terlibat kasus aborsi,<br />
  * Memperbaiki kehidupan ekonomi, pendidikan, serta tatanan sosial agar melindungi dan<br />
    membantu wanita-wanita hamil agar lebih layak,<br />
  * Membuang pola budaya hak-hak liberalisme yang terbukti menjerumuskan masyarakat.</p>
<p>c. Apakah Anda setuju, jika aborsi dilegalkan di Indonesia ? jelaskan<br />
Jawab :<br />
  Tidak setuju,<br />
      Untuk alasan kemanusiaan, Aborsi merupakan tindakan tidak bermoral, apabila aborsi<br />
  dilegalkan, itu berarti membantu proses makin maraknya pergaulan bebas dan berantakannya<br />
  sistem susila khususnya pada kaum wanita, kemudian menghambat dan menghentikan kelangsungan<br />
  generasi masa depan karna penghilangan nyawa yang dilakukan beturut-turut baik pada janin<br />
  dan juga pada ibunya.</p>
<p>     Untuk alasan medis, Tindakan aborsi yang dilegalkan merupakan cara membantu mempercepat<br />
  rusaknya sistem dan alat-alat reproduksi pada wanita, kemudian memicu maraknya penyakit<br />
  kanker, dan merusak citra medis dalam program kesehatan dan keselamatan masyarakat.</p>
<p>     Untuk alasan psikologi, Aborsi yang dilakukan menyebabkan hilangnya harga diri, rentan<br />
  untuk melakukan bunuh diri, terkadang stres yang terjadi dapat memicu untuk penggunaan<br />
  obat-obat terlarang,  dan juga tidak dapat menikmati hubungan seksual seperti normalnya.<br />
  Dari beberapa alasan  tersebut, kita lihat bahwa lebih banyak mudaratnya di banding dengan<br />
  manfaatnya yang hampir nihil.</p>
<p>  Kecuali untuk urusan medis seperti berikut:<br />
  Sementara dalam pasal 15 (1) UU Kesehatan Nomor 23/1992 disebutkan bahwa dalam keadaan<br />
  darurat sebagai upaya untuk menyelamatkan jiwa ibu hamil dan janinnya, dapat dilakukan<br />
  tindakan medis tertentu. Sedangkan pada ayat 2 tidak disebutkan bentuk dari tindakan medis<br />
  tertentu itu, hanya disebutkan syarat untuk melakukan tindakan medis tertentu.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
