Premium WordPress Themes

95 Comments Already

commenter
labeddu Said,
February 2nd, 2009 @1:35 pm  

apa ya

commenter
labeddu Said,
February 2nd, 2009 @1:39 pm  

yuk57o578o7

commenter
muhammad yusuf_PBI.B Said,
February 4th, 2009 @6:13 am  

a. 1.Aborsi spontan / alamiah berlangsung tanpa tindakan apapun. Kebanyakan disebabkan karena kurang baiknya kualitas sel telur dan sel sperma.
2.Aborsi buatan / sengaja adalah pengakhiran kehamilan sebelum usia kandungan 28 minggu sebagai suatu akibat tindakan yang disengaja dan disadari oleh calon ibu maupun si pelaksana aborsi (dalam hal ini dokter, bidan atau dukun beranak).
3.Aborsi terapeutik / medis adalah pengguguran kandungan buatan yang dilakukan atas indikasi medik. Sebagai contoh, calon ibu yang sedang hamil tetapi mempunyai penyakit darah tinggi menahun atau penyakit jantung yang parah yang dapat membahayakan baik calon ibu maupun janin yang dikandungnya. Tetapi ini semua atas pertimbangan medis yang matang dan tidak tergesa-gesa.

b. Jika sedang memikirkan untuk melakukan aborsi,tenangkan pikiranmu. Aborsi bukanlah suatu solusi sama sekali. Aborsi akan membuahkan masalah-masalah baru yang bahkan lebih besar lagi bagi anda – di dunia dan di akhirat.

Ada beberapa pihak yang dapat diminta bantuannya dalam hal menangani masalah aborsi ini, yaitu:
1. Keluarga dekat atau anggota keluarga lain.
2. Saudara-saudara seiman.
3. Orang-orang lain yang bersedia membantu secara pribadi.

c. saya sungguh tidak setuju,selain dilarang dalam agama aborsi juga melanggar hukum
dan jika pemerintah kita melegalkan aborsi sama dengan berarti pemerintah juga melegalkan pembunuhan.na’udzu billah min zaliq……..

commenter
nely halidah_PBI.B Said,
February 4th, 2009 @6:52 am  

a. 1.Aborsi spontan / alamiah berlangsung tanpa tindakan apapun. Kebanyakan disebabkan karena kurang baiknya kualitas sel telur dan sel sperma.
2.Aborsi buatan / sengaja adalah pengakhiran kehamilan sebelum usia kandungan 28 minggu sebagai suatu akibat tindakan yang disengaja dan disadari oleh calon ibu maupun si pelaksana aborsi (dalam hal ini dokter, bidan atau dukun beranak).
3.Aborsi terapeutik / medis adalah pengguguran kandungan buatan yang dilakukan atas indikasi medik. Sebagai contoh, calon ibu yang sedang hamil tetapi mempunyai penyakit darah tinggi menahun atau penyakit jantung yang parah yang dapat membahayakan baik calon ibu maupun janin yang dikandungnya. Tetapi ini semua atas pertimbangan medis yang matang dan tidak tergesa-gesa.

b. Jika sedang memikirkan untuk melakukan aborsi,tenangkan pikiranmu. Aborsi bukanlah suatu solusi sama sekali. Aborsi akan membuahkan masalah-masalah baru yang bahkan lebih besar lagi bagi anda – di dunia dan di akhirat.

Ada beberapa pihak yang dapat diminta bantuannya dalam hal menangani masalah aborsi ini, yaitu:
1. Keluarga dekat atau anggota keluarga lain.
2. Saudara-saudara seiman.
3. Orang-orang lain yang bersedia membantu secara pribadi.

c. saya sungguh tidak setuju,selain dilarang dalam agama aborsi juga melanggar hukum
dan jika pemerintah kita melegalkan aborsi sama dengan berarti pemerintah juga melegalkan pembunuhan.na’udzu billah min zaliq……..

commenter
NurSahid Budi Sanjaya PBI.B Said,
February 5th, 2009 @3:12 am  

a. 1.Aborsi spontan,alamiah berlangsung tanpa tindakan apapun. Kebanyakan disebabkan karena kurang baiknya kualitas sel telur dan sel sperma.
2. Aborsi buatan,sengaja adalah pengakhiran kehamilan sebelum usia kandungan 28 minggu sebagai suatu akibat tindakan yang disengaja dan disadari oleh calon ibu maupun si pelaksana aborsi (dalam hal ini dokter, bidan atau dukun beranak).
3. Aborsi terapeutik / medis adalah pengguguran kandungan buatan yang dilakukan atas indikasi medik. Sebagai contoh, calon ibu yang sedang hamil tetapi mempunyai penyakit darah tinggi menahun atau penyakit jantung yang parah yang dapat membahayakan baik calon ibu maupun janin yang dikandungnya.

b. dengan cara membatasi pergaulan bebas dikalangan remaja,karena sebagian besar aborsi dilakukan akibat bebasnya pergaulan remaja jaman sekarang.semakin bebas pergaulan dikalangan remaja maka semakin banyak pula kasus - kasus aborsi.

c. tiadak. karena dengan pemerintah melegalkan aborsi,maka ketakutan remaja akan berkurang karena menganggap aborsi bukanlah salah satu masalah besar.

commenter
Eko sutriyono PAI 1 Said,
February 7th, 2009 @2:11 pm  

Efek dari aborsi:

Dari sisi medis ( bagi ibi)
- resiko pendarahan yang hebat
- rusaknya organ genetika
- sulitnya untuk hamil selanjutnya

Dari sisi social:
- maraknya pergaulan bebas
- meningkatnya kriminalitas
- high cost sociely
Dari sisi moral :
- lemah iman
- desakan ekonomi
- manusia menjadi individual dan sekuler.

* Cara mengatasi maraknya aborsi
- memberi pemahaman yang utuh tentang pergaulan pria dan wanita dalam islam
- negara juga harus peduli dan hokum harus ditegakkan untuk memberi efek jera bagi sipelaku.
- Negara juga harus bisa menegakkan UUD / peraturan tentang pria dan wanita yang bermartabat.

Saya tidak setuju , sedangkan tidak dilegalkan saja masih banyak yang melakukan aborsi ,apalagi bial dilegalkan pasti lebih banyak lagi orang melakukan ABORSI>>>>>

commenter
Rasid/PAI Said,
February 8th, 2009 @4:48 am  

Menurut saya aborsi itu tindakan penghentian kehamilan sebelum janin dapat hidup di luar kandungan (sebelum usia 20 minggu kehamilan), bukan semata untuk menyelamatkan jiwa ibu hamil dalam keadaan darurat tapi juga bisa karena sang ibu tidak menghendaki kehamilan itu.

commenter
Rasid/PAI Said,
February 8th, 2009 @4:53 am  

1. Dari sisi medis aborsi dapat merusak rahim perempuan
2. Dari sisi sosial aborsi dapat meresahkan masyarakat sekitar
3. Dari sisi moral aborsi dapat membuat pelaku aborsi bisa stres

commenter
Rasid/PAI Said,
February 8th, 2009 @4:55 am  

Kiat mengatasi maraknya aborsi yaitu dengan adanya pengawasan dari pihak keluarga agar tidak terjadi pergaulan bebas

commenter
Rasid/PAI Said,
February 8th, 2009 @4:57 am  

Saya tidak setuju jika aborsi dilegalkan di Indonesia karena dapat merusak moral para penerus bangsa

commenter
Rasid/PAI Said,
February 8th, 2009 @4:58 am  

Intinya aborsi dapat merusak kehidupan seseorang

commenter
Randi/PAI Said,
February 8th, 2009 @5:12 am  

Ada dua macam aborsi, yaitu aborsi spontan dimana aborsi terjadi secara alami, tanpa intervensi tindakan medis, dan aborsi yang direncanakan dimana melalui tindakan medis dengan obat-obatan saja (jamu, dsb) atau tindakan bedah, atau tindakan lain yang menyebabkan pendarahan lewat vagina. Penghentian kehamilan pada usia dimana janin sudah mampu hidup mandiri di luar rahim ibu (lebih dari 21 minggu usia kehamilan), bukan lagi tindakan aborsi tetapi pembunuhan janin atau infantisida.

commenter
Randi/PAI Said,
February 8th, 2009 @5:17 am  

Kiat mengatasi aborsi yaitu dengan cara memberi pengarahan kepada masyarakat tentang bahaya aborsi

commenter
Randi/PAI Said,
February 8th, 2009 @5:22 am  

Taga efek yang diakibatkan oleh aborsi yaitu :
1. sisi medis dapat merusak organ tubuh manusia yang melakukan aborsi
2. sisi sosial dapat diasingkan oleh masyarakat sekitar atau dikucilkan oleh masyarakat
3. sisi moral dapat memberi efek megatif pada pertumbuhan psikologis pelaku aborsi

commenter
Randi/PAI Said,
February 8th, 2009 @5:24 am  

saya tidak setuju jika aborsi dilegalkan di Indonesia karena aborsi itu adalah perbuatan yang sangan kejam yaitu membunuh janin yang mau lahir.

commenter
NURUL JANATA Said,
February 9th, 2009 @6:30 am  

NAMA : NURUL JANATA
JURUSAN :PBI 1B

JAWABAN
A.Pada saat melakukan aborsi dan setelah melakukan aborsi ada beberapa resiko yang akan dihadapi seorang wanita, seperti yang dijelaskan dalam buku “Facts of Life” yang ditulis oleh Brian Clowes, Phd yaitu:
1. Kematian mendadak karena pendarahan hebat
2. Kematian mendadak karena pembiusan yang gagal
3. Kematian secara lambat akibat infeksi serius disekitar kandungan
4. Rahim yang sobek (Uterine Perforation)
5. Kerusakan leher rahim (Cervical Lacerations) yang akan menyebabkan cacat pada
anak berikutnya
6. Kanker payudara (karena ketidakseimbangan hormon estrogen pada wanita)
7. Kanker indung telur (Ovarian Cancer)
8. Kanker leher rahim (Cervical Cancer)
9. Kanker hati (Liver Cancer)
10. Kelainan pada placenta/ari-ari (Placenta Previa) yang akan menyebabkan cacat
pada anak berikutnya dan pendarahan hebat pada saat kehamilan berikutnya
11. Menjadi mandul/tidak mampu memiliki keturunan lagi (Ectopic Pregnancy)
12. Infeksi rongga panggul (Pelvic Inflammatory Disease)
13. Infeksi pada lapisan rahim (Endometriosis)
Proses aborsi bukan saja suatu proses yang memiliki resiko tinggi dari segi kesehatan dan keselamatan seorang wanita secara fisik, tetapi juga memiliki dampak yang sangat hebat terhadap keadaan mental seorang wanita.

Gejala ini dikenal dalam dunia psikologi sebagai “Post-Abortion Syndrome” (Sindrom Paska-Aborsi) atau PAS. Gejala-gejala ini dicatat dalam “Psychological Reactions Reported After Abortion” di dalam penerbitan The Post-Abortion Review (1994).

Pada dasarnya seorang wanita yang melakukan aborsi akan mengalami hal-hal seperti berikut ini:
1. Kehilangan harga diri (82%)
2. Berteriak-teriak histeris (51%)
3. Mimpi buruk berkali-kali mengenai bayi (63%)
4. Ingin melakukan bunuh diri (28%)
5. Mulai mencoba menggunakan obat-obat terlarang (41%)
6. Tidak bisa menikmati lagi hubungan seksual (59%)

B.Aborsi bukan sekedar masalah medis atau kesehatan masyarakat, namun juga problem sosial yang muncul karena manusia mengekor pada peradaban barat. Maka pemecahannya haruslah dilakukan secara komprehensif-fundamental-radikal, yang intinya adalah dengan mencabut sikap taqlid kepada peradaban barat dengan menghancurkan segala nilai dan institusi peradaban barat yang bertentangan dengan Islam, untuk kemudian digantikan dengan peradaban Islam yang manusiawi dan adil.
C.Saya tidak setuju apabila aborsi dilegalkan di Indonesia. Alasan yang menjadi pertimbangan adalah jika aborsi dilegalkan maka pergaulan bebas dan seks diluar nikah akan semakin marak, dan ini akan membuat degradasi moral bagi generasi bangsa kita. Tetapi saya setuju terhadap tindakan aborsi apabila atas dasar-dasar indikasi medis dimana seorang wanita yang jika tidak diaborsi mudharatnya akan lebih besar.

commenter
KOSIM NURSEHA Said,
February 9th, 2009 @6:45 am  

NAMA : KOSIM NURSEHA
JURUSAN : PBI 1B

JAWABAN
A.-Dari sisi medis :rusaknya organ reproduksi,resiko kanker rahim,dan dapat berakibat fatal pada kematian.
-Dari sisi sosial :maraknya pergaulan seks bebas,high cost society,terancamnya generasi baru.
-Dari sisi moral : rendahnya moral kaum wanita,membuat kepribadian masyarakat yang tidak baik,rusaknya moral seseorang yang melakukan aborsi.

B.Kiat mengatasi masalah aborsi : memberikan pelajaran kepada pelajar-pelajar remaja tentang seks education,memberikan pelajaran agama yang baik kepada pelajar tentang larangan aborsi,kepada orang tua harus mengawasi kegiatan anaknya diluar sekolah lebih ketat,memberikan sosialisasi kepada masyarakat bahaya melakukan tindakan aborsi,mensosialisasikan program keluarga berencana kepada masyarakat.
C.saya tidak setuju,karena jika aborsi dilegalkan akan banyak menimbulkan hal-hal yang pada umumnya memberikan dampak negatif baik bagi pelaku aborsi itu misalnya kerusakan organ aborsi,menimbulkan kanker pada rahim,dan juga akan merusak moralitas bangsa,keadaan sosial di masyarakat semakin tak terkendali serta dapat menimbulkan kejahatan-kejahatan lainnya.

commenter
February 9th, 2009 @9:52 am  

Ass…
1. Efek aborsi
- Rasa sakit bahkan infeksi dan kematian
- Penurunan harga diri
- Menyebabkan depresi

2. Cara mengatasi
- Menggalakkan seminar-seminar tentang efek aborsi dikalangan remaja sejak dini disekolah-sekolah baik untuk orang tuan dan anak-anak
- Penegakan UU tentang aborsi
- Menindak tegas pelanggar UU sehingga menimbulkan efek jera
- Pembatasan tayangan/tontonan televisi termasuk pengaturan jam tayang

3. Aborsi yang dilegalkan sangat tidak saya setujui, karena menurut pendapat saya tidak dilegalkan saja sangat merajalela. Apalagi dilegalkan? mau diapain moral bangsa kita? terkesuali jika menyangkut pertimbangan medis dan itu pun harus dipertegas karena saya takut ada oknum tertentu yang memanfaatkan hal tersebut…………..

mks………

commenter
Arifin pai 1 Said,
February 9th, 2009 @11:59 am  

Efek dari aborsi:

Dari sisi medis ( bagi ibi)
- resiko pendarahan yang hebat
- rusaknya organ genetika
- sulitnya untuk hamil selanjutnya

Dari sisi social:
- maraknya pergaulan bebas
- meningkatnya kriminalitas
- high cost sociely
Dari sisi moral :
- lemah iman
- desakan ekonomi
- manusia menjadi individual dan sekuler.

* Cara mengatasi maraknya aborsi
- memberi pemahaman yang utuh tentang pergaulan pria dan wanita dalam islam
- negara juga harus peduli dan hokum harus ditegakkan untuk memberi efek jera bagi sipelaku.
- Negara juga harus bisa menegakkan UUD / peraturan tentang pria dan wanita yang bermartabat.

Saya tidak setuju , sedangkan tidak dilegalkan saja masih banyak yang melakukan aborsi ,apalagi bial dilegalkan pasti lebih banyak lagi orang melakukan ABORSI>>>>>

commenter
Hajaratunnisa PAI 1 Said,
February 9th, 2009 @12:22 pm  

Efek dari aborsi:

Dari sisi medis ( bagi ibi)
- resiko pendarahan yang hebat
- rusaknya organ genetika
- sulitnya untuk hamil selanjutnya

Dari sisi social:
- maraknya pergaulan bebas
- meningkatnya kriminalitas
- high cost sociely
Dari sisi moral :
- lemah iman
- desakan ekonomi
- manusia menjadi individual dan sekuler.

* Cara mengatasi maraknya aborsi
- memberi pemahaman yang utuh tentang pergaulan pria dan wanita dalam islam
- negara juga harus peduli dan hokum harus ditegakkan untuk memberi efek jera bagi sipelaku.
- Negara juga harus bisa menegakkan UUD / peraturan tentang pria dan wanita yang bermartabat.

Tidak setuju,karena akan banyak terjadi hubungan diluar nikah yang dapat mengakibatkan hancurnya moral bangsa indonesia.dan perbuatan ini sangat dibenci oleh ALLAH SWT.

commenter
herdiana parmasiah Said,
February 10th, 2009 @5:05 am  

1.a.efek-efek yang mengakibatkan aborsi:
medis:-resiko pendarahan hebat
-sulit hamil selanjutnya
-resili kangker

sosial:-maraknya pergaulan bebas
-high cost sodiety
-meningkatkan kriminalitas
moral:-kurang percaya diri
-merasa minder
-rusaknya nilai-nilai moral masy
b.menurut saya,untuk mengatasi maraknya terjadi aborsi peranan pemerintah,masyarakat serta indidu itu tersebut sangat penting,karena dalam hal ini kesadaran individu sangat penting.dalam hal ini saya mengharapkan pemerintah lebih aktif lagi,misalnya membuat suatu undang-undang bagi seorang wanita yang melakukan aborsi.Hal ini juga harus didukung dengan kesadaran dari individualisme sendiri,misalnya dengan mencegah adanya pergaulan bebas,dan meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai bahaya aborsi.

c.saya sangat tidak setuju jika aborsi dilegalkan di indonesia,karena apa yang telah kita ketahui bahwa indonesia merupakan negara yang mayoritas islam,dan sudah sangat jelas islam sangat menentang adanya aborsi.Jika hal ini terjadi maka akan semakin banyak wanita-wanita yang melakukan aborsi sehingganya akan semakin banyak pula bayi-bayi yang akan mati di indonesia,dan bisa kita bayangkan seberapa besar dosa yang kita lakukan karna telah membunuh sekian banyak bayi-bayi yang tidak berdosa.

commenter
dewi sartika/ pai smester 1 Said,
February 10th, 2009 @5:10 am  

A.-Sisi sosial :-ditoalak oleh keluarga,teman,bahkan pacar sendiri. -dicemooh dan digunjingkan oleh masyarakat sekitar, -sosialisasi kepada masyarakat akan berkurang,sebab telah merasa minder karena telah melakukan aborsi.
-Sisi moral :-mulai menggunakan obat terlarang, -gangguan mental pasca aborsi mulai dari mimpi buruk dll, -ingin melakukan bunuh diri,karena merasa bersalah telah membunuh bayinya sendiri.

B.berhubung aborsi lebih banyak dilakukan olah remaja wanita yang belum menikah, sebaiknya ortu lbh menjaga dan memperhatikan anaknya,dengan memberikan kasih sayang dan perlindungan yang cukup sehingga sianak tdk mencarinya diluar rumah yang salah satunya dengan pacaran.dan pemerintah sebaiknya lebih tegas dlm menangani tersangka yang melakukan aborsi

C. tidak, karena dengan dilegalkannya aborsi,akan memberikan peluang yang besar untuk pasangan yang belum menikah untuk melakukan seks bebas,serta akan menambah tingkat kematiaan.

commenter
Nurodiah PAI /Semester 1 Said,
February 10th, 2009 @6:51 am  

a. Medis 1.Resiko pendarahan hebat/kematian
2.Sulit hamil selanjutnya
3.Resiko kangker
Sosial 1.Maraknya pergaulan bebas
2.Rusaknya nilai-nilai moral masyarakat
3.Meningkatkan kriminalitas
Moral 1.Kurangnya/tidak adanya nilai-nilai
2.Kurangnya kepercayaan diri
3.Merasa minder

b.Menurut pendapat saya,hal ini tidak harus kita bebankan kepada pemerintah tetapi yang paling pnting adanya kesadaran diri sendiri,yaitu dengan meningkatkat pemahaman individu maupun masyarakat dengan adanya aborsi.dengan cara mencegah adanya pergaulan bebas dan meningkatkan ilmu pengetahuan tentang agama.

c.Saya tidak setuju dengan dilegalkannya aborsi,karna dengan cara dilegalkannya aborsi maka semakin banyak orang yang melakukan aborsi tersebut.

commenter
Yuyun Wahyuni / PAI Said,
February 10th, 2009 @8:46 am  

a. - Sisi medis : 1. Resiko pendarahan hebat yang dapat menyebabkan kematian
2. Rusaknya organ genetalia feminina
3. Sulit hamil kembali
4. Resiko kanker
- sisi sosial :1. maraknya pergaulan bebas
2. meningkatnya kriminalitas
3. high cost society
- sisi moral : 1. rusaknya moral masyarakat
b. tajamkan iman & naluri, menghindari pergaulan bebas, senantiasa menjaga moral dan perilaku, memperbanyak kegiatan-kegiatan positif.
c. tidak setuju, karena dilihat dari dampak aborsi yang justru dapat membahayakan nyawa sang Ibu serta dampak moral dan sosial yang tidak baik, maka untuk Indonesia yang lebih baik sudah sangat pasti akan lebih pas untuk tidak melegalkan aborsi tersebut.

commenter
yuliana - PBI I C Said,
February 10th, 2009 @12:03 pm  

1.efek dari sisi medis : kerusakan leher rahim yang bisa berakibat kanker leher rahim, dari sisi sosial:mengakibatkan gangguan psikologi( menjadi depresi), sisi moral: rusaknya nilai-nilai moral agama dengan semakin marak pergaulan bebas.
2.dengan menerapkan sanksi yang layak, memperbaiki ekonomi, pendidikan, tatanan sosial agar membantu dan melindungi hak-hak wanita hamil yang lebih layak, membuang pola budaya liberal dan sekularisme dengan merubah dengan nilai Islam sehingga tidak terjadi aborsi khususnya ilegal aborsi.
3.sangat tidak setuju, sebab melegalkan aborsi sama halnya melegalkan pergaulan bebas yang akan menambah masalah baru sehingga orang khususnya remaja akan semakin berbuat semaunya karena mereka menilai dirinya telah dilindungi undang-undang untuk legal melakukan aborsi. jadi,ini justru akan merusak nilai2 agama dan moral bangsa khususnya kaum perempuan.

commenter
indrayani pbi b 1 Said,
February 10th, 2009 @12:04 pm  

a. rusaknya organ reproduksi, maraknya pergaulan seks bebas, kehilangan harga diri.
b. tanamkan ilmu agama pd generasi muda, adakan seminar2 aborsi, tdk membiarkan generasi muda bergaul scr bebas.
c. Tidak, krn akan merusak generasi selanjutnya serta menghilangkan rasa percaya diri pd org yg melakukan aborsi.

commenter
Devi Said,
February 10th, 2009 @1:06 pm  

Aborsi. Dampaknya dari sisi Medis, Sosial, dan Moral

A. Sisi Medis :
1. Kematian karena terlalu banyak pendarahan
2. Kematian mendadak karena pembiusan yang gagal
3. Kematian secara lambat akibat infeksi serius disekitar kandungan.
4. Sobeknya rahim (Uterine Perforation)
5. Kerusakan leher rahim (Cervical Lacerations) yang akan menyebabkan cacat pada anak berikutnya.
6. Kanker payudara (karena ketidakseimbangan hormon estrogen pada wanita)
7. Kanker indung telur (Ovarian Cancer)
8. Kanker leher rahim (Cervical Cancer)
9. Kanker hati (Liver Cancer)
10. Kelainan pada placenta/ari-ari (Placenta Previa) yang akan menyebabkan cacat pada anak berikutnya dan pendarahan hebat pada saat kehamilan berikutnya.
11. Infeksi rongga panggul (Pelvic Inflammatory Disease)
12. Menjadi mandul/tidak mampu memiliki keturunan lagi (Ectopic Pregnancy)
13. Infeksi pada lapisan rahim (Endometriosis)
14. Infeksi alat reproduksi karena melakukan kuretase (secara medis) yang dilakukan secara tak steril. Hal ini membuat remaja mengalami kemandulan dikemudian hari setelah menikah.
15. Pendarahan sehingga remaja dapat mengalami shock akibat pendarahan dan gangguan neurologist. Selain itu pendarahan juga dapat mengakibatkan kematian ibu maupun anak atau keduanya.
16. Resiko terjadinya reptur uterus atau robeknya rahim lebih besar dan menipisnya dinding rahim akibat kuretase. Kemandulan oleh karena robeknya rahim, resiko infeksi, resiko shock sampai resiko kematian ibu dan anak yang dikandungnya.
17. Terjadinya fistula genital traumatis adalah suatu saluran atau hubungan antara genital dan saluran kencing atau saluran pencernaan yang secara normal tidak ada.

B. Sisi Sosial
1. menghambat komunikasi. Pada umumnya seorang perempuan tak hendak membicarakan aborsi yang dialaminya; melainkan aborsi itu tetap tinggal sebagai suatu rahasia kelabu yang harus ditanggungnya seorang diri. Ia juga tak hendak mengingat kejadian-kejadian seputar aborsi atau prosedur aborsi itu sendiri; kenangan macam itu tidak menyenangkan lagi menyakitkan. Tambahan beban berupa hambatan komunikasi ini menyertai perasaan-perasaan depresi, sedih, menghindarkan diri dan penyangkalan diri. Sebagai misal, orang akan berbicara dengan mudah mengenai operasi usus buntu, operasi lutut atau bahkan operasi bedah plastik; namun tak seorang pun berbicara bebas mengenai menggugurkan kandungan.
2. tindakan aborsi berdampak negatif atas relasi dengan orang lain. Si perempuan akan menolak laki-laki yang mungkin telah mendesaknya untuk menggugurkan kandungannya atau yang menyetujui aborsi tersebut. Ia akan menarik diri dari yang lain, khawatir akan penilaian dan penghakiman mereka atas tindakannya yang keji. Ia tinggal dalam keterasingan. Ketiga alasan terakhir ini - rasionalisasi dan upaya menekan perasaan, hambatan komunikasi dan keterasingan - bersatu menghambat proses pemulihan.
3. Kehilangan harga diri di hadapan orang lain.

Sisi Moral :
1. Ketiga, jauh dalam lubuk hati, seorang, baik laki-laki maupun perempuan, tahu bahwa aborsi adalah salah dan bahwa seorang bayi dibunuh. Namun demikian, orang akan berusaha merasionalisasikan tindakannya atau mengenyahkan perasaan-perasaan tersebut. Lama-kelamaan, dampak aborsi akan meledak dalam kehidupan manusia dengan efek-efek yang menghancurkan.
2. Mulai mencoba menggunakan obat-obat terlarang
3. Ingin melakukan bunuh diri

commenter
Isdianto PBI-B, SOAL A Aborsi Said,
February 11th, 2009 @2:28 am  

1. Dari segi medis aborsi dapat merusak leher rahim (Cervical Lacerations) yang akan menyebabkan cacat pada anak berikutnya
2. Efek aborsi dari segi social. Setiap melakukan aborsi kemungkinan besar dapat terjadi kematian mendadak karena pendarahan hebat. Kejadian ini berpengaruh besar terhadap para ibu atau lingkungan masyarakat.
3. Dari segi moral aborsi adalah membunuh, Membunuh berarti melawan terhadap perintah Allah.

commenter
Isdianto PBI-B, SOAL B, Aborsi Said,
February 11th, 2009 @2:29 am  

Yaitu dengan cara membatasi atau meniadakan maraknya praktik aborsi, ada baiknya pemerintah menggiatkan kembali program keluarga berencana (KB) dan rencana berkeluarga (RB).Penjarangan kelahiran melalui KB yang didahului atau dilengkapi dengan pendidikan dan penyuluhan tentang RB dapat menciptakan keteraturan hidup yang sehat dan bahagia dalam kaitan dengan kegiatan seksual pasangan hidup dalam lembaga pernikahan

commenter
Isdianto PBI-B, SOAL C, Aborsi Said,
February 11th, 2009 @2:30 am  

Tidak setuju karena, Pernah diberitakan tentang praktik aborsi oleh seorang dokter di sebuah klinik bersalin di Jakarta Utara. Paling kurang dalam satu kuartal ini, sudah sepuluh janin bayi digugurkan secara melanggar hukum. Mungkin akan ditemukan tambahan janin bayi jika penggalian lokasi tempat pembuangan janin ditemukan. Berita demikian semakin seru, menyedihkan, dan bahkan mendirikan bulu kuduk, karena adanya tambahan berita bahwa dalam setahun, sudah jelas tercatat dua setengah juta janin bayi yang digugurkan secara gelap. Bayangkan tambahan jumlah abortus provocatus yang belum terdeteksi. Pasti jauh melebihi jumlah yang sudah tercatat.

commenter
Lisda elistasari PBI B Semester 1 Said,
February 11th, 2009 @2:59 am  

a. 3 efek yang diakibatkan aborsi
- medis : dapat mengakibatkan penyakit kanker dinding rahim pada si ibu yang melakukan aborsi
- sosial : dilecehkan dan dihujat oleh masyarakat, dijauhi oleh keluarga sendiri
- moral : bisa menjadi gila dan strees jika muncul rasa bersalah karena melakukan aborsi,
teriak-teriak sendiri dan dihantui rasa ketakutan.

b. kiat mengatasi maraknya aborsi
- pengendalian diri agar tidak terpengaruh dan terjerumus pada pergaulan bebas
- pemerintah membuat aturan dan sanksi yang berat bagi si pelaku aborsi, pemberi petunjuk
dan informasi mengenai aborsi, serta para bidan, doktor, dan dukun beranak.
- melakukan investigasi menutup segala bentuk tempat praktek aborsi.

c. tidak!!!!!!!!!!!
apa jadinya Indonesia jika aborsi dilegalkan, belum dilegalkan saja Indonesia sudah
menjadi negara yang amat buruk dimata dunia, apalagi jika dilegalkan.
jika aborsi dilegalkan maka paham-paham sekulerisme akan menjamur, pergaulan bebas akan
menjadi pandangan yang biasa bagi masyarakat, dan tentunya akan memberi keuntungan yang
besar bagi orang-orang yang memiliki usaha praktek aborsi.

commenter
NUR ARLINDA /PBI (I.B) Said,
February 11th, 2009 @2:59 am  

1. a.sisi medis : yang melakukan aborsi memiliki resiko kanker dinding rahim, dan bisa menyebabkan mandul(tidak berketurunan)
b.sisi sosial : orang yang pernah melakukan aborsi apalagi sampai diketahui orang sekelilingnya maka ia akan dikucilkan karena dianggap pernah melakukan sesuatu yang aib. dan dapat menimbulkan persepsi buruk di masyarakat,
c. sisi moral : dimasyarakat tentu akan menimbulkkan pedebatan panjang, sisi moral orang yang pernah melakukan aborsi tentu terpukul merasa dii pernah melakukan kejahatan dan biasanya ddihantui rasa takut dan bersalah yang menyebabkan ia lepas kontrol bahkan bisa gila.

2. Pemerintah perlu lebih giat dalam memberantas aborsi ilegal dan tanpa alasan tepat ini dengan mencabut izin praktek aborsi yang legal sekalipn jika tidak berjalan sesuai prosedur,,, pengendalian diri pribadi dalam pergaulan pun merupakan hal penting agar tidak salah jalan yang menyebabkan kita berfikir untuk melakuan tindakan aborsi karena mnutup malu,,, perlu ada tindakan tegas (hukuman) bagi pelaku aborsi yang diatu dalam UU,,,sosialisasi mengenai bahaya aborsi baik sisi medis dan agama tentunya.

3.TIDAK SETUJU JIKA ABORSI DILEGALKAN DI INDONESIA,karena : akan jadi satu jalan bagi oang-orang yang memang menghendaki jalan ini unuk meraih keuntungan atau misinya,,, jadi jalan bagi generasi yang memang “hobi” bergaul bebas karena merasa aman dengan pelegalan aborsi ini,,,makin memperjelas bahwa negara kita adalah negara liberal yang tidak memiliki pertimbangan kuat bagi efek pelegalan aborsi terutama masalah moral bangsa yang saat ini terpuruk apalagi dengan ditambah UU pelegalan Aborsi ,,,

commenter
Muhammad Amsal PBI.B Said,
February 11th, 2009 @4:59 am  

a. Aborsi spontan / alamiah berlangsung tanpa tindakan apapun. Kebanyakan disebabkan karena kurang baiknya kualitas sel telur dan sel sperma, sedangkan
Aborsi buatan / sengaja adalah pengakhiran kehamilan sebelum usia kandungan 28 minggu sebagai suatu akibat tindakan yang disengaja dan disadari oleh calon ibu maupun si pelaksana aborsi (dalam hal ini dokter, bidan atau dukun beranak).
Aborsi terapeutik / medis adalah pengguguran kandungan buatan yang dilakukan atas indikasi medik. Sebagai contoh, calon ibu yang sedang hamil tetapi mempunyai penyakit darah tinggi menahun atau penyakit jantung yang parah yang dapat membahayakan baik calon ibu maupun janin yang dikandungnya. Tetapi ini semua atas pertimbangan medis yang matang dan tidak tergesa-gesa.

b.Jika anda sedang memikirkan untuk melakukan aborsi, tenangkan pikiran anda. Aborsi bukanlah suatu solusi sama sekali. Aborsi akan membuahkan masalah-masalah baru yang bahkan lebih besar lagi bagi anda – di dunia dan di akhirat.

c. tidak,,karena sangat bertentangan dengan hukum dan agama.

commenter
Ismail Saleh PBI.B Said,
February 11th, 2009 @5:01 am  

a. 1.Aborsi spontan / alamiah berlangsung tanpa tindakan apapun. Kebanyakan disebabkan karena kurang baiknya kualitas sel telur dan sel sperma, sedangkan
2.Aborsi buatan / sengaja adalah pengakhiran kehamilan sebelum usia kandungan 28 minggu sebagai suatu akibat tindakan yang disengaja dan disadari oleh calon ibu maupun si pelaksana aborsi (dalam hal ini dokter, bidan atau dukun beranak).
3.Aborsi terapeutik / medis adalah pengguguran kandungan buatan yang dilakukan atas indikasi medik. Sebagai contoh, calon ibu yang sedang hamil tetapi mempunyai penyakit darah tinggi menahun atau penyakit jantung yang parah yang dapat membahayakan baik calon ibu maupun janin yang dikandungnya. Tetapi ini semua atas pertimbangan medis yang matang dan tidak tergesa-gesa.

b.Jika anda sedang memikirkan untuk melakukan aborsi, tenangkan pikiran anda. Aborsi bukanlah suatu solusi sama sekali. Aborsi akan membuahkan masalah-masalah baru yang bahkan lebih besar lagi bagi anda – di dunia dan di akhirat.

c. tidak,saya sangat tidak setuju karena dengan melegalkan aborsi berarti pemerintah juga melegalkan pembunuhan..

commenter
marwa PBI.B Said,
February 11th, 2009 @9:28 am  

a. -Aborsi spontan / alamiah berlangsung tanpa tindakan apapun. Kebanyakan disebabkan karena kurang baiknya kualitas sel telur dan sel sperma, sedangkan
-Aborsi buatan / sengaja adalah pengakhiran kehamilan sebelum usia kandungan 28 minggu sebagai suatu akibat tindakan yang disengaja dan disadari oleh calon ibu maupun si pelaksana aborsi (dalam hal ini dokter, bidan atau dukun beranak).
-Aborsi terapeutik / medis adalah pengguguran kandungan buatan yang dilakukan atas indikasi medik. Sebagai contoh, calon ibu yang sedang hamil tetapi mempunyai penyakit darah tinggi menahun atau penyakit jantung yang parah yang dapat membahayakan baik calon ibu maupun janin yang dikandungnya. Tetapi ini semua atas pertimbangan medis yang matang dan tidak tergesa-gesa.

b.membatasi pergaulan bebas, kalau bisa menghilangkannya.

c.tidak,karena tidak sesuai dengan norma2 kehidupan.

commenter
Nurjaya PBI.B/semester 1 Said,
February 11th, 2009 @9:29 am  

1. 3 efek yang diakibatkan Aborsi (sisi medis , sosial, dan moral)
a. Sisi medis
Rusaknya organ - oragn reproduksi
Resiko kanker
Kematian
b. Sisi Sosial
Rusaknya sendi - sendi sosial
Maraknya pergaulan bebas
Terancamnya generasi selanjutnya
c. Sisi Moral
Perzinahan terjadi dimana - mana
Aborsi atau pembunuhan terjadi dimana - mana, dan merupakan hal yang biasa,
bukan hal yang tabu
2. Menurut saya, kiat untuk mengatasi Aborsi adalah
Dengan memperbaiki aqidah setiap individu masyarakat, sehingga masyarakat memiliki pemikiran, perasaan, dan peraturan yang sama, sehingga masyarakat akan berusaha untuk menjalani kehidupan sehari - hari sesuai dengan hukum - hukum syara’, sehingga masyarakat akan mencampakkan sistem yang sekarang ini sedang berlaku, sistem sekulerisme, kapitalisme berganti dengan sistem Islam yang mengatur masyarakat dalam menjalani kehidupan sehari - hari yang datang dari yang Maha Tahu, Allah SWT.
3. Tidak setuju !!! Karena apabila Aborsi ini dilegalkan justru akan menambah banyak kasus Aborsi yang terjadi, jika alasan pemerintah adalah dikarenakan jumlah AKI meningkat salah satu penyebabnya adalah Aborsi yang tidak aman, sehingga Aborsi di legalkan, ini merupakan pembodohan masal.Jumlah AKI meningkat dikarenakan pelayanan kesehatan yang minim dan ditambah dengan mahalnya biaya kesehatan.dan ternyata kasus aborsi hanya menyumbang beberapa persen saja,jadi jika pemerintah ingin mengurangi jumlah AKI maka yana harus diperbaiki adalah pelayanan kesehatan itu sendiri.jika aborsi itu dilegalkan apa jadinya Indonesia???

commenter
jernih PBI.B Said,
February 11th, 2009 @9:31 am  

a. -Aborsi spontan / alamiah berlangsung tanpa tindakan apapun. Kebanyakan disebabkan karena kurang baiknya kualitas sel telur dan sel sperma, sedangkan
-Aborsi buatan / sengaja adalah pengakhiran kehamilan sebelum usia kandungan 28 minggu sebagai suatu akibat tindakan yang disengaja dan disadari oleh calon ibu maupun si pelaksana aborsi (dalam hal ini dokter, bidan atau dukun beranak).
-Aborsi terapeutik / medis adalah pengguguran kandungan buatan yang dilakukan atas indikasi medik. Sebagai contoh, calon ibu yang sedang hamil tetapi mempunyai penyakit darah tinggi menahun atau penyakit jantung yang parah yang dapat membahayakan baik calon ibu maupun janin yang dikandungnya. Tetapi ini semua atas pertimbangan medis yang matang dan tidak tergesa-gesa.

b.menerapkan kedisiplinan dalam bermasyarakat.

c.tidak,karena tindakan aborsi adalah kejahatan besar.

commenter
Hidayah PBI.B /Semester 1 Said,
February 11th, 2009 @10:11 am  

a. 3 efek diakibatkan Aborsi :
Dari sisi Medis
1. Rusaknya organ reproduksi, Rahim yang sobek, Kerusakan leher rahim, yang akan menyebabkan cacat pada anak berikutnya, Infeksi pada rongga panggul, dan leher rahim
2. Resiko kanker, kanker Payudara karena ketidakseimbangan hormon esterogen pada wanita
3. Meninggal/kematian, karena pendarahan hebat
Dari sisi Sosial
1. Maraknya pergaulan seks bebas
2. Rusaknya sendi - sendi sosial
3. Terancamnya generasi selanjutnya
Dari sisi Moral
1. Kebebasan berekspresi
2. Kebebasan berprilaku
3. Membentuk sikap dan mendorong terbentuknya perilaku yang dapat merugikan individu pengguna dan keluarga, perilaku yang berbahaya ( melakukan sesuatu tanpa memilih - milih mana yang baik mana yang buruk )

b. Mengatasi Maraknya Aborsi
Hanya akan terlaksana dan mampu menyelesaikan masalah maraknya Aborsi dengan 3 pilar, yaitu individu yang bertaqwa, kontrol masyarakat, dan institusi negara.
1. Peran Individu, Suatu aturan Allah akan bisa diterapkan oleh setiap individu yang bertaqwa, Ketaqwaan dan keimanan yang kokoh, dengan cara pembinaan yang intensif dalam membentuk kepribadian yang islam, melalui penanaman ilmu- ilmu keislaman, dengan menjadikan aqidah dan Syariat Islam sebagai pijakannya.
2. Peran Masyarakat, Mengontrol setiap kerusakan yang terjadi di tengah - tengah umat. Saling mengingatkan, serta mengingatkan para penguasa agar tidak lalai dalam menjalankan amanahnya, mereka berkewajiban untuk mencerdaskan umatnya melalui pembinaan, agar umat berani mengingatkan pemimpinnya. Dengan terlaksananya amar makruf nahi mungkar ditengah - tengah masyarakat, baik rakyat maupun penguasa, maka terwujudlah masyarakat yang sehat.
3. Peran Negara, Negara bertanggung jawab untuk memelihara akidah Islam dan melaksanakan hukum - hukum Allah secara sempurna ditengah - tengah kehidupan. Aparat negara harus proaktif melakukan pencegahan sesuai dengan syariat Islam. Negara harus menjalankan sistem pendidikan dengan kurikulum yang Islami agar umat tidak mendewakan kebebasan berekspresi dan berperilaku. Negara adalah pengontrol di masyarakat.

c. Tidak setuju Jika Aborsi dilegalkan di Indonesia, karena akan menimbulkan banyak korban berjatuhan dan berbagai macam penyakit yang dibawanya dan lain - lain. Jika Aborsi dilegalkan di Indonesia maka, Akhlak dari bangsa Indonesia akan rusak yang umatnya mayoritas umat Islam. Aborsi merupakan bentuk kejahatan, keji dan terlarang yang akan mendatangkan azab dari Allah SWT. Ini adalah kemaslahatan kita bersama, untuk melindungi masyarakat Indonesia yang mayoritas Muslim, untuk mewujudkan Indonesia bermartabat.

commenter
Minah PBI.B/Semester 1 Said,
February 11th, 2009 @10:40 am  

a. 3 efek yang diakibatkan aborsi:
Dari sisi medis
1. Rusaknya organ-organ reproduksi
2. Resiko kanker
3. Meninggal
Dari sisi sosial
1. Maraknya pergaulan seks bebas
2. Rusaknya sendi-sendi sosial
3. Terancamnya generasi selanjutnya
Dari sisi moral
1. Kehilangan harga diri
2. Mimpi buruk berkali-kali mengenai bayi
3. Tidak dapat menikmati lagi hubungan seksual
b. Menurut saya, kiat mengatasi maraknya aborsi adalah tanamkan aqidah yang kuat pada individu masing-masing, sehingga dengan aqidah tersebut seseorang akan melaksanakan suatu perbuatan hanya berlandaskan Islam. Dan kita ketahui sendiri bahwa aborsi haram hukumnya. Karena aborsi merupakan salah satu dari akibat pergaulan bebas yang merupakan salah satu dampak diterapkanya sistem liberalisme, sekularisme. Oleh karena itu, maka sistemnya harus diubah yaitu menjadi sistem Islam yang sempurna dan menyeluruh yang berlandaskan atas hukum Allah SWT.
C. Saya tidak setuju jika aborsi dilegalkan di Indonesia karena jika aborsi dilegalkan maka akn menambah lagi jumlah kasus aborsi, sehingga bukan menyelesaikan masalah tetapi justru menambah masalah. Akibatnya semakin banyak seks bebas, perzinahan dimana-mana.

commenter
mudiah rizki aprillia. H , PBI 1 B Said,
February 11th, 2009 @10:55 am  

a. dari si2 medis, dapat mengalami resiko gangguan Psikologis , resiko kesehatan, resiko keselamatan secara fisik
- dari sisi moral, kehilangan harga diri

b. menurut saya yang pertama harus mencegah aborsi tersebut adalah pamerintah, bgaimana cara pmerintah untuk dapat mencegah atau menrtibkan oknum2 yang ikut bekera dalam melakukan aborsi tersebut, dan juga aborsi lebih banyak terjadi krna bertambah banyaknya jumlah calon para pelaku aborsi

c. setuju, agar mengurangi jumlah tindakan aborsi yg di lakukan oleh orang yg tidak berkompeten, misalnya seorang dukun beranak, dan diperlukan kesadaran bagi calon pelaku aborsi itu. sepanjang aborsi tidak dilegalkan maka angka kematian calon pelaku aborsi ( ibu ) maka akibat borsi akan terus meningkat.

commenter
nurjamilah , PBI 1 B Said,
February 11th, 2009 @10:56 am  

a. dari si2 medis, dapat mengalami resiko gangguan Psikologis , resiko kesehatan, resiko keselamatan secara fisik
- dari sisi moral, kehilangan harga diri

b. menurut saya yang pertama harus mencegah aborsi tersebut adalah pamerintah, bgaimana cara pmerintah untuk dapat mencegah atau menrtibkan oknum2 yang ikut bekera dalam melakukan aborsi tersebut, dan juga aborsi lebih banyak terjadi krna bertambah banyaknya jumlah calon para pelaku aborsi

c. setuju, agar mengurangi jumlah tindakan aborsi yg di lakukan oleh orang yg tidak berkompeten, misalnya seorang dukun beranak, dan diperlukan kesadaran bagi calon pelaku aborsi itu. sepanjang aborsi tidak dilegalkan maka angka kematian calon pelaku aborsi ( ibu ) maka akibat borsi akan terus meningkat.

commenter
WAHDAATUNNISA Said,
February 11th, 2009 @1:05 pm  

A. Dampak Aborsi :
Dari segi medis aborsi :
1. Kematiaan Mendadak karena pendarahan hebat
2. Kematian mendadak karena pembiusan yang gagal
3. Kematian secara lambat karena infeksi serius di sekitar kandungan
4. Rahim yang sobek ( Utrine Perforation )
5. Kerusakan leher rahim yang akan menyebabkan cacat pada anak beriktnya
6. Kangker payudara
7. Kangker leher rahim ( Cervical Cancer )
8. Kangker indung telur ( Ovarian Cancer )
9. Kangker hati ( Liver Cancer )
10. Infeksi rongga panggul
11. Infeksi pada lapisan rahim (Endometrisiosis )
12. Menjadi mandul
13. Sulit hamil
Dari segi social :
1 Di hindari dari masyarakat
2 Malu pada dirinya sendiri
3 Merasa terhina
4 Maraknya pergaulan bebas
5 Rusaknya nilai-nilai moral masyarakat
6 Meningkatnya kriminalitas

Dari segi moral

1 Kehilangan harga diri
2 Mimpi buruk berkali-kali mengenai aborsi
3 Ingin melakukan bunuh diri
4 Mulai mencoba menggunakan obat-obat terlarang
5 Berteriak-teriak histeris

B. Kiat Mengatasi Maraknya aborsi
Menurut saya kiatnya adalah
1 melindungi wanita dalam hal menentukan sendiri nasip kandungannya
2 melakukan pencegahan terjadinya aborsi
3 menghindari adanya pergaulan bebas
4 mengingat akan kewajiban melindungi hidup makhluk insani dari maraknya aborsi
5 Memberikan kasih sayang seutuhnya kepada yang membutuhkan
6 Mencari solusi yang terbaik dengan jalan berfikiran yang positif

C. Pelegalan Aborsi
Saya tidak setuju, jika aborsi di legalkan di Indonesia kaarena aborsi buatan illegal di dalamnya mengandung unsure-unsur criminal / kejahatan yang dapat merusak moral bangsa Indonesia. Pengguguran dalam alas an apapun di larang dan sangat bertentangan sekali dengan norma-norma yang berlaku di Indonesia. Namun, dalam keadaan darurat sebagai upaya untuk menyelamatkan jiwa seorang ibu dan janin yang di kandungnya maka dapat diambil tindakan yang berupa tindakan medis dengan cara tertentu . sebab tanpa tindakan medis tertentu itu ibu hamil dan janinnya terancam bahaya maut yang dapat merenggut nyawanya.

commenter
Nurjamilah , PBI 1B Said,
February 12th, 2009 @5:59 am  

a. dari sisi moral
- menghilangkan harga diri
- tidak bisa menikmati lagi hubungan seksual
- mendapat dosa

commenter
Nurjamilah , PBI 1B Said,
February 12th, 2009 @6:01 am  

a. dari sisi moral
- menghilangkan harga diri
- tidak bisa menikmati lagi hubungan seksual
- mendapat dosa

- dari sisi sosial,
- di cemooh orang banyak
- membuat malu keluarga
- tidak diterima di lingkungan masyarakat

commenter
muhlis Said,
February 12th, 2009 @6:05 am  

nama : muhlis
jurusan : PBI 1B

jawaban

A.-dari sisi medis = rusaknya organ-organ reproduksi,resiko kanker,meninggal.
-dari sisi sosial= maraknya pergaulan bebas,rusaknya sendi-sendi sosial,high cost society,ancaman generasi muda.
-dari sisi moral = gangguan kejiwaan.
B.memberikan sosialisasi tentang dampak negatif yang di timbulkan dari tindakan aborsi,meningkatkan iman dan takwa.
C.saya tidak setuju jika aborsi ini di legalkan di indonesia,alasan yang menjadi pertimbangan adalah jika aborsi di legalkan maka pergaulan bebas dan sex di luar nikah akan semakin marak.

commenter
sopyan (PAI semester 1) Said,
February 12th, 2009 @7:01 am  

a. Efek yang diakibkan aborsi diantaranya.

Segi medis
- resiko kesehaan
- dan keselamatan secara fisik
- resiko gangguan psikologis
segi sosial
- meresahkan msayarakat
- boleh jadi awal munculnya penyakit AIDS
- dan dapat juga berdampak pada ekonomi.
Segi moral
- akhlak kurang
- hubungan dengan sang kholik lemah
- kurangnya hubungan dengan masyarakat

b. cara mengatasi aborsi

menurut saya peribadi untuk megatasi maraknya aborsi adalah hanya satu yaitu kembalinya khilafa islam seperti zaman kejayaan ummat islam, karena kenapa, dengan berdirinya khilafah otomatis aturan-aturan islam akan diberlakukan dengan demikian kelakuan-kelakuan yang tidak sesuai dengan islam akan disingkirkan.

c. dengan dilegalkannya aborsi di indonesia sama saja kita membunuh bangsa sendiri karena disamping tidak sesuai dengan pancasila idiologi bangsa indonesia dan lebih-lebih tidak sesuai dengan agama, apalagi indonesia mayoritas islam. Maka saya sangat tidak setujuh dengan dilegalkannya aborsi.

commenter
zainudin (PAI SEMESTER 1) Said,
February 12th, 2009 @7:43 am  

a. Efek yang diakibkan aborsi diantaranya.

Segi medis
- resiko kesehatan
- keselamatan secara fisik
- resiko gangguan psikologis
segi sosial
- meresahkan msayarakat
- awal munculnya penyakit AIDS
- dan dapat merusak generasi bangsa
Segi moral
- kurangnya akhlak
- Semakin jauh dari agama
- Akan dipandang hina dalam masyarakat
- Menjadi bahan Cemoan masyarakat

b. cara mengatasi aborsi

menurut saya untuk megatasi maraknya aborsi yaitu Dengan menjabut sikap Taqlid kepada peradaban barat dengan menhancurkan segala nilai-nilai dan insitusi peradaban barat yang bertentangan dengan islam, untuk kemudian digantikan dengan peradaban islam yang manusiawi, adil dan ada satu yaitu kita kembali kepda khilafa islam seperti zaman kejayaan ummat islam, dengan berdirinya khilafah otomatis aturan-aturan islam akan diberlakukan dengan syariat islam menurut Al-Qur’an Dan Hadist dan didukung pasal-pasal KUHP Bangsa Indonesia.

c. dengan dilegalkannya aborsi di indonesia sama saja kita membunuh generasi bangsa sendiri karena tidak sesuai dengan hukum agama, Rancangan UU, Pancasila sebagai dasar bangsa indonesia dan apalagi indonesia mayoritas agama islam. Maka saya sangat tidak setujuh dengan dilegalkannya aborsi.

commenter
ARIF BUDI ARTO. PAI. SEMESTER 1 Said,
February 12th, 2009 @8:02 am  

A. efek aborsi secara medis, sosial dan moral
- resiko pendaahan yang hebat/ parah
- rusaknya organ genetalia feminina
- sulit hamil selanjutnya
- resiko kangker

secar sosial & moral

- maraknya pergaulan bebas
- rusaknya nilai-nilai moral manusia
- resiko di kucilkan oleh masyarakat
- mempunyai citra yang buruk di mata masyarakat

B. mengatasi aborsi
- memberikan sosialisai tentang bahayanya aborsi secara medis, sosial dan moral
yaitu mengarakan kepada masyarakat bahwa aborsi dapat menyebabkan pendarahan yang parah, sulit hamil, resiko kangker dan bahkan seara sosial dapat di kucilkan oleh masyarakat dll.

_ memberikan sosialisasi agamis

karna begitu maraknya aborsi saat ini maka sebagai orang islam kita wajib untuk memberitahukan tentang bahaya dan keharaman aborsi kepada masyarakat seperti telah di tuliskan dalam alquran;
” sesunguhnya setiap kamu terkumpul kejadianya dalam perut ibumu selama 40 hari dalam bentuk nutfah, kemudian dalam bentuk alaqah selama itu pula, kemuddian dalam bentuk mudghah selama itu pula, kemudian di tiupkan ruh kepadanya”. (HR, Bukhari, Muslim, Abu dawud, Ahmad, dan Tarmidzi)

maka dari itu aborsi setelah kandungan berumur 4 bulan adalah Haram,karna telah membunuh mahluk yang telah bernyawa,dan ini telah termasuk dalam kategori pembunuhan yang keharamannya didasarkan pada dalil-dalil Syara

Firman allah Swt
” danjanganlah kamu membunuh anak-anak karena kemiskinan, kami akan memberikan rizqi kepada mereka dan kepadamu ” ( AL- ana aam 151)

” danjangalah kamu membunuh jiwa yang di haramkan allah (membunuhnya) melainkan dengan (alasan) yang benar”. ( Al- isra 33)

- tindakan hukum
hukuman yang di berikan secaa fisik bagi yang melakukan dan yang membantu jalannya abaorsi tersebut agar dapat menimbulkan efek jera pa pelakunya.

C. tidak setuju

karna aborsi dinilai/ dapat di katakan sebagai pembunuhan yang telah menghilangkan nyawa manusia dan banyak efek lain yang di timbulkan jika aborsi dilegalkan.

firman allah Swt
” maka demi tuhanmu mereka pada hakikatnya tidak beriman hingga mereka menjadi kamu ( Muhamad) sebagai pemutus perkara yang mereka selisihkan diantara mereka”. ( AN- nisaa 65)

” dan tidak patut bagi seorang mu’min laki-lakidan mu’min perempuan, jika allah dan rosulnya telah menetapkan suatu ketetapan, akan ada bagi mereka suatu pilihan(yang lain) tentang urusan mereka”. ( Al- ahzab 36)

dengan ayat-ayat di atas telah dapat kita tarik kesimpulan bahwa aborsi adalah perbuatan yang sangan bertentangan dengan agama islam oleh sebab itu sudah pantas untuk kita tidak menjadikannya budaya kita.

commenter
jeki rahmat (PAI) Said,
February 12th, 2009 @12:42 pm  

a.sisi medis kerusakan rahim
sisi sosial gangguan psikologi
sisi moral makin maraknya pergaulan bebas
b.1.memberikan penyuluhan tentang berbahayanya aborsi
2.memberikan sanksi hukum kepada pelaku aborsi
c.tidak,karena aborsi sama dengan menghilangkan nyawa bayi yang tidak berdosa atau tidak tahu
apa-apa oleh karena itu pemerintah harus bertindak tegas kepada pelaku-pelaku aborsi sehingga
tidak ada lagi yang berani melakukan aborsi.

commenter
AMIRUDDIN Said,
February 12th, 2009 @1:00 pm  

Aborsi
1. Tuliskan 3efek yang diakibatkan aborsi (dari sisi medis, sosial, dan moral)
2. Menurut Anda, bagaimana kiat mengatasi maraknya aborsi?
3. Apakah Anda setuju jika aborsi dilegalkan di Indonesia ? Jelaskan!

Jawaban
1. a. Sisi medis:
- Kematian mendadak karena pendarahan hebat
- Rahim yang sobek (Uterine Perforation),
- Kelainan pada placenta/ ari-ari (Placenta Previa) yang akan menyebabkan cacat pada anak berikutnya dan pendarahan hebat pada saat kehamilan berikutnya.
b. Sisi sosial:
- Kehilangan harga diri.
- Berteriak-teriak histeris.
- Tidak bisa menikmati lagi hubungan seksual

2. Kiat mengatasi aborsi yakni menjaga maraknya pergaulan bebas disaat-saat sekarang. Jadi menghimbau pada para pemuda dan pemudi agar bisa menyadari diri dan tidak semena-mena melakukan hubungan sex di luar nikah agar mengurangi maraknya aborsi.

3. Tidak, karena Negara kita adalah Negara yang mempunyai hokum dan mempunyai aturan dan undang-undang yang berlaku di Negara kita. Lagipula aborsi adalah sesuatu hal yang dilarang oleh Allah S.W.T.

commenter
SUSI SUSANTI. PBI B (SATU) Said,
February 12th, 2009 @1:04 pm  

1. medis: tdk dpt hamil lagi,merangsang timbulnya kanker,kerusakan pada organ intim wanita.
sosial: dihindari,digunjingkan,dan dikucilkan.
moral: merasa bersalah,depresi,trauma.

2.hindari pergaulan bebas,bekumpullah pada lingkungan yang sehat.
3.setuju,dengan berbagai syarat bila dianggap aborsi sebagai jalan terbaik untuk menyelamatkan sang ibu,tetapi bila untuk menutupi AIB maka aborsi tdk pantas di LEGAL kan..

commenter
SARMAN PAI 1 Said,
February 12th, 2009 @1:09 pm  

Aborsi
1. Tuliskan 3efek yang diakibatkan aborsi (dari sisi medis, sosial, dan moral)
2. Menurut Anda, bagaimana kiat mengatasi maraknya aborsi?
3. Apakah Anda setuju jika aborsi dilegalkan di Indonesia ? Jelaskan!

Jawaban
1. a. Sisi medis:
- Kematian mendadak karena pendarahan hebat
- Rahim yang sobek (Uterine Perforation),
- Kelainan pada placenta/ ari-ari (Placenta Previa) yang akan menyebabkan cacat pada anak berikutnya dan pendarahan hebat pada saat kehamilan berikutnya.
b. Sisi sosial:
- Kehilangan harga diri.
- Berteriak-teriak histeris.
- Tidak bisa menikmati lagi hubungan seksual

2. Kiat mengatasi aborsi yakni menjaga maraknya pergaulan bebas disaat-saat sekarang. Jadi menghimbau pada para pemuda dan pemudi agar bisa menyadari diri dan tidak semena-mena melakukan hubungan sex di luar nikah agar mengurangi maraknya aborsi. Termasuk peran orang tua yang harus menjaga anak-anaknya dari pergaulan bebas. Tidak luput pula dari tugas pemerintah yang harus bisa mengawasi dan memberi pendidikan yang baik di dalam lingkungan sekolah.

3. Tidak, karena Negara kita adalah Negara yang mempunyai hokum dan mempunyai aturan dan undang-undang yang berlaku di Negara kita. Lagipula aborsi adalah sesuatu hal yang dilarang oleh Allah S.W.T. Aborsi juga mempunyai efek negative yang sangat berbahaya bagi kesehatan wanita.
Aborsi juga merupakan perbuatan dosa, merugikan atau merusak janin wanita. Maka seharusnyalah kita semua bersatu untuk memberantas atau paling tidak mencegah aborsi.

commenter
SUKAJIR PAI 1 Said,
February 12th, 2009 @1:13 pm  

MSG
1. Sebutkan 2 efek bahaya MSG bagi ibu hamil/anak – anak!
2. Bagaimana cara membuat Ajishio-(Formula aman mengkonsumsi MSG)

Jawaban:
1. - Peracunan trasnplacental pada janin manusia dan dapat menembus plasenta janin setelah ibu mengonsumsi makanan yang kaya glutamat. Kemudian akan menembus jaringan di berbagai organ penting.
- Memicu reaksi gatal-gatal, bintik-bintik merah di kulit, keluhan mual, muntah-muntah, sakit kepala, migren, asmah, bahkan depresi.

2. Untuk membuat MSG buatan yang tidak terlalu banyak mengandung zat MSG itu sendiri yaitu dengan cara mencampur garam yang takarannya 90% dengan vetsin yang takarannya cuma 10 % kemudian disangrai. Setelah itu, jadilah MSG buatan yang tidak terlalu berbahaya jika dikonsumsi.

commenter
heny fitriyani PBI/B Said,
February 12th, 2009 @2:16 pm  

a. Aborsi spontan / alamiah berlangsung tanpa tindakan apapun. Kebanyakan disebabkan karena kurang baiknya kualitas sel telur dan sel sperma, sedangkan
Aborsi buatan / sengaja adalah pengakhiran kehamilan sebelum usia kandungan 28 minggu sebagai suatu akibat tindakan yang disengaja dan disadari oleh calon ibu maupun si pelaksana aborsi (dalam hal ini dokter, bidan atau dukun beranak).
Aborsi terapeutik / medis adalah pengguguran kandungan buatan yang dilakukan atas indikasi medik. Sebagai contoh, calon ibu yang sedang hamil tetapi mempunyai penyakit darah tinggi menahun atau penyakit jantung yang parah yang dapat membahayakan baik calon ibu maupun janin yang dikandungnya. Tetapi ini semua atas pertimbangan medis yang matang dan tidak tergesa-gesa.

b. mengontrol setiap tingkah laku anak dalam bergaul.

c. tidak

commenter
muhammad yusuf Said,
February 12th, 2009 @2:20 pm  

maaf pak saya mau meralat jawaban…

a. medis
Pada saat melakukan aborsi dan setelah melakukan aborsi ada beberapa resiko yang akan dihadapi seorang wanita, seperti yang dijelaskan dalam buku “Facts of Life” yang ditulis oleh Brian Clowes, Phd yaitu:
1. Kematian mendadak karena pendarahan hebat
2. Kematian mendadak karena pembiusan yang gagal
3. Kematian secara lambat akibat infeksi serius disekitar kandungan
4. Rahim yang sobek (Uterine Perforation)
5. Kerusakan leher rahim (Cervical Lacerations) yang akan menyebabkan cacat pada
anak berikutnya
6. Kanker payudara (karena ketidakseimbangan hormon estrogen pada wanita)
7. Kanker indung telur (Ovarian Cancer)
8. Kanker leher rahim (Cervical Cancer)
9. Kanker hati (Liver Cancer)
10. Kelainan pada placenta/ari-ari (Placenta Previa) yang akan menyebabkan cacat
pada anak berikutnya dan pendarahan hebat pada saat kehamilan berikutnya
11. Menjadi mandul/tidak mampu memiliki keturunan lagi (Ectopic Pregnancy)
12. Infeksi rongga panggul (Pelvic Inflammatory Disease)
13. Infeksi pada lapisan rahim (Endometriosis)

-moral & sosial
Proses aborsi bukan saja suatu proses yang memiliki resiko tinggi dari segi kesehatan dan keselamatan seorang wanita secara fisik, tetapi juga memiliki dampak yang sangat hebat terhadap keadaan mental seorang wanita.

Gejala ini dikenal dalam dunia psikologi sebagai “Post-Abortion Syndrome” (Sindrom Paska-Aborsi) atau PAS. Gejala-gejala ini dicatat dalam “Psychological Reactions Reported After Abortion” di dalam penerbitan The Post-Abortion Review (1994).

Pada dasarnya seorang wanita yang melakukan aborsi akan mengalami hal-hal seperti berikut ini:
1. Kehilangan harga diri (82%)
2. Berteriak-teriak histeris (51%)
3. Mimpi buruk berkali-kali mengenai bayi (63%)
4. Ingin melakukan bunuh diri (28%)
5. Mulai mencoba menggunakan obat-obat terlarang (41%)
6. Tidak bisa menikmati lagi hubungan seksual (59%)

Diluar hal-hal tersebut diatas para wanita yang melakukan aborsi akan dipenuhi perasaan bersalah yang tidak hilang selama bertahun-tahun dalam hidupnya.

commenter
TUTI PAI I Said,
February 13th, 2009 @6:19 am  

A, medis.
_ kematian mendadak
_ rahuim yang sobek
_ kanker indung telur.

Social.
_ menimbulkan stigma yang buruk pada mata masyarakat. Karena ia telah melakukan hal yang buruk.

Moral.
_ kehilangan harga diri
_ berteriak –teriaki histeris
_ ingin melakukan bunuh diri.

B. menurut saya baiknya kalau pelaku aborsi di tindak tegas sesuai hokum yang berlaku .bahkan harus dihukum seberat-berstnya. Agar barang sipa yang melakukan prakter aborsi.bisa jera.

commenter
Heryandi /PBI-B Said,
February 13th, 2009 @7:29 am  

a. 3 efek aborsidari sisi medis yaitu : menjadi mandul/tidak mampu memiliki anak lagi, kanker indung telur, kanker payudara. 3 efek aborsi dari sisi moral yaitu : berteriak-teriak histeris, ingin melakukan bunuh diri, tidak bisa menikmati lagi hubungan seksual. 3 efek aborsi dari sisi sosial yaitu :di cap buruk dilingkungan masyarakat, pembicaraan/acuh dengan tetangga, komunikasi yang kurang baik di masyarakat.
b.kiat-kiat mengatasi maraknya aborsi yaitu aborsi bukanlah suatu solusi sama sekali tetapi aborsi akan membuahkan masalah baru yang bahkan lebih besar lagi didunia dan akhirat. dalam melakukan hubungan seks sebaiknya dilakukan dengan benar. dengan melukan kontrasepsi dan yang paling aman adalah tidak melakukan hubungan seks sama sekali.
c.di indonesia aborsi dianggap ilegal kecuali atas alasan medis untuk menyelamatkan nyawa sang ibu. oleh karena itu aborsi dapat dikenai pidana oleh negara. saya setuju aborsi dilegalkan tetapi jika atas alasan medis.

commenter
Husnah PAI/semester 1 Said,
February 13th, 2009 @7:37 am  

A. 3EFEK ABORSI
1 MEDIS
1) Resiko kematian akibat dari pembiusan yang gagal serta pendarahan hebat
2) Resiko kerusakan leher rahim,kelainan pada plasenta yang berakibat besar cacat pada anak bahkan fatalnya tidak dapat hamil lagi atau mandul (ectopic pregnancy)
3) Resilo kanker seperti kankaer indung telur (ovarium cancer), kanker leher rahim (cevical cancer ), kanker hati ( liver cancer ), dan kanker payudara karena ketidak seimbangan hormon extrogen pada wanita.
2 MORAL
1) Semakin maraknya hubungan seksual ( free seks )
2) Rusaknya nilai – nilai moral masyarakat karena tidak ada agama sebagai filter
3) Meningkatnya kriminalitas , karena aborsi ini tidak legal baik hukum negara maupaun agama
3 SOSIAL
Resiko psikologi yang menurut hasil penelitian yang dilakukan salah satu badan internasional menyebutkan
1) 82% beresiko kehilangan harga diri, atau mengaggapdirinya sudah tidak berguna lagi dan 28% mengakhiri hidupnya.
2) 51% beresiko mengalami gangguan mental
3) 41% merasa minder dan mulai mencoba – coba obat – obat terlarang .
B. KIAT MENGATASI ABORSI
Kiat mengatasi aborsi pertama – tama harus dimukai dari keluarga yang menanamkan ilmu agama pada anak anaknya membekali mreka pengetahuan akan dampak dan bahaya dari pergaulan bebas
Memacu diri untuk berprestasi dan yang lebih penting adalah mengetahui hakekat indahnya rezeki berupa keturunan
C tidak setuju, pelegelan aborsi bukan pemecahan masalah yang pendek dan singkat tapi justru menciptakan masalah baru yang lebih besar dengan dampak yang lebih besar seperti pembunuhan massal
Legal aborsi sama seperti prinsip lokalisasi, banyak celah untuk free seks. Apa jadinya sebuah negara yang sudah tidak memiliki hati dan moral
Legal aborsi bukan solusi dari mata rantai yang pendek tapi awal dari rantai terpanjang sebuah masalah dan yang pasti awal kehancuran moral bangsa
Sebagai perempuan kita berhak dilindungi dari eksploitasi terutama aborsi.kilta harus mulai berfikir ”nanti bagaimana bukannya bagaimana nanti ”
So protect your self anad say no to free life and free seks !!!!!

commenter
Husnah PAI/semester 1 Said,
February 13th, 2009 @7:38 am  

A. 3EFEK ABORSI
1 MEDIS
1) Resiko kematian akibat dari pembiusan yang gagal serta pendarahan hebat
2) Resiko kerusakan leher rahim,kelainan pada plasenta yang berakibat besar cacat pada anak bahkan fatalnya tidak dapat hamil lagi atau mandul (ectopic pregnancy)
3) Resilo kanker seperti kankaer indung telur (ovarium cancer), kanker leher rahim (cevical cancer ), kanker hati ( liver cancer ), dan kanker payudara karena ketidak seimbangan hormon extrogen pada wanita.
2 MORAL
1) Semakin maraknya hubungan seksual ( free seks )
2) Rusaknya nilai – nilai moral masyarakat karena tidak ada agama sebagai filter
3) Meningkatnya kriminalitas , karena aborsi ini tidak legal baik hukum negara maupaun agama
3 SOSIAL
Resiko psikologi yang menurut hasil penelitian yang dilakukan salah satu badan internasional menyebutkan
1) 82% beresiko kehilangan harga diri, atau mengaggapdirinya sudah tidak berguna lagi dan 28% mengakhiri hidupnya.
2) 51% beresiko mengalami gangguan mental
3) 41% merasa minder dan mulai mencoba – coba obat – obat terlarang .
B. KIAT MENGATASI ABORSI
Kiat mengatasi aborsi pertama – tama harus dimukai dari keluarga yang menanamkan ilmu agama pada anak anaknya membekali mreka pengetahuan akan dampak dan bahaya dari pergaulan bebas
Memacu diri untuk berprestasi dan yang lebih penting adalah mengetahui hakekat indahnya rezeki berupa keturunan
C tidak setuju, pelegelan aborsi bukan pemecahan masalah yang pendek dan singkat tapi justru menciptakan masalah baru yang lebih besar dengan dampak yang lebih besar seperti pembunuhan massal
Legal aborsi sama seperti prinsip lokalisasi, banyak celah untuk free seks. Apa jadinya sebuah negara yang sudah tidak memiliki hati dan moral
Legal aborsi bukan solusi dari mata rantai yang pendek tapi awal dari rantai terpanjang sebuah masalah dan yang pasti awal kehancuran moral bangsa
Sebagai perempuan kita berhak dilindungi dari eksploitasi terutama aborsi.kilta harus mulai berfikir ”nanti bagaimana bukannya bagaimana nanti ”
So protect your self anad say no to free life and free seks !!!!!

commenter
Rezeqi Kunthaibah(PAI)/smt 1 Said,
February 13th, 2009 @7:50 am  

a. 3 efek akibat aborsi:
- Dari sisi medis yaitu resiko pendarahan hebat, sulit hamil selanjutnya, dan rusaknya organ Genetalia feninina.
- Dari sisi sosial yaitu maraknya pergaulan bebas, rusaknya nilai-nilai moral masyarakat, dan meningkatnya kriminalitas.
- Dari sisi moral yaitu iman yang menjadi lemah, pergaulan bebas, dan prilaku yang tidak terkontrol.
b. Untuk mengatasi kasus aborsi setiap individu haruslah memiliki iman yang kuat, paham dalam pergaulan antara pria dan wanita dan negara haruslah memilki undang-undang pergaulan antara pria dan wanita yang bermartabat.
c. Tidak setuju, karena apabila aborsi dilegalkan maka akan terjadi kemaksiatan di mana-mana.

commenter
Rezeqi Kunthaibah(PAI)/smt 1 Said,
February 13th, 2009 @7:51 am  

a. 3 efek akibat aborsi:
- Dari sisi medis yaitu resiko pendarahan hebat, sulit hamil selanjutnya, dan rusaknya organ Genetalia feninina.
- Dari sisi sosial yaitu maraknya pergaulan bebas, rusaknya nilai-nilai moral masyarakat, dan meningkatnya kriminalitas.
- Dari sisi moral yaitu iman yang menjadi lemah, pergaulan bebas, dan prilaku yang tidak terkontrol.
b. Untuk mengatasi kasus aborsi setiap individu haruslah memiliki iman yang kuat, paham dalam pergaulan antara pria dan wanita dan negara haruslah memilki undang-undang pergaulan antara pria dan wanita yang bermartabat.
c. Tidak setuju, karena apabila aborsi dilegalkan maka akan terjadi kemaksiatan di mana-mana.

commenter
Illa Mut Mainah/ PBI-B Said,
February 13th, 2009 @8:11 am  

a. 3 efek aborsi dari sisi medis :infeksi pada lapisan rahim, kerusakan leher rahim, kelainan pada placenta/ari-ari yang akan menyebabkan cacat pada anak berikutnya serta pendarahan hebat pada kehamilan berikutnya. 3 efek aborsi dari sisi sosial :komunikasi yang kurang baik dimasyarakat, pembicaraan / acuh dengan tetangga, dicap buruk dilingkungan masyarakat.
b.kiat mengatasi aborsi : sebaiknya kita jangan mencari pemecahan masalah yang pendek/singkat/jalan pintas, tapi harus jauh menyentuh dasar timbulnya masalah itu sendiri.peremouan berhak dan harus melindungi diri mereka dari eksploitasi orang lain, termasuk suali agar tidak perlu aborsi. aborsi oleh para medis ataupun oleh dukun, legal ataupun ilegal akan tetap menyakitkan bagi wanita lahir dan batin. oleh karena itu seorang wanita harus berupaya bagaimana caranya agar tidak berurusan dengan hal yang merusak diri sendiri.bagi seorang ibu yang tidak ingi memiliki anak lagi sebaiknya melakukan kontrasepsi. bagi kaum remaja sebaiknya mendapatkan pendidikan agama agar moral mereka tinggi sadar bahwa free seks tidak sesuai dengan agama dan berbahaya.
c. tidak setuju karena prinsip melegalkan aborsi sama saja itu peluang bagi wanita untuk melakukan seks bebas.kecuali atas alasan medis aborsi dilegalkan untuk mengurangi kematian pada ibu hamil akibat aborsi yang dilakukan oleh orang yang tidak terlatih.

commenter
Heryandi /PBI-B Said,
February 13th, 2009 @8:37 am  

a.3 efek aborsi dari sisi medis: menjadi mandul,kanker indung telur,kanker payudara. 3 efek aborsi dari sisi sosial:di cap buru oleh masnyarakat,pembicaraan/acuh dengan tetangga, komunikasi yang tidak baik di masyarakat. 3 efek aborsi dari sisi moral: berteriak histeris, ingin melakukan bunuh diri, tidak bisa lagi menikmati hubungan seksual.
b. aborsi bukanlah suatu solusi sama sekali. aborsi akan membuahkan maslah baru yang bahkan lebih besar lagi di dunia dan di akhirat. dalam melakukan hubungan seksual sebaiknya dilakukan dengan benar. dengan melakukan kontrasepsi dan yang paling aman adalah tidak melakukan hubugan seksual sama sekali.
c. di indonesia aborsi dianggap ilegal kecuali jika atas alasan medis untuk menyelamatkan nyawa sang ibu. oleh karena itu aborsi dapat dikenai pidana oleh negara. saya setuju aborsi dilegalkan jika atas alasan medis.

commenter
maulana wahyuningtyas PBI 1B Said,
February 13th, 2009 @10:03 am  

A.MEDIS(PENDARAHAN HEBAT,KANKER MULUT RAHIM,KEMATIAN),SOSIAL(AKAN MENJADI BAHAN PEMBICARAAN ORANG,DIKUCILKAN),MORAL(AKAN KEHILANGAN HARGA DIRI)
B.YANG PASTI ADALAH STOP FREE SEX.KARENA JIKA SEKEDAR PENYULUHAN-PENYULUHAN HANYA DIANGGAP ANGIN YANG LEWAT SAJA,DAN JUGA BERIKAN HUKUMAN YANG BERAT BAGI PELAKU-PELAKU ABORSI ILEGAL.
C.SAMA SEKALI SAYA TIDAK SETUJU.HANYA ORANG BODOH YANG MELAKUKAN ABORSI SECARA SENGAJA,KARENA KITA AKAN RUGI DUA KALI.SUDAH BERBUAT DOSA,KEHILANGAN ANAK,DAN PASTI FISIK DAN MENTAL IBU AKAN MENGALAMI TRAUMA.DAN JIKA DILEGALKAN BERARTI KITA MENDUKUNG MARAKNYA FREE SEX DAN SECARA TIDAK LANGSUNG AKAN MENYEBABKAN MARAKNYA HIV/AIDS.SELAIN ITU SAMA SAJA KITA MERUSAK MORAL BANGSA DAN MENGHANCURKAN AQIDAH.

commenter
Maemunah/ PBI-B Said,
February 13th, 2009 @10:29 am  

Aborsi Kok Kian Marak ?
Opinion Saya :
a.3 efek yang diakibatkan aborsi dari sisi medis, yaitu sakit kepala, Depresi sumsum tulang belakang, Kekurangan darah, kerusakan fungsi hati dan kanker rahim. Dari sisi sosial yaitu malu pada lingkungan sekitar, bingung siapa yang akan mengasuh bayi, atau karena takut terganggu kariernya. Dan dari sisi moral yaitu dapat menimbulkan risiko gangguan psikologis, kehancuran moral wanita-wanita muda, bahkan secara umum adalah generasi muda.
b.Kiat mengatasi maraknya aborsi yaitu Para orang tua harus memberi bimbingan atau konseling dan menanamkan ilmu agama kepada anak-anaknya. Sebab, seluas dan sebebas apa pun informasi yang didapat anak di luar, jika nilai-nilai agama dan pendidikan moral sudah ditanamkan dari kecil, si anak sudah bias memilih mana yang baik atau tidak untuk diri atau keluarga. Dan memberikan pendidikan seks yang benar bagi remaja. Sebab dengan adanya pendidikan seks yang benar maka kasus kehamilan pranika dapat di tekan. Dengan demikian kasus aborsi dengan sendirinya juga akan berkurang.
c.Saya tidak setuju, Jika aborsi dilegalkan karena, Hal tersebut bertolak belakang dengan Negara Indonesia yang mayoritas penduduknya beragama Islam. Telah jelas pada Firman Allah S.W.T pada surah Al-Isra Ayat 33 yang artinya :
“Dan janganlah kamu membunuh jiwa yang diharamkan Allah (membunuhnya) melainkan dengan alasan yang benar (menurut syara).”

commenter
HERIL EDY ( PAI 1 ) Said,
February 13th, 2009 @11:34 am  

Assalamu ’Alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
UJIAN ILMU ALAM DASAR
Masalah tentang Aborsi
1. Tuliskan 3efek yang diakibatkan aborsi (dari sisi medis, sosial, dan moral)
2. Menurut Anda, bagaimana kiat mengatasi maraknya aborsi?
3. Apakah Anda setuju jika aborsi dilegalkan di Indonesia ? Jelaskan!

Jawaban
1. Tuliskan 3efek yang diakibatkan aborsi (dari sisi medis, sosial dan moral)
a. Sisi medis:
- Kematian mendadak karena pendarahan hebat, kematian mendadak karena pembiusan yang gagal, dan kematian secara lambat akibat infeksi serius disekitar kandungan.
- Rahim yang sobek (Uterine Perforation), kerusakan leher rahim (Cervical Lacerations) yang akan menyebabkan cacat pada anak berikutnya, kanker payudara (karena ketidakseimbangan hormon estrogen pada wanita, kanker indung telur (Ovarian Cancer), kanker leher rahim (Cervical Cancer), dan kanker hati (Liver Cancer).
- Kelainan pada placenta/ ari-ari (Placenta Previa) yang akan menyebabkan cacat pada anak berikutnya dan pendarahan hebat pada saat kehamilan berikutnya, menjadi mandul/tidak mampu memiliki keturunan lagi (Ectopic Pregnancy), infeksi rongga panggul (Pelvic Inflammatory Disease), dan infeksi pada lapisan rahim (Endometriosis).
b. Sisi sosial dan moral:
- Kehilangan harga diri, ingin melakukan bunuh diri, dan mulai mencoba menggunakan obat-obat terlarang.
- Berteriak-teriak histeris, mimpi buruk berkali-kali mengenai bayi.
- Tidak bisa menikmati lagi hubungan seksual

2. Menurut Anda, bagaimana kiat mengatasi maraknya aborsi?
Sekarang budaya Barat telah masuk ke Negara kita khususnya yang paling erat adalah dalam kehidupan sehari-hari, yaitu sex bebas. Dan pelaku terbanyak dari perbuatan tersebut adalah kalangan remaja. Karenanya dari tahun ke tahun, kasus aborsi semakin meningkat, sungguh memprihatinkan. Ini karena kurangnya pengawasan ketat dari orang tua dan minimnya pendidikan agama yang didapat oleh remaja. Oleh karena itu, orang tua mempunyai tugas yang sangat penting untuk mengawasi pergaulan anaknya dan sesering mungkin memberi nasehat-nasehat yang sangat berguna buat anaknya. Demikian pula pemerintah, pemerintah juga mempunyai peranan yang sangat penting dalam mengatasi maraknya kasus aborsi yaitu dengan cara sering memberi penyuluhan-penyuluhan di tiap-tiap sekolah tentang bahaya dari sex bebas apalagi sampai kepada aborsi. Dan yang terakhir adalah kesadaran dari sang anak, karena meskipun malaikat yang datang memberi nasehat dan tak ada kesadaran, maka mustahil kasus aborsi akan turun lebih-lebih lagi lenyap. Sesuatu akan berubah karena kebiasaan.

3. Apakah Anda setuju jika aborsi dilegalkan di Indonesia ? Jelaskan!
Jelas-jelas aborsi sangat berbahaya, maka jawaban Saya TIDAK. Karena apabila aborsi dilegalkan, maka 1 tahun ke depan Indonesia akan menjadi Negara peringkat pertama kasus aborsi yang paling tinggi dan akan menjadi salah satu Negara yang melegalkan sex bebas. Adapun pendapat yang mengatakan lebih baik aborsi dilegalkan dengan alasan agar bisa lebih terkontrol, itu hanya ucapan orang-orang yang ingin menghalakan kehidupan yang serba bebas tanpa ada aturan yang mengikat. Padahal Negara kita adalah Negara hukum. Jangankan legal, ilegal saja kasus aborsi selalu meningkat setiap tahun. Bagaimana jika dilegalkan??? Padahal janin yang ada dalam rahim itu tidak berdosa dan belum tahu apa-apa. Semoga semua teman-teman mempunyai jawaban yang sama dengan jawaban Saya dan mempunyai kritik yang lebih keras lagi untuk para pelaku aborsi yang tiadak tahu diri, tidak bisa mensyukuri nikmat yang diberikan Allah S.W.T. yaitu berupa janin atau calon anak padahal banyak pasangan suami istri yang menginginkan anak tapi belum diberikan oleh Allah. Dan terakhir harapan Saya kepada pemerintah agar bisa menindak keras para pelaku aborsi dan semua yang terkait di dalamnya.

Sepatah kata:
Terima kasih buat Bapak Dosen yang kami cintai dan kami banggakan, Bapak Yusuf Ari. Yang telah memberi mata kuliah Ilmu Alam Dasar (IAD) yang sangat bermanfat buat kami khususnya yang mengirim jawaban ini karena sebelumnya Saya tidak tahu apa-apa dari semua yang pernah yang Bapak berikan khususnya masalah ”Flouride dan MSG”. Hanya Allah yang bisa membalas jasa-jasa Bapak, semoga amal ibadah kita diterima di sisi-Nya, Amin………………………..

Wassalamu ’Alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

Tanjung Redeb, 13 Februari 2009

HERIL EDY

commenter
riska septiawan Said,
February 13th, 2009 @11:50 am  

ABORSI
A. Tuliskan 3 efek yang diakibatkan aborsi (dari sisi medis, social dan moral)!
Dari sisi medis:
- Kematian mendadak karena pendarahan hebat.
- Rahim yang sobek.
- Kanker payudara (karena ketidak seimbangan hormone estrogen pada wanita)
Dari sisi social:
- Kehilangan harga diri.
- Berteriak-teriak histeris.
- Tidak bisa menikmati lagi hubungan seksual

B. Menurut Anda, bagaimana kiat mengatasi maraknya aborsi?
Penyuluhan tentang bahaya dan aborsi. Pemerintah harus tegas melarang aborsi. Memberi sanksi yang tegas bagi pelaku aborsi dan semua pihak yang terkait dalam proses aborsi.

C. Apakah Anda setuju jika aborsi dilegalkan di Indonesia ? Jelaskan!
Tidak, karena dengan melegalkan aborsi sama saja dengan melegalkan pembunuhan, sama dengan melegalkan sex bebas. karena Negara kita adalah Negara yang mempunyai hokum dan mempunyai aturan dan undang-undang yang berlaku di Negara kita. Lagipula aborsi adalah sesuatu hal yang dilarang oleh Allah S.W.T.

commenter
DENI Said,
February 13th, 2009 @12:26 pm  

1. Dari sisi medis
1. Dapat terjadinya kematian pada pasien yang melakukan aborsi
2. Depresi sumsum tulang belakang
3. Kemungkinan besar tidak dapat hamil lagi
2. Dari sisi sosial
1. Dikucilkan dari masyarakat
2. Pergaulan dalam masyarakat menjadi kurang
3.
3. Dari sisi moral
1. Melemahnya keimanan seseorang
2. Hilangnya rasa prikemanusiaan terhadap makhluk hidup
3. Kurangnya percaya diri

• Kiat mengatasi maraknya aborsi yaitu memberikan penyuluhan kepada masyarakat bahwa dengan melakukan aborsi bukan hanya menghilangkan nyawa anak yang ada di dalam kandungan tapi juga nyawa calon ibu juga bisa bahaya, bahkan dapat menimbulkan komplikasi penyakit dalam tubuh dan yang paling berbahaya dapat menimbulkan kematian. Kemudian kepada ibu yang ada dirumah memberikan pelejaran kepada anak-anaknya mengenai akibat yang ditimbulkan dari pergaulan bebas yang ujung-ujungnya menyebabkan kehamilan di luar nikah yang pada akhirnya nanti mengambil jalan keluar yang berbahaya yaitu aborsi, kemudian yang tidak kalah pentingnya agar para wanita menjaga auratnya sehingga tidak menimbulkan pikiran yang jahat pada setiap pria yang melihatnya.

• Setuju, karena aborsi adalah tindakan yang salah. Setiap yang bernyawa berhak untuk hidup, yang dapat menghilangkan nyawa seseorang seharusnya hanya tuhan semata karena tuhan yang menciptakan manusia, maka dia sajalah yang dapat mengambil nyawa makhluknya, bukan manusia. Selain itu aborsi juga dapat menimbulkan penyakit-penyakit baru bahkan menyebabkan kematian.

commenter
SITI RODIYAH.PAI semester 1 Said,
February 13th, 2009 @3:02 pm  

jwban no: 1.
a. secara medis : 1. terkena kanker, infeksi pada leher rahim
2. terkena pendarahan hebat yg mengakibatkan kematian.
3. resiko sulit hamil lagi.
b. secara sosial : 1. semakin meningkatnya kriminalitas
2. semakin meningkatnya pergaulan bebas
3. rusaknya nilai-nilai moral pd masyarakat trutama kalangan muda
c. secara moral : 1. merasa minder atau tdk percaya diri
2. kurangnya kepercayaan diri
3. tidak adanya nilai-nilai moral yg tinggi.
jwbn no: 2.
Untuk mengatasi aborsi, kita harus melakukan penyuluhan tentang seks yg benar, diperlukan pendidikan agama agar moral mereka tinggi dan sadar bahwa seks tdk sesuai dgn agama & berbahaya.
Jwbn no: 3.
Tidak, karena aborsi itu apabila di ilegalkan akan dimanfaatkan oleh orang-orang yg melakukan seks bebas, & aborsi itu merupakan suatu pembunuhan yg sangat berbahaya jg bagi yg melakukan.

commenter
SITI RODIYAH. PAI semester 1 Said,
February 13th, 2009 @3:17 pm  

jwban no: 1.
a. secara medis : 1. terkena kanker, infeksi pada leher rahim
2. terkena pendarahan hebat yg mengakibatkan kematian.
3. resiko sulit hamil lagi.
b. secara sosial : 1. semakin meningkatnya kriminalitas
2. semakin meningkatnya pergaulan bebas
3. rusaknya nilai-nilai moral pd masyarakat trutama kalangan muda
c. secara moral : 1. merasa minder atau tdk percaya diri
2. kurangnya kepercayaan diri
3. tidak adanya nilai-nilai moral yg tinggi.
jwbn no: 2.
Untuk mengatasi aborsi, kita harus melakukan penyuluhan tentang seks yg benar, diperlukan pendidikan agama agar moral mereka tinggi dan sadar bahwa seks tdk sesuai dgn agama & berbahaya.
Jwbn no: 3.
Tidak, karena aborsi itu apabila di ilegalkan akan dimanfaatkan oleh orang-orang yg melakukan seks bebas, & aborsi itu merupakan suatu pembunuhan yg sangat berbahaya jg bagi yg melakukan.

commenter
Muh.Said.Ridwanullah Said,
February 13th, 2009 @4:46 pm  

3. Soal 03 PAI/PBI-B. ABORSI KOK KIAN MARAK ?
SOAL :
a. Tuliskan 3 efek yang diakibatkan aborsi (dari sisi medis, sosial dan moral)
a. medis :- 1. Kematian mendadak karena pendarahan hebat
2. Kematian mendadak karena pembiusan yang gagal
3. Kematian secara lambat akibat infeksi serius disekitar kandungan
4. Rahim yang sobek (Uterine Perforation)
5. Kerusakan leher rahim (Cervical Lacerations) yang akan menyebabkan cacat pada
anak berikutnya
6. Kanker payudara (karena ketidakseimbangan hormon estrogen pada wanita)
7. Kanker indung telur (Ovarian Cancer)
8. Kanker leher rahim (Cervical Cancer)
9. Kanker hati (Liver Cancer)
10. Kelainan pada placenta/ari-ari (Placenta Previa) yang akan menyebabkan cacat pada anak berikutnya dan pendarahan hebat pada saat kehamilan berikutnya
11. Menjadi mandul/tidak mampu memiliki keturunan lagi (Ectopic Pregnancy)
12. Infeksi rongga panggul (Pelvic Inflammatory Disease)
13. Infeksi pada lapisan rahim (Endometriosis)
b. sosial : - Menimbulkan stigma yang buruk dimata masyarakat terhadap si pelaku aborsi.karena ia telah melakukan suatu hal yang buruk dimata masyarakat,sehingga mengakibatkan si pelaku aborsi tidak mudah lagi untuk bersosialisasi kepada masyarakatnya sebagaimana biasanya.
c. moral : - 1. Kehilangan harga diri,sehingga tingkah lakunya tidak terkontrol lagi.
2. Berteriak-teriak histeris
3. Ingin melakukan bunuh diri
4. Mulai mencoba menggunakan obat-obat terlarang.

b. Menurut Anda, Bagaimana kiat mengatasi maraknya aborsi ?
Menurut saya ada baiknya kalau pelaku aborsi itu ditindak tegas sesuai hokum yang berlaku.atau bahkandihukum seberat-beratnya,agar siapa yang ingin melakukan praktek aborsi harus berfikir dua kali untuk melakukannya,karena akan ada resiko hukuman berat yang akan dihadapinya jika ia melakukannya.
c. Apakah Anda setuju, jika aborsi dilegalkan di Indonesia ? jelaskan
Saya sangat tidak setuju kalau praktek aborsi dilegalkan di Indonesia,Mengapa? Karena akn bertambah banyaknya kehamilan diluar nikah.Sebab,seseorang akan dengan mudah mengambil keputusan untuk aborsi karena ia berfikir bahwa toh tidak ada hukum yang melarang aborsi di negeri ini.apalagi bahwa aborsi ini sama dengan membunuh nyawa yang sebenarnya telah di takdirkan Allah untuk hidup. Melegalkan aborsi,berarti menghalakan untuk membunuh.

commenter
PAIS PBI B Said,
February 14th, 2009 @2:17 am  

a)efek yang diakibatkan aborsi:
1. medis.Kematian mendadak karena pendarahan hebat
2. Kematian mendadak karena pembiusan yang gagal
3. Kematian secara lambat akibat infeksi serius disekitar kandungan
4. Rahim yang sobek (Uterine Perforation)
5. Kerusakan leher rahim (Cervical Lacerations) yang akan menyebabkan cacat pada
anak berikutnya
6. Kanker payudara (karena ketidakseimbangan hormon estrogen pada wanita)
7. Kanker indung telur (Ovarian Cancer)
8. Kanker leher rahim (Cervical Cancer)
9. Kanker hati (Liver Cancer)
10. Kelainan pada placenta/ari-ari (Placenta Previa) yang akan menyebabkan cacat pada anak berikutnya dan pendarahan hebat pada saat kehamilan berikutnya
11. Menjadi mandul/tidak mampu memiliki keturunan lagi (Ectopic Pregnancy)
12. Infeksi rongga panggul (Pelvic Inflammatory Disease)
13. Infeksi pada lapisan rahim (Endometriosis

b. Kiat mengatasi maraknya aborsi yaitu Para orang tua harus memberi bimbingan atau konseling dan menanamkan ilmu agama kepada anak-anaknya. Sebab, seluas dan sebebas apa pun informasi yang didapat anak di luar, jika nilai-nilai agama dan pendidikan moral sudah ditanamkan dari kecil, si anak sudah bias memilih mana yang baik atau tidak untuk diri atau keluarga. Dan memberikan pendidikan seks yang benar bagi remaja. Sebab dengan adanya pendidikan seks yang benar maka kasus kehamilan pranika dapat di tekan. Dengan demikian kasus aborsi dengan sendirinya juga akan berkurang.

c. saya sungguh tidak setuju,selain dilarang dalam agama aborsi juga melanggar hukum
dan jika pemerintah kita melegalkan aborsi sama dengan berarti pemerintah juga melegalkan pembunuhan.

commenter
AGUSTINAH PBI A Said,
February 14th, 2009 @4:07 am  

Ass…….. pak u/ jawaban yang tema aborsi, saya belum tercantum, apakah sudah terkirim?

commenter
febri PBI_B Said,
February 14th, 2009 @12:26 pm  

a. Efek yang diakibkan aborsi diantaranya.

Segi medis
- resiko kesehaan
- dan keselamatan secara fisik
- resiko gangguan psikologis
segi sosial
- meresahkan msayarakat
- boleh jadi awal munculnya penyakit AIDS
- dan dapat juga berdampak pada ekonomi.
Segi moral
- akhlak kurang
- hubungan dengan sang kholik lemah
- kurangnya hubungan dengan masyarakat

b. cara mengatasi aborsi

menurut saya pribadi untuk mengatasi maraknya aborsi adalah hanya satu yaitu kembalinya khilafah islam seperti zaman kejayaan ummat islam, karena kenapa, dengan berdirinya khilafah otomatis aturan-aturan islam akan diberlakukan dengan demikian kelakuan-kelakuan yang tidak sesuai dengan islam akan disingkirkan.

c. dengan dilegalkannya aborsi di indonesia sama saja kita membunuh bangsa sendiri karena disamping tidak sesuai dengan pancasila idiologi bangsa indonesia dan lebih-lebih tidak sesuai dengan agama, apalagi indonesia mayoritas islam. Maka saya sangat tidak setujuh dengan dilegalkannya aborsi.

commenter
nurul wathoni / pai Said,
February 14th, 2009 @12:37 pm  

A. efek aborsi adalah
-medis :resiko pendarahan hebat, sulit hamil selanjutnya, resiko kanker
-sosial: maraknya pergaulan bebas,rusaknya nilai moral masyarakat,meningkanya kriminalitas
-moral: akan terjadinya kelainan pada janin, ganguan syaraf, rusaknya nilai sosial masyarakat
B.menurut saya sebaiknya orang yg lebih tau tentang bahayanya aborsi seharusnya lebih banyak
mensosialisasikan kpd masyarakat terutama pd remaja putri dengan cara memberikan fakta/gmbrn
tentang bahayanya aborsi dan dikaitkan dg hukum agama

commenter
SITI MARIA PBI 1 C Said,
February 14th, 2009 @12:38 pm  

1.Efek aborsi dari sisi medis : Sakit kepala,Diare,Penglihatan menjadi kabur
Efek aborsi dari sisi sosial dan moral :Maraknya pergaulan bebas,Banyaknya sek bebas yang dilakukan oleh para remaja,Rusaknya nilai moral dalam masyarakat.
2.Melakukan gerakan penyadaran aborsi dengan resikonya,mengatur pola pergaulan antara laki-laki dan perempuan sesuai dengan ajaran islam.
3.Setuju karena aborsi tidak hanya dilakukan oleh orang- orang yang hamil diluar nikah tetapi bisa saja dilakukan oleh orang-orang yang terpaksa melakukannya misalnya karena suatu penyakit maka harus melakukan aborsi dan karena juga MUI membolehkan korban pemerkosaan melakukan aborsi selama masa kehamilan belum mencapai masa 40 hari.

commenter
SITI MARIA PBI 1 C Said,
February 14th, 2009 @12:51 pm  

1.Efek aborsi dari sisi medis
1.sakit kepal
2.Diare
3. penglihatan menjadikabur
efek aborsi dari sisi moral dan sosial
1.Maraknya pergaulan bebas
2. Banyaknya sek bebas yang dilakukan oleh para remaja
3. Rusaknya nilai moral dimasyarakat
2.Melakukan gerakan penyadaran aborsi dengan resikonya,mengatur pola pergaulan antara laki-laki dan perempuan sesuai ajaran islam
3. Setuju karena MUI melakukan aborsi sebelum umur 40 hari

commenter
NOVITA FORLINA SARI Said,
February 14th, 2009 @1:30 pm  

1.Efek aborsi
- Rasa sakit bahkan infeksi dan kematian
- Penurunan harga diri
- Menyebabkan depresi
1.Dari sisi medis
- Dapat terjadinya kematian pada pasien yang melakukan aborsi
- Depresi sumsum tulang belakang
- Kemungkinan besar tidak dapat hamil lagi
2. Dari sisi sosial
- Dikucilkan dari masyarakat
- Pergaulan dalam masyarakat menjadi kurang

3. Dari sisi moral
- Melemahnya keimanan seseorang
- Hilangnya rasa prikemanusiaan terhadap makhluk hidup
- Kurangnya percaya diri

2. mengatasi maraknya abosi
-setiap orang harus menanam rasa seorang yang memegang teguh agama,sehingga tidak melakukan perbuatan yang dilarangan oleh agama yaitu berzina di luar pernikahaan.pemerintah harus mengtindak tegas akan pelaku aborsi.karena itu kita harus menghindari yang namanya pergaulan bebas.

3.tidak setuju.karena bagi oang-orang yang memang menghendaki jalan unuk meraih keuntungan atau misinya,,, jadi jalan bagi generasi yang memang “hobi” bergaul bebas karena merasa aman dengan pelegalan aborsi ini,,, kesulitan dalam menghadapi permasalahan yang sangat rentan untuk dihadapi,aborsi sngat mengeletu dalam tubuh masyarakat sebab pergaulan bebas yang dilakukan oleh para renaja sangat sering sekali.mengikuti akan budaya barat…makin memperjelas bahwa negara kita adalah negara liberal yang tidak memiliki pertimbangan kuat bagi efek pelegalan aborsi terutama masalah moral bangsa yang saat ini terpuruk apalagi dengan ditambah UU pelegalan Aborsi.negara yang tidak bisa menendak tegas masalah aborsi ini.

commenter
Ilyas PBI B Said,
February 14th, 2009 @2:05 pm  

A. Sisi Medis :
1. Kematian karena terlalu banyak pendarahan
2. Kematian mendadak karena pembiusan yang gagal
3. Kematian secara lambat akibat infeksi serius disekitar kandungan.
4. Sobeknya rahim (Uterine Perforation)
5. Kerusakan leher rahim (Cervical Lacerations) yang akan menyebabkan cacat pada anak berikutnya.
6. Kanker payudara (karena ketidakseimbangan hormon estrogen pada wanita)
7. Kanker indung telur (Ovarian Cancer)
8. Kanker leher rahim (Cervical Cancer)
9. Kanker hati (Liver Cancer)
10. Kelainan pada placenta/ari-ari (Placenta Previa) yang akan menyebabkan cacat pada anak berikutnya dan pendarahan hebat pada saat kehamilan berikutnya.
11. Infeksi rongga panggul (Pelvic Inflammatory Disease)
12. Menjadi mandul/tidak mampu memiliki keturunan lagi (Ectopic Pregnancy)
13. Infeksi pada lapisan rahim (Endometriosis)
14. Infeksi alat reproduksi karena melakukan kuretase (secara medis) yang dilakukan secara tak steril. Hal ini membuat remaja mengalami kemandulan dikemudian hari setelah menikah.
15. Pendarahan sehingga remaja dapat mengalami shock akibat pendarahan dan gangguan neurologist. Selain itu pendarahan juga dapat mengakibatkan kematian ibu maupun anak atau keduanya.
16. Resiko terjadinya reptur uterus atau robeknya rahim lebih besar dan menipisnya dinding rahim akibat kuretase. Kemandulan oleh karena robeknya rahim, resiko infeksi, resiko shock sampai resiko kematian ibu dan anak yang dikandungnya.
17. Terjadinya fistula genital traumatis adalah suatu saluran atau hubungan antara genital dan saluran kencing atau saluran pencernaan yang secara normal tidak ada.

B. Sisi Sosial
1. menghambat komunikasi. Pada umumnya seorang perempuan tak hendak membicarakan aborsi yang dialaminya; melainkan aborsi itu tetap tinggal sebagai suatu rahasia kelabu yang harus ditanggungnya seorang diri. Ia juga tak hendak mengingat kejadian-kejadian seputar aborsi atau prosedur aborsi itu sendiri; kenangan macam itu tidak menyenangkan lagi menyakitkan. Tambahan beban berupa hambatan komunikasi ini menyertai perasaan-perasaan depresi, sedih, menghindarkan diri dan penyangkalan diri. Sebagai misal, orang akan berbicara dengan mudah mengenai operasi usus buntu, operasi lutut atau bahkan operasi bedah plastik; namun tak seorang pun berbicara bebas mengenai menggugurkan kandungan.
2. tindakan aborsi berdampak negatif atas relasi dengan orang lain. Si perempuan akan menolak laki-laki yang mungkin telah mendesaknya untuk menggugurkan kandungannya atau yang menyetujui aborsi tersebut. Ia akan menarik diri dari yang lain, khawatir akan penilaian dan penghakiman mereka atas tindakannya yang keji. Ia tinggal dalam keterasingan. Ketiga alasan terakhir ini - rasionalisasi dan upaya menekan perasaan, hambatan komunikasi dan keterasingan - bersatu menghambat proses pemulihan.
3. Kehilangan harga diri di hadapan orang lain.

Sisi Moral :
1. Ketiga, jauh dalam lubuk hati, seorang, baik laki-laki maupun perempuan, tahu bahwa aborsi adalah salah dan bahwa seorang bayi dibunuh. Namun demikian, orang akan berusaha merasionalisasikan tindakannya atau mengenyahkan perasaan-perasaan tersebut. Lama-kelamaan, dampak aborsi akan meledak dalam kehidupan manusia dengan efek-efek yang menghancurkan.
2. Mulai mencoba menggunakan obat-obat terlarang
3. Ingin melakukan bunuh diri.

B. Kiat mengatasi maraknya aborsi yaitu memberikan penyuluhan kepada masyarakat bahwa dengan melakukan aborsi bukan hanya menghilangkan nyawa anak yang ada di dalam kandungan tapi juga nyawa calon ibu juga bisa bahaya, bahkan dapat menimbulkan komplikasi penyakit dalam tubuh dan yang paling berbahaya dapat menimbulkan kematian. Kemudian kepada ibu yang ada dirumah memberikan pelejaran kepada anak-anaknya mengenai akibat yang ditimbulkan dari pergaulan bebas yang ujung-ujungnya menyebabkan kehamilan di luar nikah yang pada akhirnya nanti mengambil jalan keluar yang berbahaya yaitu aborsi, kemudian yang tidak kalah pentingnya agar para wanita menjaga auratnya sehingga tidak menimbulkan pikiran yang jahat pada setiap pria yang melihatnya.

C. Tidak Setuju, karena aborsi adalah tindakan yang salah. Setiap yang bernyawa berhak untuk hidup, yang dapat menghilangkan nyawa seseorang seharusnya hanya tuhan semata karena tuhan yang menciptakan manusia, maka dia sajalah yang dapat mengambil nyawa makhluknya, bukan manusia. Selain itu aborsi juga dapat menimbulkan penyakit-penyakit baru bahkan menyebabkan kematian.

commenter
Ratnasari PBI-C Said,
February 14th, 2009 @2:34 pm  

Nama : Ratnasari
Kelas : PBI – C
a. Tuliskan 3 efek yang diakibatkan aborsi (dari sisi medis, sosial dan moral)
b. Menurut Anda, Bagaimana kiat mengatasi maraknya aborsi ?
c. Apakah Anda setuju, jika aborsi dilegalkan di Indonesia ? jelaskan

JAWAB :

—- a. Tuliskan 3 efek yang diakibatkan aborsi (dari sisi medis, sosial dan moral)
Medis :
1. Pendarahan hebat
2. Terjadi gangguan pada System saraf sentral
3. Serangan jantung mendadak bahkan kematian yang juga dihasilkan oleh suntikan saline lewat system pembuluh darah
Social :
1. Adanya pengucilan oleh sebagian masyarakat bagi pelaku aborsi
2. Bisa merusak norma yang ada di masyarakat
3. Tidak adanya kesadaran masyarakat akan bahaya aborsi
Moral / agama
1. Dosanya sangat besar karena membunuh janin yang sudah bernyawa
2. Rusaknya moral seorang manusia karena telah melakukan pembunuhan
3. Tidak adanya rasa malu pada diri karena telah melakukan keajahatan

b. Menurut Anda, Bagaimana kiat mengatasi maraknya aborsi ?
aborsi merupakan suatu peristiwa mengugurkan kandungan dengan cara yang tidak benar, dan itu dapat berakibat fatal bagi bayi juga sang ibu,. Di sekitar kita sering terjadi aborsi dimana pelakunya kaum muda yang bergaul secar bebas kepada pria. Adapun langkah yang harus di tempuh untuk menhindari aborsi antara lain :
? Adanya penyuluhan yang bertemakan bahaya aborsi
? Menyadarkan kepada para kaum muda akan dosa dan bahaya aborsi
> Orang tua selalu berperan penting dalam mengawasi anak mereka agar dapat mengontrol diri mereka dalam bergaul dan tidak melakukan aborsi

c. Apakah Anda setuju, jika aborsi dilegalkan di Indonesia ? jelaskan

TIDAK …………….!!!!!coz aborsi sama aja dengan pembunuhan dan pelakunya sama saja dengan pembunuh. Jika aborsi di legalkan di Indonesia mengapa tidak pembunuhan, penganiayaan saja yang di legalkan toh sama aja kan? Sama – sama menghilangkan nyawa manusia. Dan kalo bisa pemerintah membuat suatu peraturan yang menegaskan tentang aborsi dan hukumnya.

commenter
Jumrah Zainuddin Said,
February 14th, 2009 @2:42 pm  

1. efek sisi medis : - menyebabkan kanker, - kerusakan organ dalam rahim, - meninggal.
efek sisi sosial : - depresi, - merasa minder dalam lingkungan masyarakatnya, - dikucilkan masyarakat sekitar.
efek sisi moral : - pergaulan yang semakin bebas, - tingkat moral yang menurun, - kriminalitas yang meningkat.

2. Kiat untuk orang tua dapat memberi perhatian dan pengawasan terhadap anak agar tidak terjerumus dalam pergaulan bebas, memberikan pengetahuan atau bimbingan yang baik sesuai dengan norma-norma agama dan moral. untuk umum kiatnya pada pemerintahan agar mensosialisasikan kepada masyarakat luas pengetahuan tentang aborsi serta akibat-akibatnya. intinya pengendalian diri.

3. Tidak setuju, karena pada kenyataan aborsi yang dilakukan secara sengaja diatas usia janin 40 hari adalah diharamkan oleh agama dan kebanyakan calon ibu atau si pelaku aborsi mengetahui ia hamil ketika usia kandungan rata-rata 3 bulan sehingga sipelaku puntega untuk membunuh calon generasi baru tersebut dan apabila dilegalkan maka pelaku aborsi akan semakin meningkat.

commenter
Syafrina hidayanti PAI / I Said,
February 14th, 2009 @5:49 pm  

1. 3 efek yang diakibatkan aborsi dari sisi medis yaitu
a. Resiko pendarahan
b. Rusaknya organ genetika feminina
c. Resiko kanker & sulit hamil
3 efek yg diakibatkan aborsi dari sisi sosial yaitu
a. Maraknya pergaulan bebas
b. Rusaknya nilai-nilai moral masyarakat
c. Meningkatnya kriminalitas
3 efek yg diakibatkan aborsi dari sisi moral yaitu
a. Memiliki akhlak yang kurang baik
b. Kurangnya pemahaman agama
c. desah ekonomi

2. Kiat-kiatnya yaitu
a. Memberikan pemahaman tentang bahayanya aborsi
b. Memberikan pemahaman tentang hukum aborsi menurut agama islam

3. setuju. karena dengan dilegalkannya aborsi di indonesia dapat mengurangi pergaulan bebas yang mengakibatkan terjadimya hubungan diluar nikah & didalam islam aborsi hukumnya haram krn itu sama saja dengan melakukan pembunuhan terhadap bayi yang tidak berdosa.

commenter
siti nur aliyah Said,
February 14th, 2009 @6:17 pm  

SITI NUR ALIYAH
PBI 1c

ABORSI
3 efek aborsi :
a. – Dari sisi medis
Terjadinya kematian mendadak akibat pendarahan hebat.
–Dari sisi social
Akan dikcilkan apabila aborsi dilakukan oleh seseorang yang hamil diluar nikah.
–Dari sisi moral
Akan mendapat sanksi yang tegas dan merusak moral para remaja akibat adanya pergaulan bebas.
b. Untuk mengatasi masalah aborsi perlu adanya kesadaran dari pribadi masing-masing untuk lebih mempertebal keimanan, perlunya pengawasan orang tua kepada anak, peningkatan sistem pendidikan guna membentengi dirinya dari tindakan tersebut dan hukuman yang tegas bagi para pelakunya.
c. Tidak, apabila aborsi dilegalkan maka akan lebih meningkatkan persentasi aborsi, selain itu membuka lebar terjadinya pergaulan bebas di masyarakat terutama kalangan remaja.

commenter
YULI LESTARI Said,
February 14th, 2009 @8:40 pm  

a. 3 efek aborsi adalah
sisi medis adalah kematian karna pendarahan hebat.
sisi sosial adalah meningkatnya pergaulan bebas dan juga maraknya kriminal.
sisi moral adalah hilangnya harga diri dan martabat

b. kiat mengatasinya adalah jauhi seks bebas,melakukan penyuluhan tentang bahayanya aborsi dalam bidang agama islam.

c. tidak setuju…. karena itu dapat merusak generasi muda dan dapat
menghancurkan Negara kita sendiri.

commenter
RAFLI JULFANI (PAI1) Said,
February 14th, 2009 @9:10 pm  

Aborsi
1. Tuliskan 3efek yang diakibatkan aborsi (dari sisi medis, sosial, dan moral)
2. Menurut Anda, bagaimana kiat mengatasi maraknya aborsi?
3. Apakah Anda setuju jika aborsi dilegalkan di Indonesia ? Jelaskan!

Jawaban
1. a. Sisi medis:
- Kematian mendadak karena pendarahan hebat
- Rahim yang sobek (Uterine Perforation),
- Kelainan pada placenta/ ari-ari (Placenta Previa) yang akan menyebabkan cacat pada anak berikutnya dan pendarahan hebat pada saat kehamilan berikutnya.
b. Sisi sosial:
- Kehilangan harga diri.
- Berteriak-teriak histeris.
- Tidak bisa menikmati lagi hubungan seksual

2. Kiat mengatasi aborsi yakni menjaga maraknya pergaulan bebas disaat-saat sekarang. Jadi menghimbau pada para pemuda dan pemudi agar bisa menyadari diri dan tidak semena-mena melakukan hubungan sex di luar nikah agar mengurangi maraknya aborsi. Termasuk peran orang tua yang harus menjaga anak-anaknya dari pergaulan bebas. Tidak luput pula dari tugas pemerintah yang harus bisa mengawasi dan memberi pendidikan yang baik di dalam lingkungan sekolah.

3. Tidak, karena Negara kita adalah Negara yang mempunyai hokum dan mempunyai aturan dan undang-undang yang berlaku di Negara kita. Lagipula aborsi adalah sesuatu hal yang dilarang oleh Allah S.W.T. Aborsi juga mempunyai efek negative yang sangat berbahaya bagi kesehatan wanita.
Aborsi juga merupakan perbuatan dosa, merugikan atau merusak janin wanita. Maka seharusnyalah kita semua bersatu untuk memberantas atau paling tidak mencegah aborsi.

commenter
Indah Rahayu_PBI-B Said,
February 14th, 2009 @10:07 pm  

ABORSI KOK KIAN MARAK ?

Masalah :
a. Tuliskan 3 efek yang diakibatkan aborsi (dari sisi medis, sosial dan moral)
Jawab : => dari sisi medis :
1. Rusaknya organ-organ reproduksi
2. Resiko terkena kanker dan infeksi pada rongga panggul dan leher rahim
3. meninggal
=> dari sisi sosial :
1. Maraknya pergaulan-pergaulan seks bebas,
2. Rusaknya sendi-sendi nilai masyarakat,
3. Terancamnya kelangsungan generasi masa depan
=> dari sisi moral :
1. Hilangnya harga diri,
2. keadaan psikologisnya mulai terganggu,
3. tidak memiliki rasa perikemanusiaan.

b. Menurut Anda, Bagaimana kiat mengatasi maraknya aborsi ?
Jawab :
Aborsi yang saat ini kian marak terjadi di setiap sudut adanya kehidupan, mengalir sejalan
arus kelahiran, yang kasusnya bukan lagi menjadi pembicaraan forum kecil, namun ada
beberapa kiat-kiat alternatif guna membantu mengatasi maraknya aborsi,
* Gerakan penyadaran tentang aborsi dan resikonya,
* Mengatur pola relasi / pergaulan antara pria dan wanita sesuai dengan islam,
* Menerapkan sanksi yang layak bagi pihak-pihak yang terlibat kasus aborsi,
* Memperbaiki kehidupan ekonomi, pendidikan, serta tatanan sosial agar melindungi dan
membantu wanita-wanita hamil agar lebih layak,
* Membuang pola budaya hak-hak liberalisme yang terbukti menjerumuskan masyarakat.

c. Apakah Anda setuju, jika aborsi dilegalkan di Indonesia ? jelaskan
Jawab :
Tidak setuju,
Untuk alasan kemanusiaan, Aborsi merupakan tindakan tidak bermoral, apabila aborsi
dilegalkan, itu berarti membantu proses makin maraknya pergaulan bebas dan berantakannya
sistem susila khususnya pada kaum wanita, kemudian menghambat dan menghentikan kelangsungan
generasi masa depan karna penghilangan nyawa yang dilakukan beturut-turut baik pada janin
dan juga pada ibunya.

Untuk alasan medis, Tindakan aborsi yang dilegalkan merupakan cara membantu mempercepat
rusaknya sistem dan alat-alat reproduksi pada wanita, kemudian memicu maraknya penyakit
kanker, dan merusak citra medis dalam program kesehatan dan keselamatan masyarakat.

Untuk alasan psikologi, Aborsi yang dilakukan menyebabkan hilangnya harga diri, rentan
untuk melakukan bunuh diri, terkadang stres yang terjadi dapat memicu untuk penggunaan
obat-obat terlarang, dan juga tidak dapat menikmati hubungan seksual seperti normalnya.
Dari beberapa alasan tersebut, kita lihat bahwa lebih banyak mudaratnya di banding dengan
manfaatnya yang hampir nihil.

Kecuali untuk urusan medis seperti berikut:
Sementara dalam pasal 15 (1) UU Kesehatan Nomor 23/1992 disebutkan bahwa dalam keadaan
darurat sebagai upaya untuk menyelamatkan jiwa ibu hamil dan janinnya, dapat dilakukan
tindakan medis tertentu. Sedangkan pada ayat 2 tidak disebutkan bentuk dari tindakan medis
tertentu itu, hanya disebutkan syarat untuk melakukan tindakan medis tertentu.

commenter
Haeru saleh_PAI 1 Said,
February 14th, 2009 @10:39 pm  

Masalah :
a. Tuliskan 3 efek yang diakibatkan aborsi (dari sisi medis, sosial dan moral)
Jawab :
=> dari sisi medis :
1. Rusaknya organ-organ reproduksi
2. Resiko terkena kanker dan infeksi pada rongga panggul dan leher rahim
3. meninggal

=> dari sisi sosial :
1. Maraknya pergaulan-pergaulan seks bebas,
2. Rusaknya sendi-sendi nilai masyarakat,
3. Terancamnya kelangsungan generasi masa depan

=> dari sisi moral :
1. Hilangnya harga diri,
2. keadaan psikologisnya mulai terganggu,
3. tidak memiliki rasa perikemanusiaan.

b. Menurut Anda, Bagaimana kiat mengatasi maraknya aborsi ?
Jawab :
Aborsi yang saat ini kian marak terjadi di setiap sudut adanya kehidupan, mengalir sejalan arus kelahiran, yang kasusnya bukan lagi menjadi pembicaraan forum kecil, namun ada beberapa kiat-kiat alternatif guna membantu mengatasi maraknya aborsi,
* Gerakan penyadaran tentang aborsi dan resikonya,
Mengatur pola relasi / pergaulan antara pria dan wanita sesuai dengan islam,
Menerapkan sanksi yang layak bagi pihak-pihak yang terlibat kasus aborsi,
Memperbaiki kehidupan ekonomi, pendidikan, serta tatanan sosial agar melindungi dan membantu wanita-wanita hamil agar lebih layak,Membuang pola budaya hak-hak liberalisme yang terbukti menjerumuskan masyarakat.

c. Apakah Anda setuju, jika aborsi dilegalkan di Indonesia ? jelaskan
Jawab :
Tidak setuju,
Karena tindakan aborsi yang dilegalkan banyak sekali dampaknya bagi para wanita, dengan Aborsi merupakan cara membantu mempercepat rusaknya sistem dan alat-alat reproduksi pada wanita, kemudian memicu maraknya penyakit seperti; kanker, dan merusak citra medis dalam program kesehatan dan keselamatan masyarakat.
Karena Untuk alasan kemanusiaan, Aborsi merupakan tindakan tidak bermoral, apabila aborsi dilegalkan, itu berarti membantu proses makin maraknya pergaulan bebas dan berantakannya sistem susila khususnya pada kaum wanita, dan hal ini juga termasuk tindak pidana menghambat dan menghentikan kelangsungan generasi masa depan karna penghilangan nyawa yang dilakukan berturut-turut baik pada janin dan juga pada si ibu.

Kecuali untuk urusan medis seperti berikut:
Sementara dalam pasal 15 (1) UU Kesehatan Nomor 23/1992 disebutkan bahwa dalam keadaan darurat sebagai upaya untuk menyelamatkan jiwa ibu hamil dan janinnya, dapat dilakukan tindakan medis tertentu. Sedangkan pada ayat 2 tidak disebutkan bentuk dari tindakan medis tertentu itu, hanya disebutkan syarat untuk melakukan tindakan medis tertentu.

commenter
Suasana Fitria Sari Said,
February 14th, 2009 @10:46 pm  

Suasana Fitia Sari

a). 3 efek aborsi :
1. medis, diantaranya dapat menyebabkan kematian mendadak karena pendarahan, kerusakan rahim dan leher rahim, kanker mulut rahim dapat disebabkan karena adanya gumpalan darah yang tertinggal dan adanya perlukaan, infeksi pada organ reproduksi dan tak jarang mengakibatkan kemandulan.
2. sosial, pelaku akan merasa terkucilkan karena memang hal yang demikian di larang oleh Allah swt, yang juga akan tidak diterima oleh masyarakat karena perbuatan yang tercela.
3. moral, biasanya timbul penyesalan, ketakutan, ekspresi mendadak seperti berteriak histeris atau melamun.

b). Mengatasi aborsi memang akan sedikit ngefek jika hanya berasal dari individu ( orang tua, teman, guru, ustadz/ah saja ) yang koar-koar mengajak untuk mengecam dan menyadarkan masyarakat bahwa hal tersebut merupakan perbuatan DOSA yang dilarang Allah swt, dan memahamkan bahwa perbuatan ini merupakan buah dari kehidupan yang memisahkan peran agama dengan kehidupan, serta pola hidup bebas( free life and free sex) yang tak lain buah dari tidak diterapkannya aturan serta hukum-hukum Allah swt ( Dzat yang Menciptakan dan Mengatur !!!!), akibatnya manusia tidak lagi sadar akan perbuatannya dan apa yang akan diterimanya. Hal ini harus ada peran dari pemegang kebijakan yang juga SEJALAN dengan aturanNYA, yaitu menegakkan hukum yang tidak hanya memberi efek jera bagi pelaku atau orang lain tapi juga menghindarkan dari dosa, bukan lah hukum KERA saat ini diterapkan. Tidak sekedar bimbingan konseling, sewminar, solusi kondom gila,TAPI pengaturan hidup, lingkungan, fasilitator kebebasan serta sikap pemisif masyarakat tidak diubah.

commenter
mayang sari Said,
February 14th, 2009 @11:11 pm  

1. a.bahaya MSG bagi ibu hamil dapat menyebabkan penyakit baru seperti hipertensi, stres, gangguan hati, dan demam tinggi, dan juga dapat menembus plasenta janin senyawa ini kemudian menembus jaringan diberbagai organ penting.
b. Bahaya MSG bagi anak-anak dapat menyebabkan berkurangnya daya pikir otak atau daya belajar,serta penyakit gatal-gatal, bintik-bintik merah, sakit kepala, asma, bahkan depresi.

2. cara membuat ajishio:
pertama ambil garam sebanyak 900gr lalu sangrai hingga kering.angkat dan dinginkan kemudian campur dengan MSG 100% sebanyak 100gr aduk-aduk hingga merata.dan ajishio atau siap digunakan

commenter
mayang sari PBI/B Said,
February 14th, 2009 @11:13 pm  

1. a.bahaya MSG bagi ibu hamil dapat menyebabkan penyakit baru seperti hipertensi, stres, gangguan hati, dan demam tinggi, dan juga dapat menembus plasenta janin senyawa ini kemudian menembus jaringan diberbagai organ penting.
b. Bahaya MSG bagi anak-anak dapat menyebabkan berkurangnya daya pikir otak atau daya belajar,serta penyakit gatal-gatal, bintik-bintik merah, sakit kepala, asma, bahkan depresi.

2. cara membuat ajishio:
pertama ambil garam sebanyak 900gr lalu sangrai hingga kering.angkat dan dinginkan kemudian campur dengan MSG 100% sebanyak 100gr aduk-aduk hingga merata.dan ajishio atau siap digunakan

commenter
Samtina PAI 1 Said,
February 15th, 2009 @2:06 pm  

#

Masalah :
a. Tuliskan 3 efek yang diakibatkan aborsi (dari sisi medis, sosial dan moral)
Jawab :
=> dari sisi medis :
1. Rusaknya organ-organ reproduksi
2. Resiko terkena kanker dan infeksi pada rongga panggul dan leher rahim
3. meninggal

=> dari sisi sosial :
1. Maraknya pergaulan-pergaulan seks bebas,
2. Rusaknya sendi-sendi nilai masyarakat,
3. Terancamnya kelangsungan generasi masa depan

=> dari sisi moral :
1. Hilangnya harga diri,
2. keadaan psikologisnya mulai terganggu,
3. tidak memiliki rasa perikemanusiaan.

b. Menurut Anda, Bagaimana kiat mengatasi maraknya aborsi ?
Jawab :
Aborsi yang saat ini kian marak terjadi di setiap sudut adanya kehidupan, mengalir sejalan arus kelahiran, yang kasusnya bukan lagi menjadi pembicaraan forum kecil, namun ada beberapa kiat-kiat alternatif guna membantu mengatasi maraknya aborsi,
* Gerakan penyadaran tentang aborsi dan resikonya,
Mengatur pola relasi / pergaulan antara pria dan wanita sesuai dengan islam,
Menerapkan sanksi yang layak bagi pihak-pihak yang terlibat kasus aborsi,
Memperbaiki kehidupan ekonomi, pendidikan, serta tatanan sosial agar melindungi dan membantu wanita-wanita hamil agar lebih layak,Membuang pola budaya hak-hak liberalisme yang terbukti menjerumuskan masyarakat.

c. Apakah Anda setuju, jika aborsi dilegalkan di Indonesia ? jelaskan
Jawab :
Tidak setuju,
Karena tindakan aborsi yang dilegalkan banyak sekali dampaknya bagi para wanita, dengan Aborsi merupakan cara membantu mempercepat rusaknya sistem dan alat-alat reproduksi pada wanita, kemudian memicu maraknya penyakit seperti; kanker, dan merusak citra medis dalam program kesehatan dan keselamatan masyarakat.
Karena Untuk alasan kemanusiaan, Aborsi merupakan tindakan tidak bermoral, apabila aborsi dilegalkan, itu berarti membantu proses makin maraknya pergaulan bebas dan berantakannya sistem susila khususnya pada kaum wanita, dan hal ini juga termasuk tindak pidana menghambat dan menghentikan kelangsungan generasi masa depan karna penghilangan nyawa yang dilakukan berturut-turut baik pada janin dan juga pada si ibu.

Kecuali untuk urusan medis seperti berikut:
Sementara dalam pasal 15 (1) UU Kesehatan Nomor 23/1992 disebutkan bahwa dalam keadaan darurat sebagai upaya untuk menyelamatkan jiwa ibu hamil dan janinnya, dapat dilakukan tindakan medis tertentu. Sedangkan pada ayat 2 tidak disebutkan bentuk dari tindakan medis tertentu itu, hanya disebutkan syarat untuk melakukan tindakan medis tertentu.
# Suasana Fitria Sari Says:
February 14th, 2009 at 10:46 pm

Suasana Fitia Sari

a). 3 efek aborsi :
1. medis, diantaranya dapat menyebabkan kematian mendadak karena pendarahan, kerusakan rahim dan leher rahim, kanker mulut rahim dapat disebabkan karena adanya gumpalan darah yang tertinggal dan adanya perlukaan, infeksi pada organ reproduksi dan tak jarang mengakibatkan kemandulan.
2. sosial, pelaku akan merasa terkucilkan karena memang hal yang demikian di larang oleh Allah swt, yang juga akan tidak diterima oleh masyarakat karena perbuatan yang tercela.
3. moral, biasanya timbul penyesalan, ketakutan, ekspresi mendadak seperti berteriak histeris atau melamun.

b). Mengatasi aborsi memang akan sedikit ngefek jika hanya berasal dari individu ( orang tua, teman, guru, ustadz/ah saja ) yang koar-koar mengajak untuk mengecam dan menyadarkan masyarakat bahwa hal tersebut merupakan perbuatan DOSA yang dilarang Allah swt, dan memahamkan bahwa perbuatan ini merupakan buah dari kehidupan yang memisahkan peran agama dengan kehidupan, serta pola hidup bebas( free life and free sex) yang tak lain buah dari tidak diterapkannya aturan serta hukum-hukum Allah swt ( Dzat yang Menciptakan dan Mengatur !!!!), akibatnya manusia tidak lagi sadar akan perbuatannya dan apa yang akan diterimanya. Hal ini harus ada peran dari pemegang kebijakan yang juga SEJALAN dengan aturanNYA, yaitu menegakkan hukum yang tidak hanya memberi efek jera bagi pelaku atau orang lain tapi juga menghindarkan dari dosa, bukan lah hukum KERA saat ini diterapkan. Tidak sekedar bimbingan konseling, sewminar, solusi kondom gila,TAPI pengaturan hidup, lingkungan, fasilitator kebebasan serta sikap pemisif masyarakat tidak diubah.
si bukanlah suatu solusi sama sekali. Aborsi akan membuahkan masalah-masalah baru yang bahkan lebih besar lagi bagi anda – di dunia dan di akhirat.

Ada beberapa pihak yang dapat diminta bantuannya dalam hal menangani masalah aborsi ini, yaitu:
1. Keluarga dekat atau anggota keluarga lain.
2. Saudara-saudara seiman.
3. Orang-orang lain yang bersedia membantu secara pribadi.

c. saya sungguh tidak setuju,selain dilarang dalam agama aborsi juga melanggar hukum
dan jika pemerintah kita melegalkan aborsi sama dengan berarti pemerintah juga melegalkan pembunuhan.na’udzu billah min zaliq……..

commenter
June 16th, 2009 @12:01 pm  

How soon will you update your blog? I’m interested in reading some more information on this issue.

commenter
dorothxl Said,
December 25th, 2009 @2:36 am  

“Too many of us look upon Americans as dollar chasers. This is a cruel libel, even if it is reiterated thoughtlessly by the Americans themselves.” - Albert Einstein !

What do you think ?

commenter
December 31st, 2009 @11:04 am  

As a Newbie, I am always searching online for articles that can help me. Thank you

commenter
fadil pbi.b Said,
January 6th, 2010 @6:40 pm  

nama : FADIL kelas PBi.B semester 1

a. 1.Aborsi spontan / alamiah berlangsung tanpa tindakan apapun. Kebanyakan disebabkan karena kurang baiknya kualitas sel telur dan sel sperma.
2.Aborsi buatan / sengaja adalah pengakhiran kehamilan sebelum usia kandungan 28 minggu sebagai suatu akibat tindakan yang disengaja dan disadari oleh calon ibu maupun si pelaksana aborsi (dalam hal ini dokter, bidan atau dukun beranak).
3.Aborsi terapeutik / medis adalah pengguguran kandungan buatan yang dilakukan atas indikasi medik. Sebagai contoh, calon ibu yang sedang hamil tetapi mempunyai penyakit darah tinggi menahun atau penyakit jantung yang parah yang dapat membahayakan baik calon ibu maupun janin yang dikandungnya. Tetapi ini semua atas pertimbangan medis yang matang dan tidak tergesa-gesa.

b. Jika sedang memikirkan untuk melakukan aborsi,tenangkan pikiranmu. Aborsi bukanlah suatu solusi sama sekali. Aborsi akan membuahkan masalah-masalah baru yang bahkan lebih besar lagi bagi anda – di dunia dan di akhirat.

Ada beberapa pihak yang dapat diminta bantuannya dalam hal menangani masalah aborsi ini, yaitu:
1. Keluarga dekat atau anggota keluarga lain.
2. Saudara-saudara seiman.
3. Orang-orang lain yang bersedia membantu secara pribadi.

c. saya sungguh tidak setuju,selain dilarang dalam agama aborsi juga melanggar hukum
dan jika pemerintah kita melegalkan aborsi sama dengan berarti pemerintah juga melegalkan pembunuhan.

Related Post

Please Leave Your Comments Below

Please Note: All comments will be moderated