U blog 2010. Soal yang ini diperuntukkan semua kelas PBI. Jadi, sebaiknya tulislah identitas yang jelas dan lengkap dengan asal kelasnya untuk memudahkan dosen apalagi ada mahasiswi yang namanya sama.
Problem HIV AIDS seolah menjadi global fear alias momok bagi bersama. Bagaimana tidak, HIV bisa menyerang semua kalangan, pria atau wanita, orang ahli sholeh atau suka maksiyat, ibu-ibu atau bayi dalam kandungan, tua atau muda. MEnurut catatan WHO, tahun 2010 diperkirakan ada 38 juta orang yang terinfeksi HIV, itu kurang lebih dengan jumlah penduduk jatim. Indonesia juga seolah menjadi negeri yang subur HIV-AIDS, utamanya papua.
Secara sederhana, jika HIV berhasil masuk ke dalam tubuh, maka pelan-pelan akan menyerang dan menghancurkan sistem kekebalan tubuh kita (sel CD4). Ibaratnya, jika tentara kita lumpuh, maka jika ada musuh dari luar menjadi tak berdaya.
Berbagai upaya ditempuh, seperti kondomisasi, substitusi metadon, dan pembagian jarum suntik. Jika diamati bersama, perhatian atas solusi HIV-AIDS masih terfokus pada aspek medicine (kedokteran) an sich, seolah terlepas dari moral pergaulan di masyarakat. Padahal maraknya HIV AIDS adlah buah sekaligus bukti rusaknya pergaulan masyarakat gaya kapitalis-liberal.
Selain itu, upaya kondomisasi dinilai gagal dalam menekan HIV-AIDS, justru sebaliknya menyuburkan pergaulan bebas yang senapas dengan meningkatnya angka HIV-AIDS. Apalagi, ukuran HIV yang sebesar 1/250 mikron dengan mudahnya menembuh pori-pori kondom yang umumnya sebesar 1/60 mikron, semudah memasukkan bola tenis ke dalam kerangkang bola basket !
SOAL.
1. Sebutkan 4 gejala umum orang yang terkena HIV - AIDS !
2. Apa saja kendala dalam pemberantasan HIV-AIDS ? sebutkan 3 dan jelaskan
3. Apa komentar ANda soal kondomisasi untuk HIV AIDS, mengapa masyarakat seolah digiring untuk menerima kondomisasi ? Berilah alasan !
4. Apa Solusi yang Anda tawarkan untuk mengatasi AIDS ? Apakah ISlam punya solusi untuk masalah HIV AIDS ? Jelaskan !
Baiklah, jawaban terbaik Anda, saya tunggu sampai tanggal 7 Januari 2009.
Terima kasih dan selamat bekerja.
Salam 2010
Yusuf































Nama : Rosalina
Jurusan : PBI
Kelas : B
Semester : 1 (satu)
1. gejala umum orang yang terjangkit HIV-AIDS antara lain:
- berat badan turun drastis
- diare kronis lebid dari 1 bulan dan deman lebih ari 38 derajat celcius, disertai keringat dingin tanpa sebab yang jelas pada malam hari
- pembesaran kelenjar getah bening yang menetap, biasanya di sekitar leher dan lipatan paha
- kelainan pada kulit, rambut, mata, rongga mulut, alat kelamin dll.
2. Kendala memberantas HIV-AIDS antara lain:
- Masih maraknya penyuluhan tentang HIV-AIDS yang awalnya ingin mengatasi, malah membuat semakin maraknya penyebaran HIV-AIDS ini, misalnya saja penyuluhan mengenai kondomisasi atau mengajarkan seks (berzina) yang aman. dimana semua hal tersebut bukanlah sebuah solusi.
- Rusaknya moral, akhlak dan kehidupan sosial masyarakat yang juga memicu maraknya penyebaran HIV-AIDS ini.
- Kurangnya ketegasan pemerintah dalam mengatasi kasus HIV-AIDS, misalnya saja dalam penetapan UU anti pornografi, pemerintah masih pikir panjang dalam penetapannya.
3. Penyuluhan kondomisasi HIV-AIDS tidak ada gunyanya sama sekali, karena penyuluhan tersebut malah mengajarkan kepada masyarakan untuk berbuat zina yang dalam bahasa mereka “berzina yang aman”, apalagi penyuluhan tersebut sering ditujukan pada masyarakat awam yang tidak benar-benar tah8u bahwa penggunaan kondom pun tidak membuat mereka benar-benar aman. karena pengetahuan yang minim itulah yang membuat masyarakat tergiring untuk menerima kondomisasi yang mereka yakini dengan menggunakannya meraka akan aman.
4. Sebaiknya pemerintah bersikap tegas dalam pemberantasan HIV-AIDS ini antara lain dengan menetapkan UU anti pornografi, menghentikan semua tayangan seks dan sejenisnya di semua stasiun TV dan media, baik cetak maupun elektronik, mencabut semua izin lokalisasi baik formal maupun nonformal, menghentikan penyuluhan-penyuluhan tentang HIV-AIDS yang tidak ada gunanya serta menutup semua jalur produksi dan distribusi yang berkenaan dengan senua hal yang memicu maraknya penyebaran HIV-AIDS.
Dalam Islam, solusi terbaik tentu saja dengan mendekatkan diri kepada Allah SWT dengan menjalankan perintahNya dan menjauhi laranganNya. Jika kita benar-benar beriman maka segala sesuatu pasti akan mudah untuk diatasi.