<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	>
<channel>
	<title>Comments on: SOAL PBI A, waspadai serangan rahasia LUPUS.</title>
	<atom:link href="http://yusufku.com/kampus/soal-pbi-a-waspadai-serangan-rahasia-lupus/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://yusufku.com/kampus/soal-pbi-a-waspadai-serangan-rahasia-lupus</link>
	<description>Mindset, Essay, Blogging Tips, Bisnis Online, Motivasi</description>
	<pubDate>Fri, 30 Jul 2010 04:14:10 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.7</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>By: DAHLIA</title>
		<link>http://yusufku.com/kampus/soal-pbi-a-waspadai-serangan-rahasia-lupus/comment-page-1#comment-1398</link>
		<dc:creator>DAHLIA</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 10 Jan 2010 08:16:31 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://yusufku.com/?p=215#comment-1398</guid>
		<description>DAHLIA
PBI 1 A
1. Macam-macam lupus
    a. Cutaneous (Discoid). Tipe lupus ini hanya menyerang pada kulit berupa ruam. Ruam ini bisa terdapat dimanapun, terutama dimuka, leher dan kulit kepala. Ruam ini bisa berwarana merah, bersisik,dan kadangkala gatal.
    b. Systemic. Tipe lupus yang biasanya menyerang organ tubuh yang vital dan separuh lagi menyerang organ tubuh yang tidak fital.
    c. Neonatal lupus. Tipe ini biasanya dideteksi pada janin ataupun pada bayi yang baru lahir. Umumnya menyarang kulit, darah dan bahkan organ tubuh seperti jantung dan lever.

2. Gejala-gejala umum lupus
     - Rasa sakit pada sendi
     - Ruam pada kulit
     - Ruam bebentuk kupu-kupu melintang pada pipi dan hidung
     - Sensitif terhadap cahaya sinar matahari
     - Kerontokan rambut
     - Fenomena Raynaud's (jari menjadi putih/ biru saat dingin)
     - Stroke 
     - Sariawan pada rongga mulut dan hidung 
     - Dll

3. Cara- cara mengobati dan mengantisipasi "lupus"
     - Kesembuhan total dari penyakit ini, tampaknya sulit. Dokter lebih berfokus pada pengobatan yang sifatnya sementara. Lebih difokuskan untuk mencegah meluasnya penyakit dan tidak menyerang organ vital tubuh. 
     - Saat ini sudah ada obat baru yang diisebut Lymphostat-B, yang berfumgsi menghambat protein yang menstimulasi limfosit B, sehingga penyakit lupus bisa dikontrol. 
     - Jangan merokok. Asap rokok mengandung bahan kimia, yang dapat mengakibatkan munculnya cutaneous lupus
     - Mengatasi kelelahan. 
     - Atasi demam atau infeksi segera
     - Dll</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>DAHLIA<br />
PBI 1 A<br />
1. Macam-macam lupus<br />
    a. Cutaneous (Discoid). Tipe lupus ini hanya menyerang pada kulit berupa ruam. Ruam ini bisa terdapat dimanapun, terutama dimuka, leher dan kulit kepala. Ruam ini bisa berwarana merah, bersisik,dan kadangkala gatal.<br />
    b. Systemic. Tipe lupus yang biasanya menyerang organ tubuh yang vital dan separuh lagi menyerang organ tubuh yang tidak fital.<br />
    c. Neonatal lupus. Tipe ini biasanya dideteksi pada janin ataupun pada bayi yang baru lahir. Umumnya menyarang kulit, darah dan bahkan organ tubuh seperti jantung dan lever.</p>
<p>2. Gejala-gejala umum lupus<br />
     - Rasa sakit pada sendi<br />
     - Ruam pada kulit<br />
     - Ruam bebentuk kupu-kupu melintang pada pipi dan hidung<br />
     - Sensitif terhadap cahaya sinar matahari<br />
     - Kerontokan rambut<br />
     - Fenomena Raynaud&#8217;s (jari menjadi putih/ biru saat dingin)<br />
     - Stroke<br />
     - Sariawan pada rongga mulut dan hidung<br />
     - Dll</p>
<p>3. Cara- cara mengobati dan mengantisipasi &#8220;lupus&#8221;<br />
     - Kesembuhan total dari penyakit ini, tampaknya sulit. Dokter lebih berfokus pada pengobatan yang sifatnya sementara. Lebih difokuskan untuk mencegah meluasnya penyakit dan tidak menyerang organ vital tubuh.<br />
     - Saat ini sudah ada obat baru yang diisebut Lymphostat-B, yang berfumgsi menghambat protein yang menstimulasi limfosit B, sehingga penyakit lupus bisa dikontrol.<br />
     - Jangan merokok. Asap rokok mengandung bahan kimia, yang dapat mengakibatkan munculnya cutaneous lupus<br />
     - Mengatasi kelelahan.<br />
     - Atasi demam atau infeksi segera<br />
     - Dll</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: boysandi.PBI.A</title>
		<link>http://yusufku.com/kampus/soal-pbi-a-waspadai-serangan-rahasia-lupus/comment-page-1#comment-1360</link>
		<dc:creator>boysandi.PBI.A</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 09 Jan 2010 04:10:55 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://yusufku.com/?p=215#comment-1360</guid>
		<description>1) a.Cutaneus Lupus
        seringkali disebut discoid yang mempengaruhi kulit.
    b. Systemic Lupus Erythematosus (SLE)
        yang menyerang organ tubuh seperti kulit, persendian, paru-paru, darah, pembuluh darah, jantung, ginjal, hati, otak, dan syaraf.
    c.Drug Induced Lupus(DIL)
        timbul karena menggunakan obat-obatan tertentu. Setelah pemakaian dihentikan, umumnya gejala akan hilang.

2) * Sangat kelelahan
    * Terdapat lipatan yang nyeri atau radang sendi, demam, dan ruam pada kulit. Ruam-ruam tersebut seringkali terjadi setelah Anda berada di bawah sinar matahari.
    * Sariawan
    * Kerontokan pada rambut mungkin saja terjadi.
    * Lama kelamaan, beberapa orang pengidap Lupus memiliki masalah dengan jantung, paru-paru, ginjal, sel darah, atau sistem urat syaraf.

3) a.Menghindari stress
    b. Menjaga agar tidak langsung terkena sinar matahari
    c.Mengurangi beban kerja yang berlebihan
    d. Menghindari pemakaian obat tertentu.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>1) a.Cutaneus Lupus<br />
        seringkali disebut discoid yang mempengaruhi kulit.<br />
    b. Systemic Lupus Erythematosus (SLE)<br />
        yang menyerang organ tubuh seperti kulit, persendian, paru-paru, darah, pembuluh darah, jantung, ginjal, hati, otak, dan syaraf.<br />
    c.Drug Induced Lupus(DIL)<br />
        timbul karena menggunakan obat-obatan tertentu. Setelah pemakaian dihentikan, umumnya gejala akan hilang.</p>
<p>2) * Sangat kelelahan<br />
    * Terdapat lipatan yang nyeri atau radang sendi, demam, dan ruam pada kulit. Ruam-ruam tersebut seringkali terjadi setelah Anda berada di bawah sinar matahari.<br />
    * Sariawan<br />
    * Kerontokan pada rambut mungkin saja terjadi.<br />
    * Lama kelamaan, beberapa orang pengidap Lupus memiliki masalah dengan jantung, paru-paru, ginjal, sel darah, atau sistem urat syaraf.</p>
<p>3) a.Menghindari stress<br />
    b. Menjaga agar tidak langsung terkena sinar matahari<br />
    c.Mengurangi beban kerja yang berlebihan<br />
    d. Menghindari pemakaian obat tertentu.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: dedy kusmana pbi 1a</title>
		<link>http://yusufku.com/kampus/soal-pbi-a-waspadai-serangan-rahasia-lupus/comment-page-1#comment-1332</link>
		<dc:creator>dedy kusmana pbi 1a</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 07 Jan 2010 15:56:26 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://yusufku.com/?p=215#comment-1332</guid>
		<description>1). a.lupus erthematosus
b. discoid lupus
c. drung induced lupus
2).1.adanya bercak mera yang menyerupai kupu-kupu pada waja
2.sipenderita biasanya merasa lelah dan cape 
3.seriawan yang sering muncul 
4.sering megalami kejang 
5.egalami kerontokan rambut
3).Caranya adalah dengan menenangkan sistem imun yang berlebihan terebut. salah satu cara yang paling efektif adalah dengan menggunakan Transfer Factor. Transfer Factor akan menenangkan Sistem Imun yang bekerja Over</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>1). a.lupus erthematosus<br />
b. discoid lupus<br />
c. drung induced lupus<br />
2).1.adanya bercak mera yang menyerupai kupu-kupu pada waja<br />
2.sipenderita biasanya merasa lelah dan cape<br />
3.seriawan yang sering muncul<br />
4.sering megalami kejang<br />
5.egalami kerontokan rambut<br />
3).Caranya adalah dengan menenangkan sistem imun yang berlebihan terebut. salah satu cara yang paling efektif adalah dengan menggunakan Transfer Factor. Transfer Factor akan menenangkan Sistem Imun yang bekerja Over</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Ali Rahmat PBI IA</title>
		<link>http://yusufku.com/kampus/soal-pbi-a-waspadai-serangan-rahasia-lupus/comment-page-1#comment-1323</link>
		<dc:creator>Ali Rahmat PBI IA</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 07 Jan 2010 14:54:15 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://yusufku.com/?p=215#comment-1323</guid>
		<description>Ali Rahmat 
PBI IA



1.Jenis penyakit Lupus ini memiliki tiga macam bentuk, yang
pertama yaitu Cutaneus Lupus, seringkali disebut discoid yang mempengaruhi kulit.
 Kedua, Systemic Lupus Erythematosus (SLE) yang menyerang organ tubuh seperti kulit, persendian, paru-paru, darah, pembuluh darah, jantung, ginjal, hati, otak, dan syaraf.
 Ketiga, Drug Induced Lupus(DIL), timbul karena menggunakan obat-obatan tertentu. Setelah pemakaian dihentikan, umumnya gejala akan hilang.

2.Gejala umum : lemah, kelelahan berlebihan, demam, dan pegal-pegal
Gejala ini muncul ketika lupus sedang aktif dan menghilang ketika tidak aktif
Gejala pada organ tertentu : Pada kulit gejalanya berupa ruam merah berbentuk mirip kupu-kupu di            kedua pipi yang sering disebut sebagai butterfly rush, kerontokan rambut dan sariawan.
Pada dada timbul rasa sakit yang menimbulkan gangguan pernapasan. Bila jantung atau paru-paru terserang, penderita akan merasakan jantung berdebar atau sesak napas. Bila jantung mengalami kelainan lanjutan, maka kaki menjadi bengkak.
Pada sistem otot gejala yang dirasakan penderita adalah rasa lemah atau sakit di otot.
Pada pesendian akan dirasakan sakit, baik dengan ataupun tanpa pembengkakan dan kemerahan.
Pada darah terjadi penurunan jumlah sel darah merah, putih, dan sel pengatur pembekuan darah.
Pada saluran pencernaan muncul gejala sakit perut, mual, muntah, diare, atau sukar buang air besar.
Pada ginjal terjadi gangguan fungsi yang mengakibatkan tidak dapat dikeluarkannya racun hasil metabolisme dan banyaknya kandungan protein dalam urine.
Pada sistem saraf timbul gangguan pada otak, saraf sumsum tulang belakang dan saraf tepi, yang mengakibatkan pusing atau kejang. Bahkan, bisa sampai menimbulkan stroke dan gangguan jiwa, meskipun ini jarang terjadi.


3. PENGOBATAN
Bercak kemerahan kecil biasanya berhasil diobati dengan krim kortikosteroid. 
Bercak lebih besar yang lebih resisten, kadang memerlukan pengobatan selama beberapa bulan dengan kortikosteroid per-oral (ditelan) atau dengan obat imunosupresan seperti yang digunakan untuk mengobati lupus eritematosus sistemik. 

Krim steroid yang kuat sebaiknya dioleskan pada bercak kulit sebanyak 1-2 kali/hari, sampai bercak menghilang. Jika bercak sudah mulai berkurang, bisa digunakan krim steroid yang lebih ringan. 
Salep cortison yang dioleskan pada lesi seringkali dapat memperbaiki keadaan dan memperlambat perkembangan penyakit. 
Suntikan cortison ke dalam lesi juga bisa mengobati keadaan ini dan biasanya lebih efektif daripada salep. 

Lupus diskoid tidak disebabkan oleh malaria. Tetapi obat anti malaria (cloroquine, hydroxycloroquine) memiliki daya anti peradangan yang ampuh bagi sebagian besar kasus lupus diskoid. 
Jika penderita mendapatkan anti malaria, maka sebaiknya penderita menjalani pemeriksaan darah dan mata secara rutin.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Ali Rahmat<br />
PBI IA</p>
<p>1.Jenis penyakit Lupus ini memiliki tiga macam bentuk, yang<br />
pertama yaitu Cutaneus Lupus, seringkali disebut discoid yang mempengaruhi kulit.<br />
 Kedua, Systemic Lupus Erythematosus (SLE) yang menyerang organ tubuh seperti kulit, persendian, paru-paru, darah, pembuluh darah, jantung, ginjal, hati, otak, dan syaraf.<br />
 Ketiga, Drug Induced Lupus(DIL), timbul karena menggunakan obat-obatan tertentu. Setelah pemakaian dihentikan, umumnya gejala akan hilang.</p>
<p>2.Gejala umum : lemah, kelelahan berlebihan, demam, dan pegal-pegal<br />
Gejala ini muncul ketika lupus sedang aktif dan menghilang ketika tidak aktif<br />
Gejala pada organ tertentu : Pada kulit gejalanya berupa ruam merah berbentuk mirip kupu-kupu di            kedua pipi yang sering disebut sebagai butterfly rush, kerontokan rambut dan sariawan.<br />
Pada dada timbul rasa sakit yang menimbulkan gangguan pernapasan. Bila jantung atau paru-paru terserang, penderita akan merasakan jantung berdebar atau sesak napas. Bila jantung mengalami kelainan lanjutan, maka kaki menjadi bengkak.<br />
Pada sistem otot gejala yang dirasakan penderita adalah rasa lemah atau sakit di otot.<br />
Pada pesendian akan dirasakan sakit, baik dengan ataupun tanpa pembengkakan dan kemerahan.<br />
Pada darah terjadi penurunan jumlah sel darah merah, putih, dan sel pengatur pembekuan darah.<br />
Pada saluran pencernaan muncul gejala sakit perut, mual, muntah, diare, atau sukar buang air besar.<br />
Pada ginjal terjadi gangguan fungsi yang mengakibatkan tidak dapat dikeluarkannya racun hasil metabolisme dan banyaknya kandungan protein dalam urine.<br />
Pada sistem saraf timbul gangguan pada otak, saraf sumsum tulang belakang dan saraf tepi, yang mengakibatkan pusing atau kejang. Bahkan, bisa sampai menimbulkan stroke dan gangguan jiwa, meskipun ini jarang terjadi.</p>
<p>3. PENGOBATAN<br />
Bercak kemerahan kecil biasanya berhasil diobati dengan krim kortikosteroid.<br />
Bercak lebih besar yang lebih resisten, kadang memerlukan pengobatan selama beberapa bulan dengan kortikosteroid per-oral (ditelan) atau dengan obat imunosupresan seperti yang digunakan untuk mengobati lupus eritematosus sistemik. </p>
<p>Krim steroid yang kuat sebaiknya dioleskan pada bercak kulit sebanyak 1-2 kali/hari, sampai bercak menghilang. Jika bercak sudah mulai berkurang, bisa digunakan krim steroid yang lebih ringan.<br />
Salep cortison yang dioleskan pada lesi seringkali dapat memperbaiki keadaan dan memperlambat perkembangan penyakit.<br />
Suntikan cortison ke dalam lesi juga bisa mengobati keadaan ini dan biasanya lebih efektif daripada salep. </p>
<p>Lupus diskoid tidak disebabkan oleh malaria. Tetapi obat anti malaria (cloroquine, hydroxycloroquine) memiliki daya anti peradangan yang ampuh bagi sebagian besar kasus lupus diskoid.<br />
Jika penderita mendapatkan anti malaria, maka sebaiknya penderita menjalani pemeriksaan darah dan mata secara rutin.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: ARif Sulityo Adi PBI IA</title>
		<link>http://yusufku.com/kampus/soal-pbi-a-waspadai-serangan-rahasia-lupus/comment-page-1#comment-1314</link>
		<dc:creator>ARif Sulityo Adi PBI IA</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 07 Jan 2010 14:13:00 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://yusufku.com/?p=215#comment-1314</guid>
		<description>ARif Sulityo Adi 
PBI IA


1.Jenis penyakit Lupus ini memiliki tiga macam bentuk, :

 pertama yaitu Cutaneus Lupus, seringkali disebut discoid yang mempengaruhi kulit. 

Kedua, Systemic Lupus Erythematosus (SLE) yang menyerang organ tubuh seperti kulit, persendian, paru-paru, darah, pembuluh darah, jantung, ginjal, hati, otak, dan syaraf. 

Ketiga, Drug Induced Lupus(DIL), timbul karena menggunakan obat-obatan tertentu. Setelah pemakaian dihentikan, umumnya gejala akan hilang.




2. Gejala-gejala yang umum dijumpai adalah:

1.	Kulit yang mudah gosong akibat sinar matahari serta timbulnya gangguan pencernaan.
2.	Gejala umumnya penderita sering merasa lemah, kelelahan yang berlebihan, demam dan pegal-pegal. Gejala ini terutama didapatkan pada masa aktif, sedangkan pada masa remisi (nonaktif) menghilang.
3.	Pada kulit, akan muncul ruam merah yang membentang di kedua pipi, mirip kupu-kupu. Kadang disebut (butterfly rash). Namun ruam merah menyerupai cakram bisa muncul di kulit seluruh tubuh, menonjol dan kadang-kadang bersisik. Melihat banyaknya gejala penyakit ini, maka wanita yang sudah terserang dua atau lebih gejala saja, harus dicurigai mengidap Lupus.
4.	Anemia yang diakibatkan oleh sel-sel darah merah yang dihancurkan oleh penyakit LUPUS ini
5.	Rambut yang sering rontok dan rasa lelah yang berlebihan




3.Pada pengobatan Lupus digunakan dua kategori obat :
•	Kortikosteroid. Golongan ini berfungsi untuk mencegah peradangan dan merupakan pengatur kekebalan tubuh. Bentuknya bisa salep, krem, pil atau cairan. Untuk Lupus ringan, digunakan dalam bentuk tablet dosis rendah. Jika kondisi sudah berat, digunakan kortikosteroid bentuk tablet atau suntikan dosis tinggi. Bila kondisi teratasi maka penggunaan dosis diturunkan hingga dosis terendah untuk mencegah kambuhnya penyakit.

•	Nonkortikosteroid. Kegunaan obat ini adalah untuk mengatasi keluhan nyeri dan bengkak pada sendi dan otot.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>ARif Sulityo Adi<br />
PBI IA</p>
<p>1.Jenis penyakit Lupus ini memiliki tiga macam bentuk, :</p>
<p> pertama yaitu Cutaneus Lupus, seringkali disebut discoid yang mempengaruhi kulit. </p>
<p>Kedua, Systemic Lupus Erythematosus (SLE) yang menyerang organ tubuh seperti kulit, persendian, paru-paru, darah, pembuluh darah, jantung, ginjal, hati, otak, dan syaraf. </p>
<p>Ketiga, Drug Induced Lupus(DIL), timbul karena menggunakan obat-obatan tertentu. Setelah pemakaian dihentikan, umumnya gejala akan hilang.</p>
<p>2. Gejala-gejala yang umum dijumpai adalah:</p>
<p>1.	Kulit yang mudah gosong akibat sinar matahari serta timbulnya gangguan pencernaan.<br />
2.	Gejala umumnya penderita sering merasa lemah, kelelahan yang berlebihan, demam dan pegal-pegal. Gejala ini terutama didapatkan pada masa aktif, sedangkan pada masa remisi (nonaktif) menghilang.<br />
3.	Pada kulit, akan muncul ruam merah yang membentang di kedua pipi, mirip kupu-kupu. Kadang disebut (butterfly rash). Namun ruam merah menyerupai cakram bisa muncul di kulit seluruh tubuh, menonjol dan kadang-kadang bersisik. Melihat banyaknya gejala penyakit ini, maka wanita yang sudah terserang dua atau lebih gejala saja, harus dicurigai mengidap Lupus.<br />
4.	Anemia yang diakibatkan oleh sel-sel darah merah yang dihancurkan oleh penyakit LUPUS ini<br />
5.	Rambut yang sering rontok dan rasa lelah yang berlebihan</p>
<p>3.Pada pengobatan Lupus digunakan dua kategori obat :<br />
•	Kortikosteroid. Golongan ini berfungsi untuk mencegah peradangan dan merupakan pengatur kekebalan tubuh. Bentuknya bisa salep, krem, pil atau cairan. Untuk Lupus ringan, digunakan dalam bentuk tablet dosis rendah. Jika kondisi sudah berat, digunakan kortikosteroid bentuk tablet atau suntikan dosis tinggi. Bila kondisi teratasi maka penggunaan dosis diturunkan hingga dosis terendah untuk mencegah kambuhnya penyakit.</p>
<p>•	Nonkortikosteroid. Kegunaan obat ini adalah untuk mengatasi keluhan nyeri dan bengkak pada sendi dan otot.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: agus setiawan pbi 1a</title>
		<link>http://yusufku.com/kampus/soal-pbi-a-waspadai-serangan-rahasia-lupus/comment-page-1#comment-1280</link>
		<dc:creator>agus setiawan pbi 1a</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 07 Jan 2010 08:29:34 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://yusufku.com/?p=215#comment-1280</guid>
		<description>agus setiawan 
pbi 1a

1. Jenis penyakit Lupus ini memiliki tiga macam bentuk, yang pertama yaitu Cutaneus Lupus, seringkali disebut discoid yang mempengaruhi kulit. Kedua, Systemic Lupus Erythematosus (SLE) yang menyerang organ tubuh seperti kulit, persendian, paru-paru, darah, pembuluh darah, jantung, ginjal, hati, otak, dan syaraf. Ketiga, Drug Induced Lupus(DIL), timbul karena menggunakan obat-obatan tertentu. Setelah pemakaian dihentikan, umumnya gejala akan hilang.


2. Gejala-gejalanya lupus
1.	Kulit yang mudah gosong akibat sinar matahari serta timbulnya gangguan pencernaan.
2.	Gejala umumnya penderita sering merasa lemah, kelelahan yang berlebihan, demam dan pegal-pegal. Gejala ini terutama didapatkan pada masa aktif, sedangkan pada masa remisi (nonaktif) menghilang.
3.	Pada kulit, akan muncul ruam merah yang membentang di kedua pipi, mirip kupu-kupu. Kadang disebut (butterfly rash). Namun ruam merah menyerupai cakram bisa muncul di kulit seluruh tubuh, menonjol dan kadang-kadang bersisik. Melihat banyaknya gejala penyakit ini, maka wanita yang sudah terserang dua atau lebih gejala saja, harus dicurigai mengidap Lupus.
4.	Anemia yang diakibatkan oleh sel-sel darah merah yang dihancurkan oleh penyakit LUPUS ini
5.	Rambut yang sering rontok dan rasa lelah yang berlebihan




3. Kesembuhan total dari penyakit ini, tampaknya sulit. Dokter lebih berfokus pada pengobatan yang sifatnya sementara.Lebih difokuskan untuk mencegah meluasnya penyakit dan tidak menyerang organ vital tubuh.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>agus setiawan<br />
pbi 1a</p>
<p>1. Jenis penyakit Lupus ini memiliki tiga macam bentuk, yang pertama yaitu Cutaneus Lupus, seringkali disebut discoid yang mempengaruhi kulit. Kedua, Systemic Lupus Erythematosus (SLE) yang menyerang organ tubuh seperti kulit, persendian, paru-paru, darah, pembuluh darah, jantung, ginjal, hati, otak, dan syaraf. Ketiga, Drug Induced Lupus(DIL), timbul karena menggunakan obat-obatan tertentu. Setelah pemakaian dihentikan, umumnya gejala akan hilang.</p>
<p>2. Gejala-gejalanya lupus<br />
1.	Kulit yang mudah gosong akibat sinar matahari serta timbulnya gangguan pencernaan.<br />
2.	Gejala umumnya penderita sering merasa lemah, kelelahan yang berlebihan, demam dan pegal-pegal. Gejala ini terutama didapatkan pada masa aktif, sedangkan pada masa remisi (nonaktif) menghilang.<br />
3.	Pada kulit, akan muncul ruam merah yang membentang di kedua pipi, mirip kupu-kupu. Kadang disebut (butterfly rash). Namun ruam merah menyerupai cakram bisa muncul di kulit seluruh tubuh, menonjol dan kadang-kadang bersisik. Melihat banyaknya gejala penyakit ini, maka wanita yang sudah terserang dua atau lebih gejala saja, harus dicurigai mengidap Lupus.<br />
4.	Anemia yang diakibatkan oleh sel-sel darah merah yang dihancurkan oleh penyakit LUPUS ini<br />
5.	Rambut yang sering rontok dan rasa lelah yang berlebihan</p>
<p>3. Kesembuhan total dari penyakit ini, tampaknya sulit. Dokter lebih berfokus pada pengobatan yang sifatnya sementara.Lebih difokuskan untuk mencegah meluasnya penyakit dan tidak menyerang organ vital tubuh.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Ashar</title>
		<link>http://yusufku.com/kampus/soal-pbi-a-waspadai-serangan-rahasia-lupus/comment-page-1#comment-1277</link>
		<dc:creator>Ashar</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 07 Jan 2010 08:23:05 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://yusufku.com/?p=215#comment-1277</guid>
		<description>1.a.lupus erythematous
  b.druginduced
  c.systematic lupur 
2.lemas,anemia,sakit pada persendian,ruam pada kulit,demam
3.cara mengobatinya bawalah ke dokter sesuai jenis lupus yang di derita dan berobat.antisipasinya jauhi kontak langsung degan sinar matahari.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>1.a.lupus erythematous<br />
  b.druginduced<br />
  c.systematic lupur<br />
2.lemas,anemia,sakit pada persendian,ruam pada kulit,demam<br />
3.cara mengobatinya bawalah ke dokter sesuai jenis lupus yang di derita dan berobat.antisipasinya jauhi kontak langsung degan sinar matahari.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: abdul rachim</title>
		<link>http://yusufku.com/kampus/soal-pbi-a-waspadai-serangan-rahasia-lupus/comment-page-1#comment-1240</link>
		<dc:creator>abdul rachim</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 07 Jan 2010 06:42:23 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://yusufku.com/?p=215#comment-1240</guid>
		<description>abdul rachim 
PBI IA

1.	Ada tiga jenis lupus, yaitu :
1. Lupus Eritematosus Sistemik (LES), dapat menimbulkan komplikasi seperti lupus otak, lupus paru-paru, lupus pembuluh darah jari-Jari tangan atau kaki, lupus kulit, lupus ginjal, lupus jantung, lupus darah, lupus otot, lupus retina, lupus sendi, dan lain-lain.

2. Lupus Diskoid, lupus kulit dengan manifestasi beberapa jenis kelainan kulit. Termasuk paling banyak menyerang.

3. Lupus Obat, yang timbul akibat efek samping obat dan akan sembuh sendiri dengan memberhentikan obat terkait. Umumnya berkaitan dengan pemakaian obat hydralazine (obat hipertensi) dan procainamide (untuk mengobati detak jantung yang tidak teratur).



2.	Gejala Umum :
Biasanya terjadi keluhan cepat lelah, demam berulang, sariawan (luka di mulut) berulang. Sehingga kadang disangka penyakit Tifus yang tidak sembuh-sembuh. Lalu sering terjadi penurunan nafsu makan dan penurunan berat badan.

Gejala pada Kulit dan rambut:
Pada kulit dapat terjadi berbagai macam ruam. Pada kulit wajah bisa terjadi ruam seperti kupu-kupu di pipi (ruam malar) yang berwarna kemerahan. Sedangkan kulit di bagian tubuh lain (termasuk kadang pada kulit kepala) bisa terjadi ruam berbentuk bundar (ruam discoid). Keadaan ini kadang-kadang disangka sebagai alergi.
Bisa juga terjadi fotosensitivitas yaitu jika kena cahaya matahari atau ultra violet, kulit akan memerah dan terasa tidak enak. Dan ini dapat memicu kambuhnya Lupus. Nah makanya salah satu musuh orang Lupus adalah sinar matahari……..
Disamping itu, dapat terjadi kerontokan rambut. Duh, padahal rambut adalah mahkota wanita! Tapi untunglah, kerontokan ini biasanya akan membaik jika penyakitnya tenang.

Gejala pada Sendi :
Pada sendi bisa terjadi nyeri, bengkak (arthritis), terutama pada sendi kecil. Wah, kok jadi kayak kena rematik?? Yah itulah Lupus. Makanya si Lupus ini dimasukkan dalam penyakit rematik yang disebabkan proses autoimun. Bukan rematik karena asam urat, yang sering dikira sebagai penyebab yang paling banyak dari penyakit rematik. Padahal sesungguhnya tidak. Penyakit rematik asam urat ini akan saya tulis di kesempatan lain.

Gejala pada Ginjal:
Kira-kira 50% penderita Lupus akan mengalami gangguan ginjal, dari yang ringan sampai yang berat. Keradangan ginjal ini ditandai dengan adanya protein di dalam air seni, yang bisa di tes di laboratorium. Kadang-kadang kita dapat melihat busa/buih yang banyak pada air seni, mungkin itu tanda bahwa ada protein yang keluar dari ginjal. Keadaan ini tidak akan menimbulkan bahaya kecuali jika bertambah berat sehingga memerlukan cuci darah.
Kok bisa ada protein di air seni? Pada orang sehat, air seni yang merupakan produk ginjal, tidak akan mengandung protein. Karena radang ginjal, saringan  ginjal mengalami ganguan dan menjadi “bocor”, sehingga protein keluar. Padahal kita tahu protein merupakan zat pembangun tubuh kita. Oleh karena iu, hal ini harus dicegah.

Gejala pada sistem darah:
Kurang darah (anemia) yang terjadi karena kurangnya sel darah merah, atau dikatakan hemoglobinnya (HB) rendah. Hemoglobin adalah senyawa utama pembentuk sel darah merah. Mohon tidak dicampur adukkan antara kurang darah dengan tekanan darah rendah. Kalau kurang darah mengacu pada sel darah merah yang kurang (sehingga tampak pucat), kalau tekanan darah rendah mengacu pada tensi yang rendah. Seseorang yang kurang darah, tensinya bisa tinggi, normal atau rendah. Demikian juga, seorang yang tensinya rendah, kadar Hbnya bisa kurang darah, bisa juga normal.
Sel darah putih dan juga trombosit jumlahnya dapat berkurang. Jika sel darah putih berkurang, seseorang akan lebih mudah terkena infeksi. Jika trombosit berkurang, akan mudah terjadi perdarahan (seperti pada penyakit DBD).
Nah, kelainan darah ini, dapat menyebabkan seorang dokter mengira ini adalah suatu penyakit yang mengenai sistem darah saja, dan bukan Lupus. Misalnya trombosit turun, dikira DBD.




3.	Pola makan yang seimbang kandungan gizinya. Pola food combaining sangat efektif untuk mencegah berbagai macam penyakit.
1.	Pola olah raga yang teratur sesuai berat badan dan jenjang usia. Yoga sangat disarankan bagi orang-orang yang berusia di atas 30 tahun.  
2.	Pola pikiran positif (manejemen pikiran) agar terhindar dari stress.
3.	Pola hidup yang sehat dan seimbang.
4.	Pola istirahat yang cukup.
5.	Pola bernapas dalam yang benar dan teratur.
Antisipasi ga mengerti, karena selama ini penyakit lupus masih misterius bagi orang awam sepertiku.
Lupus ini terjadi karena sistem kekebalan tubuh kontradiksi dan berubah menyerang tubuh akibat kelainan fungsi kekebalan tubuh.
Lebih baik konsultasikan ke dokter, bila kamu kawatir. Gak ada salahnya check up ke dokter dong.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>abdul rachim<br />
PBI IA</p>
<p>1.	Ada tiga jenis lupus, yaitu :<br />
1. Lupus Eritematosus Sistemik (LES), dapat menimbulkan komplikasi seperti lupus otak, lupus paru-paru, lupus pembuluh darah jari-Jari tangan atau kaki, lupus kulit, lupus ginjal, lupus jantung, lupus darah, lupus otot, lupus retina, lupus sendi, dan lain-lain.</p>
<p>2. Lupus Diskoid, lupus kulit dengan manifestasi beberapa jenis kelainan kulit. Termasuk paling banyak menyerang.</p>
<p>3. Lupus Obat, yang timbul akibat efek samping obat dan akan sembuh sendiri dengan memberhentikan obat terkait. Umumnya berkaitan dengan pemakaian obat hydralazine (obat hipertensi) dan procainamide (untuk mengobati detak jantung yang tidak teratur).</p>
<p>2.	Gejala Umum :<br />
Biasanya terjadi keluhan cepat lelah, demam berulang, sariawan (luka di mulut) berulang. Sehingga kadang disangka penyakit Tifus yang tidak sembuh-sembuh. Lalu sering terjadi penurunan nafsu makan dan penurunan berat badan.</p>
<p>Gejala pada Kulit dan rambut:<br />
Pada kulit dapat terjadi berbagai macam ruam. Pada kulit wajah bisa terjadi ruam seperti kupu-kupu di pipi (ruam malar) yang berwarna kemerahan. Sedangkan kulit di bagian tubuh lain (termasuk kadang pada kulit kepala) bisa terjadi ruam berbentuk bundar (ruam discoid). Keadaan ini kadang-kadang disangka sebagai alergi.<br />
Bisa juga terjadi fotosensitivitas yaitu jika kena cahaya matahari atau ultra violet, kulit akan memerah dan terasa tidak enak. Dan ini dapat memicu kambuhnya Lupus. Nah makanya salah satu musuh orang Lupus adalah sinar matahari……..<br />
Disamping itu, dapat terjadi kerontokan rambut. Duh, padahal rambut adalah mahkota wanita! Tapi untunglah, kerontokan ini biasanya akan membaik jika penyakitnya tenang.</p>
<p>Gejala pada Sendi :<br />
Pada sendi bisa terjadi nyeri, bengkak (arthritis), terutama pada sendi kecil. Wah, kok jadi kayak kena rematik?? Yah itulah Lupus. Makanya si Lupus ini dimasukkan dalam penyakit rematik yang disebabkan proses autoimun. Bukan rematik karena asam urat, yang sering dikira sebagai penyebab yang paling banyak dari penyakit rematik. Padahal sesungguhnya tidak. Penyakit rematik asam urat ini akan saya tulis di kesempatan lain.</p>
<p>Gejala pada Ginjal:<br />
Kira-kira 50% penderita Lupus akan mengalami gangguan ginjal, dari yang ringan sampai yang berat. Keradangan ginjal ini ditandai dengan adanya protein di dalam air seni, yang bisa di tes di laboratorium. Kadang-kadang kita dapat melihat busa/buih yang banyak pada air seni, mungkin itu tanda bahwa ada protein yang keluar dari ginjal. Keadaan ini tidak akan menimbulkan bahaya kecuali jika bertambah berat sehingga memerlukan cuci darah.<br />
Kok bisa ada protein di air seni? Pada orang sehat, air seni yang merupakan produk ginjal, tidak akan mengandung protein. Karena radang ginjal, saringan  ginjal mengalami ganguan dan menjadi “bocor”, sehingga protein keluar. Padahal kita tahu protein merupakan zat pembangun tubuh kita. Oleh karena iu, hal ini harus dicegah.</p>
<p>Gejala pada sistem darah:<br />
Kurang darah (anemia) yang terjadi karena kurangnya sel darah merah, atau dikatakan hemoglobinnya (HB) rendah. Hemoglobin adalah senyawa utama pembentuk sel darah merah. Mohon tidak dicampur adukkan antara kurang darah dengan tekanan darah rendah. Kalau kurang darah mengacu pada sel darah merah yang kurang (sehingga tampak pucat), kalau tekanan darah rendah mengacu pada tensi yang rendah. Seseorang yang kurang darah, tensinya bisa tinggi, normal atau rendah. Demikian juga, seorang yang tensinya rendah, kadar Hbnya bisa kurang darah, bisa juga normal.<br />
Sel darah putih dan juga trombosit jumlahnya dapat berkurang. Jika sel darah putih berkurang, seseorang akan lebih mudah terkena infeksi. Jika trombosit berkurang, akan mudah terjadi perdarahan (seperti pada penyakit DBD).<br />
Nah, kelainan darah ini, dapat menyebabkan seorang dokter mengira ini adalah suatu penyakit yang mengenai sistem darah saja, dan bukan Lupus. Misalnya trombosit turun, dikira DBD.</p>
<p>3.	Pola makan yang seimbang kandungan gizinya. Pola food combaining sangat efektif untuk mencegah berbagai macam penyakit.<br />
1.	Pola olah raga yang teratur sesuai berat badan dan jenjang usia. Yoga sangat disarankan bagi orang-orang yang berusia di atas 30 tahun.<br />
2.	Pola pikiran positif (manejemen pikiran) agar terhindar dari stress.<br />
3.	Pola hidup yang sehat dan seimbang.<br />
4.	Pola istirahat yang cukup.<br />
5.	Pola bernapas dalam yang benar dan teratur.<br />
Antisipasi ga mengerti, karena selama ini penyakit lupus masih misterius bagi orang awam sepertiku.<br />
Lupus ini terjadi karena sistem kekebalan tubuh kontradiksi dan berubah menyerang tubuh akibat kelainan fungsi kekebalan tubuh.<br />
Lebih baik konsultasikan ke dokter, bila kamu kawatir. Gak ada salahnya check up ke dokter dong.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Dina Elviana</title>
		<link>http://yusufku.com/kampus/soal-pbi-a-waspadai-serangan-rahasia-lupus/comment-page-1#comment-1237</link>
		<dc:creator>Dina Elviana</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 07 Jan 2010 06:21:49 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://yusufku.com/?p=215#comment-1237</guid>
		<description>1. a. Cutaneus Lupus, seringkali disebut discoid yang mempengaruhi kulit.
   b. Systemic Lupus Erythematosus (SLE) yang menyerang organ tubuh seperti kulit, persendian, paru-paru, darah, pembuluh darah, jantung, ginjal, hati, otak, dan syaraf.
    c. Drug Induced Lupus(DIL), timbul karena menggunakan obat-obatan tertentu. Setelah pemakaian dihentikan, umumnya gejala akan hilang.

2. Gejala Umum :
Biasanya terjadi keluhan cepat lelah, demam berulang, sariawan (luka di mulut) berulang, terjadi penurunan nafsu makan dan penurunan berat badan, pada kulit dapat terjadi berbagai macam ruam.

3. Pengobatan alternatif untuk LUPUS
Lupus, penyakit yang menyerang imunitas tubuh. Satu satunya penakluk adalah steroid. sayangnya steroid berimbas pada kerapuhan pada tulang untuk jangka lama.
Untuk sembuh total dari penyakit ini, tampaknya sulit. Dokter lebih berfokus
  pada pengobatan yang sifatnya sementara.Lebih difokuskan untuk mencegah
  meluasnya penyakit dan tidak menyerang organ vital tubuh. 
Untuk mengantisipasi LUPUS yaitu merutinkan olahraga, meningkatkan ketahanan tubuh serta masak makanan sendiri uantuk menghindari MSG yang harus  di lakukan.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>1. a. Cutaneus Lupus, seringkali disebut discoid yang mempengaruhi kulit.<br />
   b. Systemic Lupus Erythematosus (SLE) yang menyerang organ tubuh seperti kulit, persendian, paru-paru, darah, pembuluh darah, jantung, ginjal, hati, otak, dan syaraf.<br />
    c. Drug Induced Lupus(DIL), timbul karena menggunakan obat-obatan tertentu. Setelah pemakaian dihentikan, umumnya gejala akan hilang.</p>
<p>2. Gejala Umum :<br />
Biasanya terjadi keluhan cepat lelah, demam berulang, sariawan (luka di mulut) berulang, terjadi penurunan nafsu makan dan penurunan berat badan, pada kulit dapat terjadi berbagai macam ruam.</p>
<p>3. Pengobatan alternatif untuk LUPUS<br />
Lupus, penyakit yang menyerang imunitas tubuh. Satu satunya penakluk adalah steroid. sayangnya steroid berimbas pada kerapuhan pada tulang untuk jangka lama.<br />
Untuk sembuh total dari penyakit ini, tampaknya sulit. Dokter lebih berfokus<br />
  pada pengobatan yang sifatnya sementara.Lebih difokuskan untuk mencegah<br />
  meluasnya penyakit dan tidak menyerang organ vital tubuh.<br />
Untuk mengantisipasi LUPUS yaitu merutinkan olahraga, meningkatkan ketahanan tubuh serta masak makanan sendiri uantuk menghindari MSG yang harus  di lakukan.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: dewi furwantina</title>
		<link>http://yusufku.com/kampus/soal-pbi-a-waspadai-serangan-rahasia-lupus/comment-page-1#comment-1233</link>
		<dc:creator>dewi furwantina</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 07 Jan 2010 06:16:21 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://yusufku.com/?p=215#comment-1233</guid>
		<description>1.~lupus eritematosus sistematik(LES) dapat menimbulkan komplikasi seperti,lupus darah,otot, jantung retina dan sendi.
~lupus diskoid lupus kulit dengan manifestasi beberapa jenis kelainan kulit termasuk paling banyak menyerang.
~lupus obat yang timbul akibat efek samnping obat dan akan sembuh sendiri dengan memberhentikan obat terkait.
2.~ keguguran berulang 
   ~sariawan yang hilang timbul 
   ~kejang 
   ~stroke
   ~rambut rontok 
3. cara mengobatinnya yaitu dengan meminum beberapa jenis obat yg bisa mengurangi gejala lupus cara mengantisipasinya yaitu ,mengurangi kontak dengan sisnar mata hari, tidak merokok,menerapkan hidup dan menghindarkan diri dari stress,berolah raga secara teratur,dan melakukan diet nutrisi .</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>1.~lupus eritematosus sistematik(LES) dapat menimbulkan komplikasi seperti,lupus darah,otot, jantung retina dan sendi.<br />
~lupus diskoid lupus kulit dengan manifestasi beberapa jenis kelainan kulit termasuk paling banyak menyerang.<br />
~lupus obat yang timbul akibat efek samnping obat dan akan sembuh sendiri dengan memberhentikan obat terkait.<br />
2.~ keguguran berulang<br />
   ~sariawan yang hilang timbul<br />
   ~kejang<br />
   ~stroke<br />
   ~rambut rontok<br />
3. cara mengobatinnya yaitu dengan meminum beberapa jenis obat yg bisa mengurangi gejala lupus cara mengantisipasinya yaitu ,mengurangi kontak dengan sisnar mata hari, tidak merokok,menerapkan hidup dan menghindarkan diri dari stress,berolah raga secara teratur,dan melakukan diet nutrisi .</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
